----- Original Message -----
From: Cysca
Sent: Tuesday, August 26, 2003 10:38 AM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Minat Baca

Sama dong,
Kata ibuku, dari umur masih balita, aku udah sok tau nyamber koran dan mbaca sembari tiduran.  Umur 2 taun, bisanya ngapalin buku cerita bergambar. Orang2 pikir aku udah bisa baca, tau2nya itu sih dihapal, tapi pas lho dengan halamannya.
 
Bersyukurlah kepada Tuhan, Anda sudah dilimpahi rahmat demikian. Tidak banyak orang diberiNya rahmat yang sama, sehingga tidak semua orang bisa sampai belajar ke tingkat pasca, termasuk saya.
 
Ibuku kan kerja (single parent, cause they got divorced) jadi beliau bisa lho nyisihin uang untuk beliin aku buku2 dan menurutku beliau sangat memperhatikan kualitas buku2 yang bakal aku baca.
 
Kalau demikian, mengabdilah kepada ibumu dengan amal nyata, bukan saja kepada beliau langsung tetapi juga kepada seluruh anak bangsa dan anak manusia di bumi ini.
 
Rasanya kosong aja gitu kalau nggak ada yang lagi dibaca.
 
Bila Anda merasa ada yang kurang di dunia ini pada hari ini sebelum Anda membaca koran, berarti Anda memang sudah punya minat baca yang tinggi.
 
Kualitas bacaan juga akan berkembang dengan sendirinya. Aku mengawali bacaan dari cerita Pak Kasdin dengan mobil Station Wagonnya, dan saat ini saya sedang tertarik dan ingin sekali mendalami filsafat.
 
Selera manusia berkembang. Waktu saya masih kelas 5 SD kami menanam singkong di dusun pengungsian (tahun 1948). Tidak ada kue yang lebih lezat selain dari singkong dibakar dalam abu panas, dicabut sumbunya dan disuntik dengan gula aren, dipanasi lagi, dan dinikmati. Sekarang baru terasa bahwa cake jauh lebih lezat dari singkong bakar itu.
 
mak Sati (66->67)

Kirim email ke