Ass.Wr.Wb. Apak Abrar,(yang hebat gagasannya)..Apak Zubir(yang mantap ide,dan pandangannya),..Apak Darul(yang teliti,dan jeli,sosialis yang tinggi),..Uda Darmawan(yang cukup mantap dlm bidang pertanian,dan bidang pendidikannya).Dek Ronal,..(yang semangat,dan giat bekerja).Dan semuanya yang tak dapat saya sebutkan disini.Pak Suheimi,..Pak Noerdin,..Terutama Pak Hanafi,..(yang punya ide,..langsung bergerak,..)Kanda Eltaf,..Bundo Nismah,..Uni Evi,..dllnya,..terutama yang berdiskusi di RN Pendidikan,..
Saya kira,..kalau hal ini sudah serius(mendirikan,memajukan Pendidikan di Sumbar..),..mari semua kita masing-masing harus sama-sama bahu membahu(maaf saya yang masih muda ini,..terlalu berani utk berbicara,seakan-akan melangkahi Apak-apak,Bundo,..bundo,..Uni,uni,Uda,uda,..yang jauh lebih tua dan pintar serta pengalaman yang segudang dari saya).Ikhlaskan hati,..korbankan waktu,..pikiran,..tenaga,..materil,..spirit,..dst..dst..cuma ini dulu yang dapat saya sampaikan,..sampai saya menanti hasil dari Diskusi selanjutnya.Sampai dimana hasilnya nantik.Kita lihat Pak Hanafi dgn kelanjutan Usaha beliau.Dan kita doakan,..apa yang kita cita-citakan semua ini berhasil hendaknya.Amin.Saya sekali lagi menyatakan,..siap utk itu. Wassalam.Rahima. --- Abrar Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Zubir Amin, Pak Darul, Pak Ismet, Sanak Rahima > dan rekan-rekan semua > di RN, > Ass. wr .wb. > > Saya senang sekali diskusi ini telah berjalan dengan > baik, banyak > peminatnya bahkan telah sampai ke Bpk Bupati Agam > yang telah merespon > dengan akan menyediakan tanah. > > Karena pencetus ide ini pertama adalah pak Hanafi, > kredit atau penghargaan > dan pendapat teman-teman telah saya teruskan ke Pak > Hanafi, karena beliau > tidak ikut milis Rantaunet (hanya ikut di milis > diskusi Ekonomi dan > Pendidikan). Dibawah ini saya fwd ulang email dr > Pak Hanafi yang memang > sudah punya relasi dgn PT Australia, departemen > terkait di Jkt dan sumber > lainnya. > > Kalau untuk Indonesia Timur e-learning sudah akan > jadi akhir tahun, maka > untuk Sumbar apakah bisa mengikuti pola dengan > Malaysia (email Pak Ismet > Fanany)? Pak Hanafi akan ke Pdg/Bukittinggi Oktober > ini, kita harapkan > hal ini menjadi salah satu bhn pembicaraan. > > Mohon; Respon atau saran/pendapat seterusnya di > cc-kan ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Terima kasih, > > Abrar S Yusuf > 28 Wolstenholme St > CHISHOLM, ACT 2905, Canberra > AUSTRALIA > Ph. 02- 6283 2019 (w) 0411 094 707 (m) > 02 6291 9426 (H) > Em: [EMAIL PROTECTED] > [EMAIL PROTECTED] > ----- Forwarded by Abrar Yusuf/CBR/IPAustralia on > 04/07/2002 11:40 AM > ----- > > > hanafi guciano <[EMAIL PROTECTED]> > 27/06/2002 11:47 AM > > > To: [EMAIL PROTECTED] > cc: > Subject: Fwd: Re: Universitas AU > > > Pak Abrar, surat saya mental dari rantau net, belum > member. > Terlampir > Note: forwarded message attached. > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup > http://fifaworldcup.yahoo.com > ----- Message from on ----- > > Assalamualaikum WW. > Pak Abrar dan dunsanak kasadonyo. > > Terima kasih atas penjelasannya tentang Yayasan Imam > Bonjol dan kegiatannya. > > Insyaallah, saya akan berusaha mencari jalan apa > yang > bisa kita sumbangkan untuk daerah, khususnya dalam > memanfaatkan jalur Australia dan Jepang. Selain > masalah pendidikan dan ekonomi, kalau boleh saya > juga > ingin bantu di masalah strategi pendanaan dan IT > strategy. > Soal pendidikan saya ingin sekalu kampung kita punya > sekolah unggulan (iri saya melihat kampungnya Luhut > Panjaitan yang punya SMA Plus tercanggih dan terbaik > di Indonesia, padahal berada ditengah desa), dan > dengan e-learning, banyak yang bisa dilakukan asal > masyarakat di