Visi Kota Suatu kota tentu harus mempunyai satu rencana ke depan, arah dan visi yang jelas, yang bisa memberi gambaran kemana seluruh kehidupan masyarakat kota akan dibawa. Tentunya visi tersebut harus gambaran kondisi yang diinginkan oleh seluruh masyarakat, bukan arah dan kondisi yang hanya dipahami dan diciptakan oleh pemerintah. Visi Kota harus menjadi milik bersama antara pemerintah dan masyarakat. Lebih jauh tentang Visi Kota bisa dibaca di [TOR Visi Kota].
Kota-kota CDS di Indonesia melewati beberapa tahap untuk menghasilkan rumusan Visi Kota yang menjadi kesepakatan bersama. Salah satu tahap penting yang dilalui adalah Uji Publik Visi Kota yang dilaksanakan di tingkat Kelurahan/Kecamatan. Telusuri bagian di bawah ini untuk mengetahui Visi Kota yang telah dihasilkan oleh 9 kota CDS. Bandar Lampung Bogor Palu Bau Bau Bontang Pangkal Pinang Blitar Palembang Solo Bandar Lampung "Bandar Lampung Kota Berbudaya, Nyaman dan Berkelanjutan" Berbudaya: suatu kondisi dan sikap yang menjunjung tinggi nilai agama, moral/etika, hukum, dan budaya yang didukung oleh imtaq dan iptek. Nyaman: suatu kondisi dimana masyarakat merasa aman, tertib dan sejahtera. Berkelanjutan: suatu kondisi yang menjamin kontinuitas pengelolaan sumber daya manusia dan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Bau Bau "Terwujudnya Kota Bau Bau sebagai Pusat Perdagangan dan Pelayanan Jasa yang Nyaman, Maju, Sejahtera dan Berbudaya pada Tahun 2023" Blitar Pada tahun 2010 Kota Blitar menjadi Kota Industri, Perdagangan Barang dan Jasa Unggulan didukung Nilai-nilai Semangat PETA yang Tertib, Rapi serta Layanan Prima Pemerintahan Berdasarkan Prinsip-prinsip Tata Pemerintahan yang Baik dengan Dilandasi Ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa Bogor "Kota dalam Taman Menuju Kota Internasional" Bontang "Terwujudnya Kota Bontang Menjadi Kota Industri yang Handal Berskala Regional Tahun 2010" Palembang "Palembang Kota Istimewa, Mandiri, Demokratis dan Sejahtera 2010" Istimewa: memiliki nilai lebih dari kota/kabupaten lainnya di Indonesia. Mandiri: Kota Palembang dan masyarakatnya dapat mengurus dirinya sendiri secara politik, ekonomi, dan sosial budaya secara mandiri. Demokratis: warga kota dapat berekspresi menggunakan haknya, saling menghargai dan punya tanggung jawab terhadap kota. Sejahtera: warga dapat merasakan pelayanan yang layak sesuai dengan latar belakang dan profesinya. Palu "Palu Kota Transit, adalah Kota yang Berbasis pada Layanan Jasa Pendidikan, Budaya serta Keunikan Lingkungan yang Dilandasi oleh Masyarakat Religius" Pangkal Pinang "Terwujudnya Kota Pangkal Pinang sebagai kota industri, jasa dan perdagangan berwawasan lingkungan didukung pemerintahan yang bersih dan berwibawa menuju masyarakat madani" Solo "Sala Kota Budaya", yaitu Kota yang Masyarakatnya Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Luhur, Mandiri, Berkepribadian, Demokratis, Rasional, Berkeadilan Sosial, Menjamin Hak Asasi Manusia, Menegakkan Supremasi Hukum, Kualitas Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat dalam Tatanan Masyarakat yang Ber-Ketuhanan Yang Maha Esa Informasi yang lengkap bisa mengunjungi http://www.cdsindonesia.org --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Kami mengundang sanak untuk hadir dalam acara: "Wartawan mengajak Berdoa Bersama untuk Keselamatan Negeri" pada tanggal 8 April 2007 jam 08:00 di Masjid Istiglal. Acara ini terpicu oleh musibah terbakarnya Ustano Pagaruyuang dan Gempa di Sumbar. Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
