Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


--- lika_lk2002 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
> Assalamualaikum.Wr.Wb.
> 
> => Wa'alaikum salam Wr. Wb.
> 
> Rasulullah SAW bersabda di dalam H.R Bukhari Muslim
> :
> " Satu bulan itu ada yang 29 hari.Maka janganlah
> kamu
> puasa,sampai kamu melihatnya ( Bulan Hilal ).Apabila
> kamu tidak melihat bulan Hilal,maka sempurnakanlah
> sampai satu bulan itu menjadi 30 hari.
> 
> => hmmmm, berarti melihat bulan (hilal) tetap
> menjadi prioritas utama..,


Di Tinjau dari sudut Hadist,memang iyah.Tokh..bukankah
penentuan bulan Qamaiyah dalam Islam juga di lihat
dari sana,sebagaimana ketentuan bulan Syamsiah juga
dilihat dari bumi mengelilingi matahari juga kan..?(
atau ada ngak matahari yang berputar mengelilingi
bumi..? heheheh,kalau ada,saya ikut matahari aja
deh..pingin banget ke matahari sono )
 
>    
> Dari Ibnu Abbas R.A. Datang seorang sahabat kepada
> Rasulullah SAW.ia berkata " Wahai Rasulullah
> SAW,Sungguh aku melihat bulan Hilal.Rasulullah pun
> bertanya," Apakah kamu bersaksi bahwa tiada Tuhan
> selain Allah ? " , Lelaki itu menjawab. :" Ia ".
> Rasul bertanya lagi," Dan kamu bersaksi bahwa
> Muhammad
> itu utusan Allah ? ".Lelaki itu menjawab lagi " Ia
> ".Rasulullah SAW pun langsung bersabda : " wahai
> Bilal
> serulah pada manusia sekalian,untuk berpuasa esok
> hari."
> 
> => berarti "jika ada seorang muslim yang telah
> melihat bulan (hilal) dan mau 
>      diambil kesaksiannya maka wajib bagi muslim
> lainnya untuk berpuasa" 
> 
>      Dan ini tentunya berlaku untuk penentuan awal
> dan akhir ramadhan.    
>      Begitukah Uni Ima???

Hmmm,.iyah,..benar.
dengan syarat-syarat seperti diatas.Tapi sekarang
sudah ada badan yang meneropong bulan tersebut kan,..(
heheheh ),jadi gampang sudah alat canggih zaman
moderen ini.Kalau zaman Rasulullah,tentu belum
ada,makanya yah,.siapa muslim ( bukan muslim saja
),kalau tidak salah uni dulu pernah kejadian ummat non
Muslim yang melihat bulan sabit tersebut.Diterima oleh
Rasulullah SAW koq.Ini berarti,kalau saja suatu Ilmu
menyangkut ilmu semacam itu,kita bisa terima dari Non
Muslim.


> 
> =>  Ngga susah ternyata..., tapi kenyataannya
> (hampir) selalu saja ada perbedaan waktu penentuan
> awal & akhir Ramdhan. Umat jadi bingung...
> Karena sebagian kita telah  dikotak2an dengan
> "kelompok2", shg suli..t sekali menerima yg bukan
> dari klpnya. (padahal kan cuma klp ya..)

Hmmm,..perbedaan ini sebenarnya tergantung dari letak
masing-masing daerah,atau negara,dikarenakan bumi ini
bundar,makanya perbedaan waktu itu biasa saja terjadi.

Misalkan saja di negara Amerika sekarang hari sudah
malam,sementara di Mesir masih siang hari.Tentu bulan
kelihatan juga lain dari sudut harinya.Ini karena
letak bumi itu tidak datar.Ada kutub utara,kutub
selatan,Timur,Barat.Wajar aja ada perbedaan.Tapi kalau
satu tempat berbeda,.iyah..itu agak ganjil
kelihatannya.Wallhua'lam,bisa jadi satu kelompok
percaya pada penglihatan orang Timur,kelompok
lain,percaya pada mata orang Barat sono.Yah..namanya
juga kepala sama hitam,tentu pendapat berbeda-beda.


