Hehehe...Kalau Bundo yang maju, tak baranilah awak bikin kompor,  Rarach. I pernah 
durhako pada Bundo cantik ini, (ingatnya cuma sekali :)), jadi tak berani berbuat 
untuk kedua kali. Takut kualat lah awak. Jadi biarkan Bundo dan Mamanda kita berlaga 
dalam wacana. Aku dan kau minggir saja jadi penonton. Ini dulu baru yang itu....

~ Uni(mu yg) Imut

----- Original Message ----- 
From: "rarachm" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, July 21, 2003 1:18 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Jawaban Pertanyaan titik SBN


Sekedar manas-manasin...

Bundo, saya pikir pertanyaan om SBN itu bagus lhooo
Soale nggak banyak kok orang minang yang diimbau bundo.  Konotasinya 
dikaitkan dengan 'ningrat'; beda dengan panggilan 'amay' (terbayang 
ameh ringgik jo perak). Kali ini sbn emang emmooyy lah bisa menyentuh 
sensitif area dari perasaan bundo.  

SBN, hayooo buruan menta maaf ka bundo denai.  Ihhhh, aku ampe 
tergoda nian untuk bikin tulisan tentang pertikaian Bundo dan titik.

'ooyyy uni 'emut, ada proyek nihhhh...

~rarach






RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
==============================================

Kirim email ke