hihihi....napa yah,kok kali ini isi kepala kita bisa sama rach...
saya jadi inget kata pepatah neh, "semut di pelupuk mata engga kelihatan, gajah di seberang kolam kelihatan masih gede"
PR buat rarach yang doyan statistik neh,
1. banyak mana persentase pemerkosa beragama islam ama non islam di indonesia.
2. banyak mana persentase maling beragama islam ama non islam di indonesia.
yang non statistik,
1. maling masuk rumah rarach, salah sapa ayo!!! salah malingnya, ato salah rarach yang engga mau ngunci pintu dan ngorok mulu di rumah?
2. udah ah...besok lagi dech......ngantuukkk....
cecille
rarachm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Nggak juga cill. Om arfian itu melihat sisi kristenisasi dari sisi
yang tidak netral. Sayamencoba melihat kristenisasi dari pola umat
beragama. Toh kita juga melakukan islamisasi, misale cuman mau
terima mantu kalo dia pindah agama (which is exactly can appied to
other religitrion too).
Kita merasa berpahala kalau mengislamkan orang lain, so do they.
Kalo om arfian itu bisa membuktikan ada kristenisasi yang against the
law, kenapa nggak dilaporin ke polisi yang muslim atau ke mui,
muhammadityah, nu, tarbiyah dll. Toh pasti ada orang kita yang akan
mempersoalkan fenomena tersebut. Yang didengar om arfian itu cuman
cerita mulut ke mulut doangan, artinya tidak ada *fakta hukum*nya.
Mau denger versi pengajaran agama di sekolah kristen?
Sekolah kristen sebagian besar dibikin dengan uang kolekte dan infaq
dari jamaah gereja. Dan memang mereka menggunakan kebaikan mutu
sekolah tersebut untuk memancing orang non-kristen masuk ke dalam
sistem pendidikan mereka. Mereka menggunakan umpan yang manis dan
dibutuhkan oleh sebagian umat islam. Itu sebabnya mereka keukeuh
soal pasal 13 (lupa nomornya). Salah satu option yang pernah
terlontar adalah *melarang* pengajaran agama pada orang yang berberda
agama; bukan *mewajibkan* pengajaran agama sesuai dengan agama yang
dianut murisnya.
Option mewajibkan dapat dijelaskan dengan: Bayangin kalau uang yang
kita kumpulkan dari infaq masjid, kemudian terpaksa digunakan untuk
ngajarin agama hindu di sekolah Nurul Iman; gimana perasaan yang
ngasih infaq? Bisa banyangin perasaan mereka?
Soal pemuda kristen memperkosa muslimah adalah pure kriminal. Sama
juga kayak udin cauak yang maling tokonya babah aseng.
Mari tolak kristenisasi dengan memperbaiki mutu sendiri. Kata ibu
encum, kalo mau bikin terang lampu kita, jangan dengan cara matiin
petromax orang lain.
~rarach
( phuiii capek euuy nulisnya kepanjangan, jadi kayak uni rahima nih!)
--- In [EMAIL PROTECTED], ce cille <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
>
> cihuuyyy.....kuping rarach di jewer..
>
> hik...hik...hik...
>
>
> --- Muhammad Arfian <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
> > Assalaamu'alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakatuhu
> >
> > Ah ini orang nggak tahu bagaimana kristenisasi
> > berlangsung ngomong seenak
> > perut aja. Mana ada kristenisasi yang legal by law
> > saat ini? Kristenisasi
> > sudah berlangsung sejak lama di sekolah-sekolah
> > dengan melanggar SKB Tiga
> > Menteri mengenai kewajiban memberikan pengajaran
> > agama yang sesuai dengan
> > agama yang dipeluk anak didik, yang sekarang sudah
> > dimasukkan UU Sisdiknas.
> >
> > Belum lagi kalau kita baca berita di majalah-majalah
> > Islam yang mengisahkan
> > bagaimana para pemuda Kristen memperkosa muslimah di
> > kampus-kampus dan
> > kemudian mengancam akan menyebarkan adegan perkosaan
> > yang direkam dengan
> > video camera jika sang muslimah tidak masuk Kristen.