> Namun Hadist lemah,bisa tetap diamalkan,bila ia
> mencakup perihal memperbanyak ibadah,asalkan tidak
> mencakup masalah aqidah,dan lemahnyapun tidak
> terlalu
> keras,dengan arti kata Hadistnya ganjil,menyalahi
> dari
> Hadist shahih,atau ayat Al Qur'an,atau tidak masuk
> akal kata-katanya,cacatnya banyak dan lain
> sebagainya.
> 
> 
> => Uni Ima minta jelasin lagi  dong kalimat "dengan
> arti kata Hadistnya ganjil,menyalahi dari Hadist
> shahih,atau ayat Al Qur'an,atau tidak masuk
> akal kata-katanya,cacatnya banyak dan lain
> sebagainya" 

Ganjil maksudnya adalah lain dari yang lain.Cuman ia
seorang saja yang meriwayatkan Hadist tersebut,dan
kata-katanya tersebut,lain dari perkataan
perawi-perawi lain yang lebih dapat dipercaya.Misalkan
saja Si A ( yang ganjil ini ),bilang,Bu Presiden
Megawati bilang " Bulan November nantik,BBM akan turun
harganya ".

Sementara si C,D,E..dan seterusnya itu,yang si CDE
tapi adalah orang -orang yang terkenal,lebih Tsiqah
(dapat dipercaya ),mengatakan,justru Buk Megawati
bilang kebalikannya,Bulan November yad BBM akan naik
lagi.

Nah,.perkataan si A tadi disebut sebagai Hadist
ganjil.Yaitu menyalahi perkataan orang--orang yang
dapat dipercayai.

Kalau Hadist ada cacatnya ( Ilal ),banyak
macamnya.Contoh." Si A mengatakan buah Kurma itu
rasanya manis,gizinya sangat tinggi,saya dengar
langsung dari rasulullah SAW mengatakan hal tersebut
".
Ini si A yang katakan.

Okay,.benar memang,Rasulullah ada katakan hal
tersebut,dan juga khasiat kurma itu memang benar
adanya begitu.

Tetapi dimana letak cacat Hadist tersebut..?

Teliti punya teliti dari sejarah tentunya,ternyata si
A tadi tidak pernah ketemu dengan Rasulullah
sedikitpun,dan beliau tidak pernah mendengar
Rasulullah SAW mengatakannya,tetapi ia bilang ia
mendengarnya langsung dari Rasulullah.Ini sudah
termasuk Hadistnya Cacat,alias lemah,ditinjau dari
sisi Isnad ( perawinya ).Kalau matannya ( lafaznya )
yah jelas benar.

Untuk pengamalan Hadist-hadist semacam ini,harus di
lihat lagi sisi kekuatan Hadist tersebut apabila dari
jalan yang lain.Misalkan saja Si B,atau si C,juga
mendengar hadist tersebut,tetapi si B dan si C adalah
orang-orang yang dapat dipercaya ( semua perawinya
dari A-Z ),ingatannya juga kuat.maka segi
matan,ataupun sanad ( lafaz dan perawi ) hadist yang
dari si B dan si C tadi,dapat dijadikan hukum.

Namun tetap yang berasal dari si A tadi,derajat Isnad
hadistnya tetap mempunyai cacat,atau kelemahan.

Sama saja dengan begini.

Pak harto orangnya baik.dan berita darinya dapat kita
terima.Sementara Gusdur orangnya jahat,tentu berita
darinya tak dapat kita terima.Ini sudah merupakan
cacat pribadi yang ada pada dirinya.Meski berita dari
keduanya sama-sama mengatakan bahwa : " Si
Bush,.adalah Terorist tersembunyi yang paling unggul
di dunia ini. "

Itu contoh saja.
 
> 
> =>  Lili pernah dengar suatu hadist yang kira2
> intinya begini (tolong 
>      dibenarin klo salah ya..) 
> :"mengada2kan/menambah seseuatu yang tidak 
>      aku (rasul) contohnya adalah bid'ah, dan bid'ah
> itu adalah sesat, dan sesat 
>       masuk neraka", 
>       Lili jg ngga tau kedudukan hadist ini gimaan,
> klo seandainya shahih , bagaimana hubungannnya dgn
> pernyataan Uni Ima di atas???


Iyah benar,ini Hadistnya benar.
Hubungannya yang mana dek Ely.Oh yah,.tolong jemaah
surau,atau RN,mempostingkan apa sebenarnya defenisi
bid'ah tersebut.Dulu sudah ada yang postingkan,kalau
uni tulis lagi.Mubazir kan..?

Wassalam.Uni Rahima.

> 
> Wassalam.( Rahima.cairo malam Nisf As Sya'ban 1424 H
> )
> Sebemnya makasih Uni Ima atas penjelasan puasa di
> bulan Sya,ban..
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> The New Yahoo! Shopping - with improved product
search


__________________________________
Do you Yahoo!?
The New Yahoo! Shopping - with improved product search
http://shopping.yahoo.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke