Assalamualaikum.Wr.Wb.

Begitulah potret dari Ummat Islam di Indonesia skrg
Pak Basri.juga di Sumbar.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan,..krn selama ini
kita merasa terbuai dgn angan2 dan bayang2 yg merasa
diri dan etnis kita lah yg terbaik,..kita yg
terhebat,..terpintar,..dan segala yg berawalan Ter...

Ada suatu kata pepatah,"Siapa sajapun suatu kaum bila
menganggap dirinya yg
terhebat,..terkaya,..tercantik,terpintar,..ter
alim,ter pandang,..dan ter..lainnya,..maka ini adalah
awal dari suatu kehancuran...diri ,masyarakat dan
bangsa itu sendiri...".

makanya tak ada yg pantas kita banggakan,kecuali
Rahmat,..Rahim,..Ridha Allah,..serta ke agungan Allah
semata,..kita berbuat ,..berkata,..dan
bercerita,..semata2 hanya karena Allah...maka
hasilnyapun akan kelihatan."

Wassalam.rahima.
--- Basri Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Asalamu'alaikum wr. wb,
> 
> Kok kisah sedih seperti yang diceritakan nak Rahima
> banyak kejadiannya
> dikalangan kita yang Muslim ini dan Minang lagi,
> mohon maaf  kalau timbul
> kesimpulan sementara pendidikan agama formal
> (instituted) nggak banyak
> pengaruhnya terhadap tingkah laku dan seterusnya
> juga tidak banyak
> pengaruhnya terhadap peradaban. Semoga kesimpulan
> sementara ini salah,
> sementara di ranah minang kehidupan beragama
> (formal) diperlihatkan seakan
> kental, namun hasilnya tidak banyak merubah perilaku
> masyarakat jadi lebih
> baik. Lalu bagaimana?
> Bagaimana kalau kembali ke adat nan sabana adat?
> Salam
> 
> B. St. Bagindo Nagari
> 
> ----- Original Message -----
> From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Ass.Wr.Wb.
> >
> > Nampaknya saya akan mengomentari ttg kisah seorang
> Opa
> > ini,..namun ini bukan fiksi,tetapi kisah
> nyata.Dari
> > seorang teman saya yg punya orang tua belum lagi
> tua
> > sekali,..masih membiayainya kuliyah,..namun sdh
> tak
> > memperdulikan lagi Bapaknya tsb,bahkan malu
> terhadap
> > teman2nya,karena Bapaknya tsb,berpakaian dan
> bersikap
> > persis memang pria kampungan,yg masih pakai kain
> > sarung,dan peci,beliau ini berasal dari Riau,tapi
> > Minang kabau juga asalnya..
> >
> > Kisah ini berawal dr 10 thn yg silam,disaat
> setahun
> > sblm saya menikah,jadi ketika itu saya msh gadis
> dan
> > tinggal satu rumah bersama2 8 orang mahasiswi
> > lainnya.Semua kami berasal dari Diniyyah Puteri
> > Pd.Panjang.
> >
> > Sementara teman yg akan saya ceritakan inipun(saya
> tak
> > perlu pula menyebut orgnya,..krn nantik akan
> > berguncing tibanya,kita ambil saja kisahnya,..krn
> ini
> > benar2 nyata sekali).
> > Orang tuanya tsb,datang ke mesir utk menjeguk
> anaknya
> > bersama 3 orang tua wali murid lainnya,sekaligus
> mrk
> > berniat Umrah dr Mesir tsb.
> >
> 
> 
> 
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di
> http://www.rantaunet.com/register.php3
> ===============================================
> Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika
> subscribe,
> anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.
> 
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing
> List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
> ===============================================


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Finance - Get real-time stock quotes
http://finance.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke