Assalamu'alaikum wr. wb.

Indak elok manutuik kenyataan, baru kapatangko surang dunsanak
nan basorak mandukuang jihad di JW Mariott, walaupun kini liau
alah haniang baliak, namun liau alun mancabuik baliak nan lah
disabuik. Fakta nan indak bisa dilupokan, jan awak sampai jadi
tulalit pulo.
Salam

SBN

----- Original Message -----
From: "Ronald P. Putra" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 21, 2003 3:02 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Dari Wahabi ke Padri


> Wa'alaikumsalaam warahmatullahi wabarakatuhu
>
> Mak, indak ado gai di palanta ko yang satuju jo kekerasan/bom mam bom tuh
do. Ambo yakin, saluruah awak yang ado disiko sangek mambanci tindakan
biadab tuh. Indak akan ado surangpun yang mambanakan tindakan-tindakan
kekerasan tuh do.
>
>
>
> wassalaam,
> Ronald
>
> ---------- Original Message ----------------------------------
> From: "SBN" <[EMAIL PROTECTED]>
> Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> Date:  Fri, 2 Jan 1998 19:51:24 +0700
>
> >Assalamu'alaikum wr. wb.
> >
> >Masyarakat tidak bisa dilepaskan dari menilai suatu peristiwa, bisa
> >menghasilkan kesan baik atau buruk. Betapapun bagusnya sebuah ide kalau
> >dalam praxisnya kurang bermutu kesannya akan tetap jelek. Itulah yang
> >terjadi dengan paham wahabi (bukan pribadi Muhamad Abdul Wahab), hal yang
> >sama juga terjadi sebelumnya dengan Muawiyah, akan tetap saja dia
dianggap
> >pembunuh Hasan dan Husein.
> >Kenyataan arab itu banyak yang buas kok, kesuksesan Saud menyatukan
Arabia
> >dan merobahnya jadi Saudia Arabia, tidak luput dari kekerasan yang dengan
> >enteng menebas leher manusia. Bagaimana anda bisa membantah kenyataan
itu,
> >bendera Arab Saudi saja sampai sekarang masih dicantumi pedang dibawah
> >tulisan.
> >
> >Lantas pendapat seperti ini disebut pendapat Barat, kurang mempelajari,
> >hanya orang orang yang mempelajari, kemudian mematikan hati nuraninya
saja
> >yang akan membenarkan semua kebuasan itu. Begitu juga dengan Paderi, pada
> >awalnya memang mengimpor pemikiran dari Wahabi, sekarang diterukan oleh
> >Jamaah Islamiyah dengan action yang tidak kurang sadisnya.
> >Apa masih mau mencari pembenaran untuk itu? atau hanya sekedar
> >memuji-mujinya seperti salah seorang malin kita di milis ini.
> >Aneh memang, mereka mengaku pengikut Rasulullah SAW yang sangat
bijaksana,
> >tapi mereka kok sangat berlebihan buasnya, whats wrong?
> >Manusia dilihat dari apa yang diperbuatnya bukan dari apa yang
> >dipikirkannya.
> >Salam
> >
> >SBN
> >
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
>
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
> http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================
>



RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------

Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke