Assalamu'alaikum wr. wb. Carito teror iko nampaknyo iyo serius, tapi baa kok baaadokan sajo, kok indak suko di milis bagilah ka japri supayo bisa disigi apo nan tajadi. Indak ado kusuik nan indak kasalasai asa lai namuah. Salam
SBN ----- Original Message ----- From: "Dewis Natra" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, July 07, 2003 11:42 AM Subject: RE: [RantauNet.Com] Baa Carito si Peneror Pak Ismal nan dulu.............. > Buat Ronal Chandra, > > Masalah teror ini sebenarnya telah kita pendam dan dijadikan saja sebagai > pengalaman kita untuk ke depan karena kita tidak ingin ada luka yg terbuka > diantara kita, itu satu itikad baik kita, > Biarkanlah masalah itu hilang ditelan waktu. Muncul nama Ronal sebagai salah > satu suspect bukan tidak ada alasan, untuk ini saya telah japri kepada yang > terkait kenapa nama Ronal muncul sebagai suspect merupakan wujud tanggung > jawab saya kepada teman2 yg telah menunjuk saya sebagi PIC menyelediki teror > ini, mudah2an indikasi Ronal sebagai suspect yang saya berikan tidak benar > sama sekali. > Dan saya juga sangat sedih kenapa hal ini harus diangkat ke palanta. Kemaren > sewaktu Ronal menelepon saya dari Papua kita sudah sepakat mau duduk bersama > lagi menyelesaikan masalah ini, kita akan tunggu kedatangan Ronal di > Jakarta. > > Harapan saya email ini tidak menjadi polemik di palanta, klarifikasi dari > Iraf sudah cukup jelas buat Ronal, Untuk selanjutnya kita bahas secara > internal. > > Salam > Is > > > > > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of > [EMAIL PROTECTED] > Sent: Monday, July 07, 2003 10:40 AM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [RantauNet.Com] Baa Carito si Peneror Pak Ismal nan > dulu.............. > > > > > Membaco postingan ronal aku jadi ingat juga keterlibatan aku di palanta dan > terutama di biliek ekonomi yang akhirnya jadi salah satu anggota T-9 yang > meninggalkan banyak kenangan -- buruk maupun manis -- Pengalaman bergabung > dengan organisasi minang pertama yang aku lakukan sa' umur-umur. Sungguh > pengalaman yang sangat-sangat berkesan. > > Aku mau menanggapi komentar ronal mengenai teror yang udah lama kita tutup. > Sebenarnya beberapa waktu lalu kita masih melakukan penelusuran, sampai > akhirnya > muncul nama ronal. Memang bagaikan disambar petir ketika nama ronal ternyata > menjadi salah satu nama yang dicurigai. Hal ini jauuuuh sekali dari > bayangan > kita-kita di tim, terutama aku yang begitu percaya pada ronal. Mengingat > kata-kata kasar dan fitnah jahat yang ditujukan ke aku sangat 'kurang ajar'. > Memang sulit dipercaya kalau itu ronal yang melakukan. Mungkin saja hasil > penelusuran tersebut salah. Tapi tentunya munculnya nama tersebut bukan > tanpa > alasan. > > Sebenarnya ronal kan udah lama tau hal ini. Sebelum ronal berangkat ke > irian, > ronal sudah tahu bahwa ronal dijadikan tersangka, tapi ronal tidak mencari > tahu > kebenaran tersebut dari sumbernya. Ronal kan tahu waktu kita rapat sepakat > menunjuk dewis yang jadi PIC tapi ronal malah nanya ke hendra messa dan > ronal > putra yang tidak melakukan penelusuran. Sebenarnya aku berharap sebelum ke > irian ronal akan mengajak kita semua berkumpul untuk klarifikasi nama baik > ronal, tapi ronal malah menghilang, dan tidak pernah menanyakan hal tersebut > ke > aku atau dewis atau yenni (sorry terpaksa nyebut nama nich). Tapi begitu > bundo > yang memberitahu ke ronal, ronal baru 'ngejar' kita satu-satu. Memangnya > kalau > kecurigaan tersebut berasal dari anggota tim gak perlu dipedulikan? Jadi > siapa > yang gak punya itikad baik, dek? > > Aku sebenarnya gak mau membuka hal ini di palanta, tapi karena ronal yang > mulai > dan mempertanyakan, terpaksa aku memberi penjelasan juga. Tapi aku berharap > kita gak perlu lah saling membuka luka di sini, gak ada gunanya. Kalau > ronal > memang ada itikad baik juga untuk menyelesaikan hal ini, marilah kita bahas > dengan teman-teman yang dulu sama-sama membuka kasus ini, dalam satu meja > kembali. Yang pasti ronal salah besar kalau menganggap kita tidak ada > itikad > baik untuk mengklarifikasikan hal ini. > > Selamat bertugas, ditunggu kepulanganmu di Jakarta. > > Salam, > Iraf > > > > Assalamu'alaikum Wr..Wb > > Kiniko pagi difreeport dipenuhi embun pagi ambo mancubo mengingat semua > nostalgia nan pernah ambo lalukan diRantaunet. Mulai dari patamo ambo > bergabung > sampai menjadi Administrator rantaunet sampai trus Aktif dalam proses > mempersatukan urang minang dalam "Minang Incorporated" nan kini baru ambo > sadari > iyo sangeik suliek untuk mencaliek urang minang bersatu. > > Disemua rentetan perjalanan ambo bersama kita pernah dihebohkan dengan isu > teror > yang menjelek2kan beberapa nama orang2 yang aktif dirantaunet. Pada satu > kesempatan karena tidak betah oleh teror seperti itu berkumpullah sebagian > rang-mudo di Rumah Makan dekat menteng untuk mencoba meng-analisa siapa > kira2 > sipeneror. Tapi kembali itu semua bersifat cuma dugaan dan nantinya > kewajiban > orang yang berkumpul dirumah makan itu lah untuk minta maaf ke orang2 yang > sempat sama2 kita masukan kedalam list. > > Waktu trus berlangsung, Dikunjungan ambo ke tempat Hendra Maesa dibilangan > rawamangun, seperti disambar geledek ambo mendengar bahwa ambo dituduh > sebagai > sipeneror dan antah apo alasanyo ambo indak ngarati ? Pada kesempatan saat > itu > ambo katakan pada hendra maesa alah ado urang nan tau sia sipeneror tu, tapi > urang itu cumo nio maagiah tau sia sipeneror tu kalou si korban bertanya > langsung pada urang tu. Tapi tampaknya tidak ada itikad baik untuk > menyelesaikan > masalah ini ? > > Waktu kembali berjalan, pada suatu kunjungan ketempat Istri da Yuhendri > melahirkan, ambo maota lamo jo Uda Ronal P Putra dan ambo katokan ambo > protes > keras kalou namo ambo dimasukan dalam list si peneror dek ambo indak punyo > kepentingan disana. Dan kembali ambo katakan ke Uda Ronal P Putra bahwa alah > ado > urang nan tau sia si peneror tu dan tolong yang bersangkutan tanyo langsung > ke > urang tu ? dan Uda Ronald P Putra kembali berjanji akan mem-push si korban > dan > meagiah tau ambo sia urangnyo ? Tapi kembali tidak ado itikad baik tampaknyo > untuk menyelesaikan masalah tu. > > Dan tampaknyo isu bahwa ambo dituduh si peneror trus dikembangkan sampai ke > orang2 nan indak perlu :-(, Ok tolong melalui email ini ambo mengharapkan > itikad > kita yang dulu ingin bersama2 menyelesaikan masalah ini bisa segera > dituntaskan. > > Wassalam > Ronal (dari papua) > > Nb : Email ini bukan untuk membuka luka lama, tapi email ini bentuk > klarifikasi > dari ambo dan raso indak setuju terhadap hal2 yang tidak baik dari ambo nan > mungkin bisa, sudah dan akan berkembang > > > > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php > ----------------------------------------------- > > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php > =============================================== > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php > ----------------------------------------------- > > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

