Assalamualaikum
WW
Batang hari masih di
Jambi ......... eh itu kan sungainya. Kalau kapal Batang Hari sudah dilalap sama
Rusmin Nuryadin dulu, juga kapal yang membawa saya ke Jawa ini,
Bogowonto.
Karena Rusmin
Nuryadin doyan ngelalap kapal, lucunya yang dilalap kalau sudah 25 tahun ......
sampai kini masih terasa. Muatan dalam negeri saja pelayaran nasional cuma
kebagian 45 %. Muatan LN punya Ina, jangan tanya, sharing national fleet kurang
dari 2.5%.
Katanya dilalap
untuk bantu KS (krakatau Steel), yang sampai kini masih tetap saja megap-megap
.........
itulah bangsaku,
karena ingat lamang tapai luapa galeh ...... alias efek jangka panjang secara
ekonomi.
Wassalamualaikum WW
Darul St.Parapatiah
Takabbalallahu minna waminkum
Minal aidzin walfaidzin
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Adrisman Yunus
Sent: Sunday, December 07, 2003 4:03 AMKarena om Ad sebenarnya punya return ticketnya, yang jadi masalah sekarang kapal Batanghari yang om Ad tumpangi di th '69 ditunggu tunggu nggak pernah lewat lagi, nggak tahu mogok dimana, entahlah....mak Darul tahu nggak ya....?

