Terima kasih Ben atas tambahan penjelasannya. Saya mungkin perlu istirahat dulu nih. Mau cari tambahan lain, terkait episode misteri ini.
wassalam erwin z On Monday 02 April 2007 13:21, benni inayatullah wrote: > Erwin, sedikit dari cerita yang saya peroleh dari ayah saya yang masih > mengalami pendidikan surau dapat saya ceritakan begini. ketika dalam > kehidupan bermasyarakat Minang ketika itu terutama setelah ABS SBK menjadi > landasan berpikir dan bertindak atau the way of life masyarakat minangkabau > maka peran surau ini sangat sentral menggantikan gelanggang yang dulunya > tempat menyabung ayam dan berjudi. Ketika seorang anak laki2 beranjak > dewasa maka aib bagi mereka untuk tinggal serumah dengan Ibu mereka. > Mungkin hal ini juga didorong oleh kenyataan bahwa dirumah gadang tidak > tersedia kamar bagi anak laki2 dewasa sehingga rasa malu apabila bercampur > dengan saudara perempuan atau ipar laki laki. --- - > Salam > Ben > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan Gempa di Sumbar. Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
