rarachm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

om zul,

Menurut saya, kesahihan dan kebenaran itu adalah suatu yang netral.
Tidak ada unsur membela paham atau pendirian. Entahlah, kalau Om zul 
punya versi yang lain soal kebenaran.

Kebenaran adalah apa yang kita yakini benar , dan kebenaran itu hanya satu Rach , dan itu prinsip harus kita pertahankan , tak mungkinlah kebenaran itu lebih dari satu , berarti tak ada yang salah dong ? Tapi yang penting dalam mempertahankan kebenaran kita jangan sampai merugikan orang lain , demikian pula orang lain tak boleh pula merusak kebenaran yang sudah kita yakini .

In short, bila kebenaran dikawinkan dengan pembelaan; maka artinya
kita boleh dong nimpuk mangga tetangga dengan alasan pembelaan atas
air liur kita yang selalu jadi asam kalo ngeliat itu mangga?

Yang bilang boleh itu siapa ? itu namanya pelecehan  dan penjarahan , dilarang dalam agama manapun didunia ini .

Namanya juga hipotesa om zul. Hipotesa emang untuk dibantah atau
dibuktikan kebenarannya. Saya baru dapat beberapa sampel, masih jauh
dari cukup untuk kesimpulan yang sahih. :)

Nggak apa apa , kan dengan sample yang sedikit itu bisa dibuat simpulan sementara , dari pada nunggu nunggu dulu malah nanti nggak jadi jadi .

Tapi, rasa-rasanya kok om zul nggak sedang ngebantah hipotesa saya
yaa...?

Memang nggak ? kan dari subjeknya saja udeh ketahuan , om cuma nambahin informasi  , dan sepertinya setuju dengan hipotesa Rarach .


Salam Takzim

~rarach

> Wassalam : om zul




Zul Amry Piliang di kuta bali


Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search

Kirim email ke