Untuak kapastionnyo wallahualam bissawab.
Arman Bahar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum wwDahulu kita tentu tahu bahwa "Bundo Kanduang" adalah nama seorang raja Minangkabau yang lahir 1295-1347 (52 tahun) dan Dang Tuangku anak kandung Bundo Kanduang hasil perkawinan dengan Ksatria Mahesa Anabrang yang bergelar Palimo Sibarakat yang berasal dari Pamalayu Jambi yang karena ketangguahan ilmu2nya diangkat menjadi Panglima perang dikeraton Mojopahit, setelah melalui pertarungan panjang dan sengit adu kesaktian dan kepandaian dengan Bundo Kanduang yang berakhir tanpa kalah atau menang, akhirnya Bundo Kanduang dapat dikalahkan hanya oleh pesona lelaki kesatria yang tidak saja berilmu tinggi ini tapi juga nngganteng bangeet, and so, mereka kawinInilah sulitnya bagi Bundo Kanduang yang rakyat dan masyarakatnya telah terlanjur memuliakan kaum perempuan, sehingga suaminya yang orang seberang itu tidak tersurat dalam "RANJI" bahkan sejak suaminya indak pulang2 sajak pulang katanah Jao Mojopahit, ado pulo urang nan mangatokan anak satu2nya "Dang Tuangku" indak ba ayah, sahinggo lah banyak pulo urang awak salah danga
Tidak hanya Dang Tuangku yang ayahnya bukan urang 'awak, Bundo Kanduang itu sendiri juga blasteran lho, ibunya yang bernama Puti Reno Mandi (1253-1310) juga bersuamikan Sri Tribhuana Raja Maulidawarman raja dari kerajaan Darmasyraya disekitar daerah Sawah Lunto Sijunjuang dan Jambi sekarang
Biasanya di Minangkabau bila sumando tidak "urang awak" tidak dipopulerkan perannya, namun jangan kawatir walau ayah anak2 "urang subarang" sesuai dengan ketentuan adat, anak tetap asli Minangkabau karena telah otomatis mewarisi suku dari ibunya (bandingkan dengan laki2 Minang yang kawin dengan non Minang yang anak2nya tidak dapat disebut orang Minang karena dia tidak mewarisi suku dari ibunya
H
ebatkan adat Minang membela kaum perempuan walaupun nenek moyang kita itu belum mengenal Islam, but how dare you are, berani2nya mbilang Bundo Kanduang selingkuh, kalok dibilang Bundo Kanduang kawin tidak secara Islam, it is ok, wong raja Minangkabau yang pertama aja masuk Islam (Sulthan Alif) +/- 500 tahun setelah Bundo Kanduang meninggalwasalam
abp(50.75)
----Original Message-----
From: Andria Agusta [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, May 28, 2003 8:57 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet.Com] selingkuh & matrilineal
tu kan manuruik pandangan Islam. Sampai kini alun tadanga apakah wakatu itu Bundo Kanduang alah baagamo Islam. Atau I saja yang ketinggalan informasi...hehehehehe----- Original Message -----From: -- (*o*) --Sent: Wednesday, May 28, 2003 1:46 PMSubject: Re: [RantauNet.Com] selingkuh & matrilinealKakak Dino tahu gak, Bundo Kanduang selingkuh dengan siapa sehingga melahirkan Dan Tuanku tanpa Bapak? Hehehe...Ini mah tmestinya murni perzinaan yah sebab hingga sekarang belum terdengar kabar bahwa Bundo Kanduang punya suami. Atau I saja yang ketinggalan informasi?--Gm19
Do you Yahoo!?
Free online calendar with sync to Outlook(TM).

