--- GM <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ----- Original Message ----- > From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]> > > > > Assalamualaikum,Wr.Wb. > > > Waduh..duh,..enak banget yah jadi suami Uni Evi > > ini.Sampai2 pekerjaan kantorpun diselesaikan di > > rumah,dan di bantu oleh istri yg ayu ngak kepalang > > tanggung lagi. > > Hush...Kalau sudah salah ya salah saja, tak usah > membangun imej yang > tidak-tidak. Dasar jail!! > Uni Evi..uni evi..saya bener2 baru pulang dr "pengajian" Isra' Mi'raj,capek,letih,.lelah,lesu,..lemes....dapatin Uni evi ini ngomel lagi.Nasib deh,punya kakak yg ayu,tapi cerewet.mau bilang apa lagi,jelek,cantik,baik, buruk,ngak suka ngomel,cerewet,toh tetap kakakku juga,hrs kuterima dgn senang hati,pasrah dan rela berkorban,demi nusa dan bangsa,Uni Mati,saya masih tetap hidup(he..he..) > > > Ima, maksudku adalah pendidikan kita (dulunya) tidak > menempatkan bahasa > asing sebagai bahasa kedua dengan sebaik-baiknya. > Berbeda dengan dengan > Malaysia, Singapur atau India yang tidak > mempermasalahkan penduduknya mau > menggunakan bahasa Inggris atau bahasa ibu dalam > pergaulan > sehari-hari.Singapur malah punya bahasa pergaulan > internasional sendiri yang > dikenal sebagai Singlish (lucu lho kalau mendengar > encik2 dan engkoh2 > Singapur berbahasa Inggris).Jadinya yah kita tidak > bisa juga lah > menyalahkan bintang2 film kita yang cantik dan seksi > itu tidak bisa > berbahasa Inggris karena atmosfir pendidikan nasinal > kita mungkin beda > dengan atmosfir pendidikan nasinal para bintang > Mesir. > Tidak juga Uni Evi.Di Mesir memang salah satu syarat utk masuk dlm jajaran perfileman,memang hrs tammatan dr Universitas,atau sekolah2 ttg perfileman juga.Di sekolah2 itu benar2 dipelajari,segala macam Ilmu.Waduh,sebenarnya klu cerita seni ,dan kebudayaan,serta perfileman di Mesir ini,cukup byk.Yg jelas intinya,pemerintahnya benar2 memperhatikan sekali masalah ini. > Yee...Jangan dengarkan apa kata AS! Kucing juga tahu > kalau standar moral > yang mereka patok bercabang dua. Cuma yang jadi > masalah untuk kita adalah > sampai sejauh mana bisa main "goblok2an" sama > mereka. Dan tidak perlu sedih, > kita memang goblok beneran, jadi tidak tahu > bagaimana caranya berdiplomasi, > tidak tahu bagaimana melawan sambil tersenyum, tidak > tahu bagaimana caranya > mengarahkan teropong "teroris" itu ke wajah mereka > sendiri. Akibatnya yah, > begini lah nasib bangsa kita, jadi bulan-bulanan > terus.
Benar Uni Evi,kitanya yg memang sdh "goblok" kali.Kita sering terbawa arus emosi.Padahal Rasulullah SAW,sdh mengajarkan kita cara berperang yg baik lho."Al Harbu Khid'ah",(Perang itu adalah Penipuan,maksudnya,dlm berperang kita bisa menipu lawan kita.)Perang skrg adalah "Perang Pemikiran"(Ghazwatul Fikr).Pemikiran kita Ummmat Islam,terutama yg di Indonesia,yg akan diaduk2 oleh AS,Yahudi,Nasrani. > > Cuma sebagai ibu mungkin ada sedikit yang bisa kita > lakuka yakni membuat > anak-anak kita berbahagia menjadi dirinya sendiri. > Seseorang yang bahagia > dengan dirinya sendiri tidak akan diliputi oleh rasa > rendah diri dan > seseorang yang tidak memiliki rasa rendah diri > cenderung menjadi manusia > baik. Dan alam biasanya memberikan sejuta kemudahan > kepada manusia2 seperti > itu. Salah satu kemudahannya mungkin mereka akan > memperoleh semua kecerdasan > seperti IQ, EQ, AQ dan SQ yang sangat dibutuhkan > dalam interelasi sesama > manusia. Insya Allah bila tiba saatnya, generasi > Rahmat dan Adit adalah > generasi yang bisa berdiplomasi sambil tersenyum > sehingga tidak sembarangan > orang bisa menuduh negaranya sebagai sarang teroris. > 99,99 % buat ini(1 % nya lagi,saya simpan,biar genap 100%,saya tabungin dulu,buat persiapan masa depan cerah,atau nutupi hutang ) Tapi sgt sulit menciptakan semua itu Uni.AS itu memang sgt gampang menuduh sembarangan,tanpa bukti yg real.Kasihan kan sekitar 94 calon Mahasiswa/i Indonesia,spi skrg,urusannya blm selesai juga,padahal thn ajaran baru sdh mau di mulai.Mkgn ini yg sgt mendominasi pikiran saya skrg.Betapa byk kerugian yg kita alami,krn ulah AS,yg menuduh beberapa Mahasiswa itu masuk komplotan Al Qaidah. Uni mgkn sdh byk tahu,tdk semua yg akan berangkat itu mahasiswa yg berasal dr