> > Juga dengan hipnotis
> > dan cara-cara lain yang melanggar hukum. Ini yang
> > disebut legal by law? Baca
> > juga majalah-majalah Islami bukan hanya
> > majalah-majalah non-agama agar tahu
> > bagaimana perkembangan kristenisasi ini!!
> >
> > Kristenisasi memang harus ditolak baik secara
> > internal maupun dengan
> > perlawanan secara hukum, dan jangan sampai dibiarkan
> > begitu saja. Penyatuan
> > umat Islam menghadapi bahaya Kristenisasi amatlah
> > penting karena orang yang
> > berpecah belah akan lebih mudah dikerjain daripada
> > yang bersatu.
> >
> > Wassalaamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu
> > Muhammad Arfian
> > [EMAIL PROTECTED]
> > [EMAIL PROTECTED]
> > 090-6149-4886
> > "Isy Kariman Aw Mut Syahidan"
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "rarach" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Wednesday, September 10, 2003 2:12 PM
> > Subject: Re: [RantauNet.Com] Pemurtadan di Ranah
> > Minang
> >
> >
> > > Kenapa kita semua phobia dengan kristenisasi?
> > > Saya tidak melihat kebaikan dari FPI. Tindakannya
> > > membakar dan merusak temapt hiburan di jakarta
> > sudah
> > > mencirikan bahwa organisasi ini adalah organisasi
> > yang
> > > 'main karek kayu'.
> > >
> > > Soal pemurtadan, kristenisasi dsb akan terus
> > terjadi.
> > > Selama semua itu legal by law, nothing we can do
> > about
> > > it; Kecuali lewat persuasif/dakwah internal.
> > >
> > > Menghalangi orang dakwah sama aja dengan melarang
> > > mesjid berazan. Lamak diurang, katuju diawak.
> > Kalau
> > > kita boleh berdakwah, dan mereka dipaksa diam; itu
> > > namanya lamak surang.
> > >
> > > Selama by law-nya tidak dilanggar, please nggak
> > usah
> > > responsif banget. Kasus pembakaran gereja di
> > > Utankayu, baru-baru ini, adalah ciri cara berpikir
> > > yang tidak bijak.
> > >
> > > This country need a lot of peace. I need a huge
> > one.
> > >
> > > Kalau saya bilang sih: Kristenisasi, siapa takut?
> > >
> > > ~rarach
> > > (anyway, bikin/aktifkan organisasi menjelang
> > pemilu,
> > > memang langkah bagus untuk menggalang suara...)
> > >
> > > --- Zulharbi S <[EMAIL PROTECTED]>wrote:
> > > > Wassalamu'laikum wr.wb.
> > > >
> > > > Sangat setuju dengan usul sanak Arman Bahar soal
> > > > pengaktifan FPI atau semacamnya untuk
> > mengatisipasi
> > > > berkembangnya kristenisasi di Sumbar. Di Padang
> > dan
> > > > Sumbar ada PII, HMI, IMM dan organsasi Islam
> > seperti
> > > > Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia,
> > MUI,
> > > > partai-partai Islam dan juga ada
> > madrasah-madrasah
> > > > Islam mari kita galang persatuan untuk
> > membendung
> > > > arus kristenisasi dan pemurtadan yang memang
> > sudah
> > > > menjadi tujuan utama misionaris internasional.
> > Yang
> > > > penting bagi orangtua tetap waspada terhadap
> > > > infiltrasi misionaris ini terhadap
> > putra-putrinya.
> > > >
> > > > Wassalam
> > > > ZS Manngkuto
> > >
> > >
> > > __________________________________
> > > Do you Yahoo!?
> > > Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site
> > design software
> > > http://sitebuilder.yahoo.com
> > > RantauNet http://www.rantaunet.com
> > > Isikan data keanggotaan anda di
> > http://www.rantaunet.com/daftar.php
> > > -----------------------------------------------
> > > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan
> > ke:
> > > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> > > ===============================================
> > >
> >
> >
> > RantauNet http://www.rantaunet.com
> > Isikan data keanggotaan anda di
> > http://www.rantaunet.com/daftar.php
> > -----------------------------------------------
> > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan
> > ke:
> > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> > ===============================================
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software
> http://sitebuilder.yahoo.com
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
> http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software

