Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Menyambung cerita mak Darul ttg Canduang, disana ada diceritakan ttg bukik bulek tempat menara transmisi telekomunikasi trans sumatera, saya ingin menambahkan sedikit cerita dari rang gaek kita jaman saisuak. para tetua minang di daerah sekeliling gunung merapi, jaman dulu pernah membuat semacam kesepakatan bersama, bahwa bermula dari bukik bulek tsb , ditaris garis batas yg sejajar sekeliling pinggang gunung merapi, yg ditandai dg jalan setapak , atau jalan inspeksi . Berputar sejak dari bukik bulek terus ke barat arah bagian atas lasi ( IV angkek ) , bagian atas kamang , terus sampai bagian atas padang luar , sarik , sejajar dg jalan Baso - batusangkar , sampai terhubung kembali dg jalan inspeksi di bukik bulek. kalau di lihat peta , akan terlihat bahwa jalan melingkar sekeliling gunung merapi, tak ada yg sampai mendaki tinggi ke punggung gunung. jalur sekeliling nya ( ditarik dari bukik bulek , utara baso ) - canduang - lasi ( IV angkek ) , kamang, padang luar,sarik, kotobaru,pandaisikek,pariangan , simabur,salimpaung,tigatanjung sampai ke baso lagi. jalur inspeksi tsb, bisa di asumsikan sejajar dg jalur jalan sekeliling gunung merapi tsb. melingkar selilit pinggang gunung merapi. Jalan Inspeksi tersebut jadi tanda , bahwa di atas garis tsb ,lahan tak boleh dirambah oleh manusia, tak boleh dijadikan sawah atau ladang , istilah sekarang nya dijadikan lahan konservasi / hutan lindung . Dan hal tsb masih ditaati sampai sekarang , sehingga kita tak temui ada perkampungan atau ladang di atas garis jalur inspeksi tsb. Dipikir pikir , sudah sedemikian maju dan bijaksana nya pola pikir , orang orang minang jaman dahulu tsb , sampai pemikiran ttg pelestarian alam sekeliling gunung merapi , sehingga alam dan hutan nya masih lestari sampai saat ini . demikian sekedar tambahan dari ambo, mungkin mamak, dunsanak nan lain bisa manambahkan carito lamo lain nyo, ttg bagaimana orang minang jaman dahulu menjaga kelestarian alam nya. wassalam HM dari canduang ,taserah ka banduang, basawah di pulau gaduang - - -- - - - -- - - - - - - wrote : darul makmur ( issdumai@ ) Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh Mari kita berkunjung sejenak ke Nagari Canduang (Koto Laweh), Lanjutan (3) � Kemarin telah sampai ke kuno Masjid nan megah dan juga telah menelusuri persawahan bertingkat dipergunungan serta menikmati bebatuan dan air jernih di Jabua, juga telah tahu bagaimana kayu manis dikebunkan serta bagaimana hasil produksi menjadi andalan bagi petani setempat. � Kini perjalanan membelah Canduang dilanjutkan dengan sasaran Bukik Bulek, bukit yang berlokasi tertinggi dipinggang Utara Gunung Merapi. Sehingga Bukit ini dipilih oleh PT telkom untuk menempatkan salah satu dari Jaringan Microwave Sumatra-Jawa-Balinya. � --cut-- __________________________________ Do you Yahoo!? The New Yahoo! Shopping - with improved product search http://shopping.yahoo.com ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ---------------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ========================================