org berada.Banyak yg menjual sawah,tanah,kebun,rumah,atau apa kek,demi utk menyekolahkan anaknya ke Mesir itu.Di Mesir blm tentu juga mrk mendapatkan urusan yg serba gampang,tapi sebaliknya serba sulit,dan penuh tangisan,kepahitan,kekasaran org2 Mesir(maksudnya ngomong org Mesir itu keras),urusan yg berbelit2,pelajaran yg tdk kepalang tanggung,bikin kepala puyeng,dlsbgnya.13 thn yg silam,saya mengalami hal yg sama,cuma bedanya,dulu Bea siswa itu gampang,klu skrg,sgt sulit. Saya pernah,mau pulang lagi ke Indonesia stlh tiga bln di kairo,krn,izin tinggal saya hbs,sementara,kuliyah tdk memberikan surat keterangan kuliyah.Yg jelas,urusan itu bertolak belakang,sehingga kita tdk tahu,apalagi yg hrs kita perbuat.menangis,..dan menangis,..(dasar cewek,tahunya cuma nangis doank,klu punya permasalahan itu).tapi krn memang semua itu adalah atas pilihan sendiri,mau bilang apa lagi,terpaksa hrs diterima. Nah skrg,kejadian 13 thn silam itu seakan2 kembali lagi.Tentu saya merasakan sekali,bagaimana yg dirasakan Mahasiswa/i Indonesia skrg.Tapi saya tdk dpt berbuat apa2,itu yg sgt menyakitkan sekali,krn power itu betul yg tdk ada.Musuh2 Islam benar2 ingin menghancurkan Ummat Islam,secara terang2an. > Huhuhu...curhatnya diterima dengan senang hati. Hei, > kami kan pernah > mengatakan kalau tinggal di negeri seribu menara kan > ya? Hehehe...Kalau aku > tinggal di negeri seribu masalah lho, Ima. Uni tahu ngak kenapa Mesir disebut negara seribu Menara?Karena di Mesir itu memang sgt byk sekali menara2 Mesjid,di setiap bangunan,ada Mushalanya. Klu Uni punya seribu masalah,apalagi saya Uni,yg tinggal jauh di negeri org,jauh dari sanak saudara,jauh dr kicauan burung,hutan rimba.Hujan emas di negeri orang,,msh lebih enakan hujan batu di negeri sendiri.Meski saya akui,segi keamanan,jauh lebih aman dimana hidup saya skrg ini.Jam 1 mlm saya keluar,sendirian,In SyaAllah,tdk akan ada lelaki iseng yg mengganggu.Tapi hbs magrib,atau subuh2 saja saya jalan di Indonesia itu,lelaki yg msh ingusan,berani2nya menggoda ibu2 yg sdh punya anak tiga.saya pikir,apalagi klu gadis2 manis,pasti disambar,dan disabet mrk. Uni Evi,maaf kata saja,saya pernah menyepak,atau menerjang,dgn jurus2 karate yg pernah saya pelajari semasih kecil,kepada:, maaf (itu "burungnya" anak setingkat SMA),sewaktu saya jalan2 pagi menuju arah "jam gadang"krn setiap Minggu diadakan senam bersama di sekitar jam gadang itu. Menurut kamu ada tidak sih > suatu mekanisme bagaimana > caranya agar pengetahuan tsb berubah menjadi kerja? > Jelas ada uni.dan sebenarnya kesempatan itu sgt luas.Asalkan kita tahu,apa yg akan dikerjakan itu,dan apakah itu sdh terencana dgn baik.Bukankah Ilmu,Iman dan Amalan itu selalu beriringan."Ilmu tanpa kerja,sama saja dgn pohon yg tak berbuah".(Al Ilmu bila amalin kassyajari bila tsamarin).Tapi Amal tanpa Ilmu,sama saja dgn "Si Buta di Gua hantu". > > Berutung? Hehehe..iya juga kali. Yang jelas aku > sudah indoktrinasi dia bahwa > doi dapat satu perempuan dalam satu PAHE (paket > hemat), ya sopir, ya > sekretaris (++ pijat2, buat kopi dan nasi goreng > kalau lembur di malam > hari), ya akuntan,manejer keuangan, ya public > relation, ya sleeping > companion dll. Cuma satu kekurangan dalam paket > hemat ini, koki yang baik > tidak termasuk ke dalamnya. Uni ,..buatin saya nasi goreng donk,..jadi lapar nich,..tapi kopi,agaah,..mau susu cap "lembu".katanya susu lembu segar,itu menambah kekuatan yg terampuh,serta kesegaran tubuh,dimana bila org sakit anemia,bisa di obati dgn minum susu 1 kg sehari,selama sebulan. Sudah beres,dan lengkap deh"Dunia dalam berita hari ini,mulai dr persoalan "menara","AS","Mahasiswa kairo",spi berita yg ringan2.Klu begitu kita buat Sinetron "tanpa diminta" saja,yok Uni.Biar ngak diomelin org.Paling2 yg ngomel,yg juga yg itu2 juga > > Sudah ah! Nanti kita diomelin orang. Sudahan juga yah Uni,saya spi beberapa Minggu kedepan,akan byk kerjaan.Mohon maaf klu ada kesalahan saya selama ini. > > Wassalam, > > GM > Wassalam. RSS. > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika > subscribe, > === message truncated === __________________________________________________ Do you Yahoo!? New DSL Internet Access from SBC & Yahoo! http://sbc.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