kampung "sadar, mau dan merasa perlu". > Memang ambo punya rencana untuk membuat universitas > Australi, tapi masih untuk Indonesia Timur, karena > infrastrukturnya sudah disiapkan untuk distance > learning (e-learning).Insyaallah akhir tahun ini > jadi. > Kalau Sumbar mau, kita bisa duduk sama-sama untuk > susun strategi. > > Insyaallah, bulan Oktober tahun ini saya > berkesempatan > ke Padang/Bukittinggi untuk memberi pelatihan bagi > anggota DPRD dan Pemda se Sumbar tentang Perencanaan > Keuangan. Lega juga rasanya, setelah membantu hampir > 200 kabupaten di Indonesia timur dan Barat, akhirnya > "kampung awak" kebagian juga. Masalah kebagian atau > tidak tergantung Depkeu dan Seknek, karena peserta > harus disediakan uang untuk penginapan dan biaya > harian. Sementara training sendiri selama 10 hari di > lakukan konsultan Australia dan Indonesia dengan > biaya > dari Australia. > > Saya ingin sekali mencari informasi tentang daerah > miskin di Sumbar, khususnya para Bupati yang mau > mengakui daerahnya miskin dan kena busung lapar. > Saya bisa prioritaskan untuk "kampung awak" selain > Indonesia Timur yang sekarang merupakan proyek > kantor > saya untuk pengentasan kemiskinan. Kata 'proyek' > disini berarti "pekerjaan dan terkadang kerja bakti" > bukan "proyek" istilah di Indonesia untuk "bagi-bagi > uang"...:) > > Mudah-mudahan 'rang kampuang' khususnya pejabat > pemda > mau mengakui bahwa nggak usah malu-malu mengakui > kalau > daerahnya miskin, minus, dan terbuka untuk dibantu. > Ambo soal komunikasi jo urang kampuang diakui agak > tabatas, alun bisa petatah petitih. > > Salam, > Hanafi > > --- Abrar Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > 23 Juni 2002 > > > > > > Teman-teman di biliek Pendidikan. > > Assalamualaikum w.w. > > > > Saya sudah baca rangkuman yang dibuat Koordinator > > Bilik Pendidikan. Namun saya masih akan > tambahkan > > satu ide lagi. Saya ajukan masih dalam bentuk > > pertanyaan. Masih termasuk kategori PT. > > > > Kita di LKPM akan membuat rencana jangka panjang > 25 > > tahun kedepan. Bisakah kita buat rencana > mendirikan > > Universitas Australia di Sumatera Barat? Saya > ingat > > juga ( melalui Rantaunet) ada Dr Ismet Fanani di > > Melbourne yang suka membawa rombongan mahasiswa > > Australia ke Padang. > > > > Ide ini pertama dicetuskan oleh seorang PhD > > candidate 'urang awak' di Canberra 5 tahun yang > > lalu. Dia, Pak Hanafi Sofyan yang sekarang sudah > > bekerja sebagai Konsultan di Jkt telah memberikan > > advice tentang Asset Management ke 7 > Pemda/propinsi > > (200 kabupaten) di Indonesia. Pak Hanafi telah > > banyak berhubungan dengan perguruan tinggi dan > > departemen terkait di Australia dan Indonesia. > Bisa > > memberikan advis tentang proyek apa sebaiknya > untuk > > suatu daerah (yang bisa menghasilkan uang) dan > > sekaligus bisa menghubungkannya dengan sumber > > pendanaan proyek. Akan senang sekali memberikan > > advis ke Sumatera Barat kalau diminta. > > Masih akan berada di Canberra sampai dengan > Desember > > 2002, tetapi akan berada di Jkt selama seminggu > > mulai 2 Augustus. > > > > Saya kurang tahu apakah ide Universitas Australia > > ini masih feasible atau tidak, saya rasa tak ada > > salahnya dijajaki. Pertemuan dengan Pak Hanafi ini > > bisa untuk bilik Pendidikan dan Ekonomi sakali > jalan > > . Apakah mungkin Pak Suheimi dan Pak Barijambek > bisa > > cari waktu agar bisa ketemu saat itu di Jakarta? > > > > Sekian dulu, Salam > > > > Abrar Yusuf. > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika > subscribe, > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Sign up for SBC Yahoo! Dial - First Month Free http://sbc.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

