Wa'alaikumsalaam warahmatullahi wabarakatuhu Mak, indak ado gai di palanta ko yang satuju jo kekerasan/bom mam bom tuh do. Ambo yakin, saluruah awak yang ado disiko sangek mambanci tindakan biadab tuh. Indak akan ado surangpun yang mambanakan tindakan-tindakan kekerasan tuh do.
wassalaam, Ronald ---------- Original Message ---------------------------------- From: "SBN" <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: [EMAIL PROTECTED] Date: Fri, 2 Jan 1998 19:51:24 +0700 >Assalamu'alaikum wr. wb. > >Masyarakat tidak bisa dilepaskan dari menilai suatu peristiwa, bisa >menghasilkan kesan baik atau buruk. Betapapun bagusnya sebuah ide kalau >dalam praxisnya kurang bermutu kesannya akan tetap jelek. Itulah yang >terjadi dengan paham wahabi (bukan pribadi Muhamad Abdul Wahab), hal yang >sama juga terjadi sebelumnya dengan Muawiyah, akan tetap saja dia dianggap >pembunuh Hasan dan Husein. >Kenyataan arab itu banyak yang buas kok, kesuksesan Saud menyatukan Arabia >dan merobahnya jadi Saudia Arabia, tidak luput dari kekerasan yang dengan >enteng menebas leher manusia. Bagaimana anda bisa membantah kenyataan itu, >bendera Arab Saudi saja sampai sekarang masih dicantumi pedang dibawah >tulisan. > >Lantas pendapat seperti ini disebut pendapat Barat, kurang mempelajari, >hanya orang orang yang mempelajari, kemudian mematikan hati nuraninya saja >yang akan membenarkan semua kebuasan itu. Begitu juga dengan Paderi, pada >awalnya memang mengimpor pemikiran dari Wahabi, sekarang diterukan oleh >Jamaah Islamiyah dengan action yang tidak kurang sadisnya. >Apa masih mau mencari pembenaran untuk itu? atau hanya sekedar >memuji-mujinya seperti salah seorang malin kita di milis ini. >Aneh memang, mereka mengaku pengikut Rasulullah SAW yang sangat bijaksana, >tapi mereka kok sangat berlebihan buasnya, whats wrong? >Manusia dilihat dari apa yang diperbuatnya bukan dari apa yang >dipikirkannya. >Salam > >SBN > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

