Rabu, 06 Agustus 2003  16:21:00
NU dan Muhammadiyah Kutuk Pemboman di JW Marriott

Jakarta-RoL-- Ketua Umum PB NU Hasyim Muzadi mengatakan, kekejaman dan kekejian yang dilakukan dengan teror bom di Hotel JW Mariott bukan hanya melukai orang-orang yang berada di lokasi, tapi hakekatnya telah melukai seluruh bangsa Indonesia.

Ketika menyampaikan pernyataan sikap dan keprihatinan bersama PP Muhammadiyah dan PB NU di Jakarta, Rabu(6/8), Hasyim Muzadi mengatakan, ekses peledakan bom itu tidak hanya melukai secara fisik, tapi juga secara ekonomi, politik, sistem budaya nasional, serta posisi Indonesia di mata internasional.

"Karena itu si pelaku bukan hanya musuh aparat saja, tapi juga musuh bangsa karena telah melukai perasaan seluruh bangsa Indonesia," tegasnya. PB NU dan PP Muhammadiyah dalam pernyataan bersamanya sama sekali tidak mau berspekulasi mengenai pelaku di balik pengeboman, karena kalau tidak benar, spekulasi itu bisa berbahaya. Ketua PP Muhammadiyah, Syafii Ma'arif, mengingatkan aparat untuk tidak main-main dalam penanganan kasus tersebut meskipun sudah mendapatkan pujian atas keberhasilan dalam mengungkapkan kasus bom Bali.

"Tetapi sejumlah aksi pengeboman lainya juga banyak yang belum terungkap. Ia menilai aparat lamban melakukan deteksi, namun ia mengakui bahwa kejadian seperti itu memang sulit dideteksi. Ia meminta aparat keamanan untuk bisa meningkatkan kemampuan intelijennya guna mengungkap kasus tersebut. Kepada semua pihak ia mengimbau agar tidak berspekulasi terhadap pihak yang melakukan pemboman, dan agar menunggu bukti kuat dari hasil penyelidikan aparat.

Syafii juga menekankan agar aparat keamanan baik polisi maupun TNI untuk lebih berkonsentrasi kepada masalah pertahanan dan keamanan negara, serta segera melupakan urusan politik. Menanggapi pemerintah AS yang menyatakan bersedia membantu mengungkap kasus pemboman Marriott, baik Syafii maupun Hasyim mengimbau pihak berwenang Indonesia untuk tidak bersikap menunggu dan menggantungkan diri kepada negara lain. "Tidak didukung AS pun pelaku pengeboman harus dicari. Jangan-jangan adanya tambahan kekuatan itu justru mengurangi kredibilitas pemerintah RI," kata Hasyim. ant/fif





"Nofendri T. Lare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mak,
Kapatang MUI beserta tokoh2nyo alah mengatakan kutukan kok
terhadap perbuatan Biadab tersebut.
 
Herannn.....
Apo mamak ndak mambaco tulisan ketek2 di TV semalam??
 

SBN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
contohnyo indak ciek juo tokoh
sarato jo organisasi islam nan lah mangutuak pemboman di hotel Mariot,
Kuningan kapatang.


Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

Kirim email ke