Kini sdg intend diskusi parawisata Minang di biliak potensi Minang, kalau lai ado nan ka ikuik bisiakkan ka [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
----- Original Message ----- From: "darul" <[EMAIL PROTECTED]> Kalau menurut logika saya, orang yang memajang untuk dilihat umum, lalu dilihat oleh orang, berarti bukan pelecehan. ==== ===Logika Om Prapat ternyata lurus. Betul, jika by accident Mamanda memandangi perempuan berbusana agak terbuka, apa lagi dengan sedikit malu-malu alias mencuri-curi dari tatapan istri, biasanya perempuan tidak akan menganggap hal tersebut sebagai pelecehan. Dia akan mengerti bahwa dia cukup sedap untuk di pandang, malah ada kemungkinan diam-diam dia akan senang bahwa dandan habisnya ternyata tidak sia-sia. Tapi lain masalah bila Mamanda suit-suit, terang-terang memelototinya sampai keluar air liur di tambah lagi suit2 dan seruan-seruan kurang ajar lainya, barulah termasuk kedalam kategori pelecehan. Jadi konotasi pelecehan cukup ketat juga kok, jadi jangan takut2 amat untuk mencuri pandang terhadap keindahan perempuan bila bersua di jalan atau di mall.Lah sudah kodrat manusia kok melihat untuk menyukai yang indah2. Menolaknya berarti menolak hukum keindahan. Pastikan saja kalau etek cukup PD, cukup dicintai sehingga dia cukup nyaman dengan dirinya sendiri sehingga tidak mudah terbakar api cemburu saat memergoki suaminya mengagumi keindahan perempuan lain. Salam, --Gm Kalau dia tidak memajang (berpakaian muslimah) tentu tidak akan kelihatan tuh. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===========================================

