Kekhawatiran saya selama ini terjadi lagi..............
Wassalam,
Puarman (34)
 
Dituduh Terlibat JI, Rumah WNI Digerebek Polisi Australia
Reporter : Rita Uli Hutapea
 
detikcom - Jakarta, Seorang WNI yang rumahnya di Sydney digerebek polisi Australia, membantah dirinya sebagai pendukung gerakan Jemaah Islamiyah (JI). Pria bernama Jaya itu mengakui, ia memang pernah mengikuti beberapa ceramah yang disampaikan Abu Bakar Ba�asyir beberapa tahun lalu.
 
�Saya tidak berbuat salah. Saya hanya menghadiri beberapa ceramahnya (Ba'asyir), sama seperti yang dilakukan mahasiswa religius Indonesia lainnya,� ujar Jaya pada surat kabar The Australian, Rabu (30/10/2002).
 
Ba�asyir yang dituding intelijen asing sebagai pemimpin spiritual JI, memang pernah berkunjung ke Australia pada tahun 1997 lalu. Saat itu, ia menyampaikan ceramah-ceramah di sejumlah masjid di Australia.
 
Rumah Jaya di pinggiran Lakemba, Sydney digerebek beberapa polisi federal dan agen Organisasi Intelijen Keamanan Australia (ASIO) pada Minggu (27/10/2002) malam lalu.
 
Menurut Stephen Hopper, penasihat hukum Jaya, polisi Australia melakukan penggeledahan ke seluruh bagian rumah Jaya. Mereka mengambil sejumlah dokumen dan records komputer serta sejumlah brosur.
 
Menurut Hopper, brosur tersebut hanyalah selebaran biasa tentang acara-acara keagamaan yang umum beredar di kalangan komunitas Islam. Demikian seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Rabu (30/10/2002).
 
"Mereka menanyakan padanya apakah dia (Jaya) terlibat dalam JI, dan langsung dibantahnya,� tutur Hopper. �Dia tidak punya kaitan apapun dengan organisasi teroris dan berkeyakinan bahwa kekerasan merupakan konsep yang menyesatkan,� tandasnya.
 
Sementara itu, operasi penggerebekan rumah warga Muslim WNI oleh aparat keamanan Australia juga terjadi di kota Perth, Rabu subuh tadi. Operasi tersebut juga dilakukan aparat sebagai bagian dari upaya penyelidikan terhadap kemungkinan keberadaan anggota JI di negeri Kangguru.
(ita)
 
 
____________________________________________________
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here

Kirim email ke