|
Sama dong,
Kata ibuku, dari umur masih balita, aku udah sok tau
nyamber koran dan mbaca sembari tiduran. Umur 2 taun, bisanya ngapalin
buku cerita bergambar. Orang2 pikir aku udah bisa baca, tau2nya itu sih dihapal,
tapi pas lho dengan halamannya.
Trus, waktu usia SD, kalau ke Blok M, aku sering
ditinggal di TB Gramedia sementara ibuku ke pasar Blok M. Dan aku masih khusyu
aja berdiri di depan rak sembari baca buku.
Lucunya buku yang udah ampir abis kebaca itu tetep
pingin aku beli.
Ibuku kan kerja (single parent, cause they got
divorced) jadi beliau bisa lho nyisihin uang untuk beliin aku buku2 dan
menurutku beliau sangat memperhatikan kualitas buku2 yang bakal aku
baca.
Walhasil aku cuma betah di TK selama 6 bulan karena
pingin sekolah yang beneran. Padahal umurnya belum cukup. Untung bisa, dan
sekolah deh.
Ada memang masa2 dimana aku nggak terlalu kepingin
baca, karena sibuk aja dengan urusan2 lain di luar rumah.
Tapi beberapa tahun terakhir, apalagi sejak mulai
kuliah lagi di Pasca, ya mau nggak mau dan dengan sendirinya habit itu dateng
lagi.
Rasanya kosong aja gitu kalau nggak ada yang lagi
dibaca.
Buat aku, bukan masalah nilai rapor yang bagus, tetapi
lebih kepada inner, pembentukan sistem berpikir. Ini lebih menarik ketimbang
nguber nilai. Ini menurut ku pribadi lho..tiap orang kan beda2
goal-nya.
Semakin banyak baca, sistem analisis juga semakin
terasah. Pendidikan formal buatku adalah sebagai alat perunut sistem berpikir
kita.
Kualitas bacaan juga akan berkembang dengan
sendirinya. Aku mengawali bacaan dari cerita Pak Kasdin dengan mobil Station
Wagonnya, dan saat ini saya sedang tertarik dan ingin sekali mendalami
filsafat.
Lingkungan ku nggak tergila2 amat dengan membaca. Tapi
mereka semua support dengan hal ini.
Ibuku suka baca, mungkin backgroundnya yang lulusan
FISIP. Tapi koleksi bukunya biasa aja tetapi selalu jadi pemerhati
buku.
Kalau Ayahku sih memang sesuai profesi, guru besar,
jadi ya buku2 emang numpuk aja gitu. Ketika rumahnya kebanjiran, yang
dipusingkan pertama kali adalah buku2nya itu!!! Sama dengan ayahnya Uni, lawan
aja ngomong kalau nggak pingin nangis...heheheeeheee
Makanya, saya selalu aware dengan anak2 dan buku.
Always love them all.
Paling bahagia kalau bisa
berbagi.
Bersyukur punya ortu dan lingkungan yang sangat
suportif.
Oya, kalau saya punya uang, memang prioritasnya
BUKU...dan makan (haha doyan makan!). Kalau shopping baju, itu sih kalau sempet
dan ada lebihnya aja deh....)
Regards,
"C"
----- Original Message -----
|
- [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perpustakaan.. Rahima
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perpustakaan.. Rahima
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perpustakaan.. Cysca
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perpustakaan.... Rahima
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perpustak... Cysca
- Re: [RantauNet.Com] Minat Baca Rahima
- [RantauNet.Com] INPEX Foundation Sc... Cysca
- [RantauNet.Com] INPEX Foundatio... uda yoel
- [RantauNet.Com] PT BANK MANDIRI... uda yoel
- Re: [RantauNet.Com] Minat Baca Sjamsir Alam
- [RantauNet.Com] Minat Baca Darul Makmur
- Re: [RantauNet.Com] Minat Baca Sjamsir Alam
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg Perp... Sjamsir Alam
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ttg ... Cysca
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ... dino . shm
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ... Cysca
- Re: [RantauNet.Com] Mohon Info ... dino . shm

