> > Assalamu'alaikum wr.wb.
Untuak maaja disiplin bagi kebanyakan warga Indonesia adalah dengan cara "learning by doing" Supayo tertib dan disiplin di jalan jadi budaya, syarat yang harus dipenuhi warga waktu mambuek SIM harus ditingkekan dan praktek percaloan mambuek SIM tembak harus dihilangkan. Iko tugas jajajran Kepolisian yang berwenang mereformasi Institusinya. Kemudian dilengkapi dengan Undang-undang yang menyediakan kepastian hukum dan sangsi yang keras dan jelas bagi pelanggarnya, hilangkan peluang kata-kata yang bermakna bias. Ada baiknya waktu membuat SIM, semua peserta yang ikut ujian SIM diharuskan menonton film dan melihat photo-photo asli korban kecelakaan kereta api dan jalan raya..mungkin yang kepalanya pecah, yang badannya terpisah, kendaraannya hancur, dll karena tidak disiplinnya yang mengemudi kendaraan atau pengguna jalan raya. Sadis dan ekstrim memang, tapi cukup untuk memprogram memory otak peserta ujian membuat SIM supaya lebih hati-hati di jalan raya dan perlintasan kereta api.. Kalau kami yang bekerja di perusahaan industri swasta asing, perusahaan membuat peraturan sendiri bagi karyawan yang menggunakan kendaraan pribadi pergi kerja ke kantor. Dimana tiap pengendara harus melengkapi diri dengan SIM, perlengkapan safety berkendara, presentasi rutin tiap 3 bulan dari Direktorat Lalu Lintas Polres, dan harus lulus ujian disiplin mengemudi kendaraan yang diadakan khusus oleh perusahaan bagi karyawan (aturan lalu lintas dan cara berkendara yang benar). wassalam Reza --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan email yang terdaftar di mailing list ini. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
