Tandanya di dunia ini masih ada keadilan, Maam Evi...
Masih ada dua kutub berlawanan
baik - buruk
cakep - jelek
seneng - bete
trendy - norak
pinter - bodo
genius - idiot
laki - perempuan
kaya - miskin
tenang - emosi
susah - gampang
jujur - korup (asik sih)
jujur - boong
konsisten - inkonsisten
bener - bener2 ngaco
cerdas - telmi
sadar - koma
 
tapi karena adanya variabel yang mempengaruhi dan ini nggak bisa dianggep heksogenus, maka yang terjadi adalah :
belaga baik - sok2 buruk alias ngerendah2in diri
sok cakep - belagak jelek
maksa seneng - bete abis
maksa trendy - norak banget
belagak pinter - emang aslinya bodo
sok genius - ampir idiot
laki - perempuan  (yg ini nggak mau ngisi ah)
sok kaya - sok dimiskin2in, ngakunya nggak punya duit
belaga tenang - padahal emosinya udah bisa buat manggang sate di ubun2nya
.
.
.
sok cerdas - padahal telmi beneran
maksa sadar - padahal lagi koma
 
menurut saya sih yang innocent itu adalah wajahnya Enrique Iglesias dan Robbie Williams lagi on the stage.
no wonder !
 
Tapi, Maam Evi sudah pernah tau tentang Limit to Growth alias batas2 pertumbuhan ?
apa jadinya kalau penduduk terlalu padat di bumi ini ?
pengurangan penduduk kan ?
how to ? alami (bencana) ato KB.
 
nah, sumbu Y nya ganti aja dengan energi....grafiknya bakal sama aja dengan pepatah : "seneng2 sekarang, frustrasi kemudian..."
 
nah, untuk konteks ini, pepatah yang paling ciamik adalah : "diam adalah emas"
cuma masalahnya, emang diem aja enak ?
 
 
"C"
----- Original Message -----
From: -- (*o*) --  Tapi ada yang menarik, apakah C memperhatikan? Energinya berlimpah! Gila bo, gak ada matinya!! Bila kita masukan dia kedalam barisan orang-orang telmi, dia konsisten dengan ketelmiannya. Gaya mati rasanya, gaya main seruduknya, aduh, sangat innocent!

Kirim email ke