Buat Ronal Chandra,

Masalah teror ini sebenarnya telah kita pendam dan dijadikan saja sebagai
pengalaman kita untuk ke depan karena kita tidak ingin ada luka yg terbuka
diantara kita, itu satu itikad baik kita,
Biarkanlah masalah itu hilang ditelan waktu. Muncul nama Ronal sebagai salah
satu suspect bukan tidak ada alasan, untuk ini saya telah japri kepada yang
terkait kenapa nama Ronal muncul sebagai suspect merupakan wujud tanggung
jawab saya kepada teman2 yg telah menunjuk saya sebagi PIC menyelediki teror
ini, mudah2an indikasi Ronal sebagai suspect yang saya berikan tidak benar
sama sekali.
Dan saya juga sangat sedih kenapa hal ini harus diangkat ke palanta. Kemaren
sewaktu Ronal menelepon saya dari Papua kita sudah sepakat mau duduk bersama
lagi menyelesaikan masalah ini, kita akan tunggu kedatangan Ronal di
Jakarta.

Harapan saya email ini tidak menjadi polemik di palanta, klarifikasi dari
Iraf sudah cukup jelas buat Ronal, Untuk selanjutnya kita bahas secara
internal.

Salam
Is






-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, July 07, 2003 10:40 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [RantauNet.Com] Baa Carito si Peneror Pak Ismal nan
dulu..............




Membaco postingan ronal aku jadi ingat juga keterlibatan aku di palanta dan
terutama di biliek ekonomi yang akhirnya jadi salah satu anggota T-9 yang
meninggalkan banyak kenangan --  buruk maupun manis -- Pengalaman bergabung
dengan organisasi minang pertama yang aku lakukan sa' umur-umur.  Sungguh
pengalaman yang sangat-sangat berkesan.

Aku mau menanggapi komentar ronal mengenai teror yang udah lama kita tutup.
Sebenarnya beberapa waktu lalu kita masih melakukan penelusuran, sampai
akhirnya
muncul nama ronal. Memang bagaikan disambar petir ketika nama ronal ternyata
menjadi salah satu nama yang dicurigai.  Hal ini jauuuuh sekali dari
bayangan
kita-kita di tim, terutama aku yang begitu percaya pada ronal.  Mengingat
kata-kata kasar dan fitnah jahat yang ditujukan ke aku sangat 'kurang ajar'.
Memang sulit dipercaya kalau itu ronal yang melakukan.  Mungkin saja hasil
penelusuran tersebut salah.  Tapi tentunya munculnya nama tersebut bukan
tanpa
alasan.

Sebenarnya ronal kan udah lama tau hal ini.  Sebelum ronal berangkat ke
irian,
ronal sudah tahu bahwa ronal dijadikan tersangka, tapi ronal tidak mencari
tahu
kebenaran tersebut dari sumbernya.  Ronal kan tahu waktu kita rapat sepakat
menunjuk dewis yang jadi PIC tapi ronal malah nanya ke hendra messa dan
ronal
putra yang tidak melakukan penelusuran.  Sebenarnya aku berharap sebelum ke
irian ronal akan mengajak kita semua berkumpul untuk klarifikasi nama baik
ronal, tapi ronal malah menghilang, dan tidak pernah menanyakan hal tersebut
ke
aku atau dewis atau yenni (sorry terpaksa nyebut nama nich).  Tapi begitu
bundo
yang memberitahu ke ronal, ronal baru 'ngejar' kita satu-satu.  Memangnya
kalau
kecurigaan tersebut berasal dari anggota tim gak perlu dipedulikan? Jadi
siapa
yang gak punya itikad baik, dek?

Aku sebenarnya gak mau membuka hal ini di palanta, tapi karena ronal yang
mulai
dan mempertanyakan, terpaksa aku memberi penjelasan juga.  Tapi aku berharap
kita gak perlu lah saling membuka luka di sini, gak ada gunanya.  Kalau
ronal
memang ada itikad baik juga untuk menyelesaikan hal ini, marilah kita bahas
dengan teman-teman yang dulu sama-sama membuka kasus ini, dalam satu meja
kembali.  Yang pasti ronal salah besar kalau menganggap kita tidak ada
itikad
baik untuk mengklarifikasikan hal ini.

Selamat bertugas, ditunggu kepulanganmu di Jakarta.

Salam,
Iraf



Assalamu'alaikum Wr..Wb

Kiniko pagi difreeport dipenuhi embun pagi ambo mancubo mengingat semua
nostalgia nan pernah ambo lalukan diRantaunet. Mulai dari patamo ambo
bergabung
sampai menjadi Administrator rantaunet sampai trus Aktif dalam proses
mempersatukan urang minang dalam "Minang Incorporated" nan kini baru ambo
sadari
iyo sangeik suliek untuk mencaliek urang minang bersatu.

Disemua rentetan perjalanan ambo bersama kita pernah dihebohkan dengan isu
teror
yang menjelek2kan beberapa nama orang2 yang aktif dirantaunet. Pada satu
kesempatan karena tidak betah oleh teror seperti itu berkumpullah sebagian
rang-mudo di Rumah Makan dekat menteng untuk mencoba meng-analisa siapa
kira2
sipeneror. Tapi kembali itu semua bersifat cuma dugaan dan nantinya
kewajiban
orang yang berkumpul dirumah makan itu lah untuk minta maaf ke orang2 yang
sempat sama2 kita masukan kedalam list.

Waktu trus berlangsung, Dikunjungan ambo ke tempat Hendra Maesa dibilangan
rawamangun, seperti disambar geledek ambo mendengar bahwa ambo dituduh
sebagai
sipeneror dan antah apo alasanyo ambo indak ngarati ? Pada kesempatan saat
itu
ambo katakan pada hendra maesa alah ado urang nan tau sia sipeneror tu, tapi
urang itu cumo nio maagiah tau sia sipeneror tu kalou si korban bertanya
langsung pada urang tu. Tapi tampaknya tidak ada itikad baik untuk
menyelesaikan
masalah ini ?

Waktu kembali berjalan, pada suatu kunjungan ketempat Istri da Yuhendri
melahirkan, ambo maota lamo jo Uda Ronal P Putra dan ambo katokan ambo
protes
keras kalou namo ambo dimasukan dalam list si peneror dek ambo indak punyo
kepentingan disana. Dan kembali ambo katakan ke Uda Ronal P Putra bahwa alah
ado
urang nan tau sia si peneror tu dan tolong yang bersangkutan tanyo langsung
ke
urang tu ? dan Uda Ronald P Putra kembali berjanji akan mem-push si korban
dan
meagiah tau ambo sia urangnyo ? Tapi kembali tidak ado itikad baik tampaknyo
untuk menyelesaikan masalah tu.

Dan tampaknyo isu bahwa ambo dituduh si peneror trus dikembangkan sampai ke
orang2 nan indak perlu :-(, Ok tolong melalui email ini ambo mengharapkan
itikad
kita yang dulu ingin bersama2 menyelesaikan masalah ini bisa segera
dituntaskan.

Wassalam
Ronal (dari papua)

Nb : Email ini bukan untuk membuka luka lama, tapi email ini bentuk
klarifikasi
dari ambo dan raso indak setuju terhadap hal2 yang tidak baik dari ambo nan
mungkin bisa, sudah dan akan berkembang






RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================


RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke