permisi, Ikut nimbrung..agar kita tidak hanya jadi "Objek" sebaiknya ikut ke 
Sistem.., suara anda ikut merubah DKI, jangan dibuang percuma.

salam,
tb 
  ----- Original Message ----- 
  From: Ronal Chandra 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, May 31, 2007 9:00 AM
  Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Pilkada DKI sangat unik


  Ben lama lama loe lebih demokrat dari partai demokrat ha ha ha. Lama lama loe 
bisa kayak Golkar dan PDIP yang saking takutnya sama PKS sampai harus bilang 
"Ada sekelompok orang yang akan menghilangkan Pancasila" atau gara gara pilkada 
ikutan bilang "perang antara sekuler dan islam" ha ha ha.

  Lama lama loe tendensius ben, he he btw emang siapa sih jagoan loe ben ?

  Santai aja ben nikmati aja permainannya gak perlu terlalu jengah sama golput 
he he he bagi sebagian orang golput sisi lain dari kehidupan berpolitik dan 
juga buat mereka itu adalah ladang suara untuk bisa digalang dengan pendekatan 
yang smart dan cerdas.

  Regards
  Ronal









  benni inayatullah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Duh Bok..bagi seorang khadafi, parpol apalagi demokrasi memang gak 
seksi...jauh sekali larinya ke sosialis..sama aja membandingkan FPI dengan 
Atheis..

    tapi benar kata UBGB, bagi saya isu etnis ini sudah selesai..tapi memang 
kata kata saya sebelumnya ditujukan kepada orang/sekelompok orang yang lebih 
senang berkelumun dengan kain sarung ketimbang turun kelapangan dan memakai 
seragam lalu ikut mengejar bola yang sedang menggelinding.

    tapi itu sebenarnya masih lebih baik daripada orang yang jangankan memakai 
seragam dan ikut bermain malah "ngasorake" orang lain untuk memboikot 
permainan. dan itu namanya Minang frustrasi...



    jabok <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      masalah seksi gak seksi kan tergantung siapa yg memakai... tul gak??

      dalam buku "green book" khadafi, isu parpol tuh dah usang... 

      sebesar apapun persentase bukannya menandakan eksistensi seseoarang...

      dalam opini khadafi mengatakan, sesama pedagang mempunyai minat yang 
sama, sesama dosen dll... artinya penggalangan suara tidak seharusnya dilakukan 
berdasarkan persentase tetapi berdasarkan kesamaan, disana ada dan bisa 
ditempatkan wakil dari orang2 miskin...

      nah bukankah kita tidak merasa jengah sistem demokrasi kita yang 
terhormat adalah masih buatan para tuan tanah yg dulu berkuasa di eropa dulu. 
dan perdata-pidana kita gak jauh beda ama hukum gereja yg diwajibkan kepada 
tiap2 raja demi kepentingan vatikan... jd kaum dominan masih dan selalu 
bertindak sekehendak hati... walaupun mengatasnamakan agam...

      makanya muslim telah termakan isu poligami dengan mudahnya... dengan 
alasan melanggar... pdahal hukum nikah legal dinegara ini tak lebih dari hukum 
gereja...

      belanda adalah salah satu kerajaan2 dibawah pengaruh vatikan, inggris 
yang memerdekakan gereja dengan bishop independen mempunyai kewenangan 
tersendiri... jadi hukum kita?? ya gereja...

      jadi parpol... gak seksi!!

      salam,
      jabok



      Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
        Bagi anda mungkin masalah etnis ini sudah kelar.  Termasuk sebagian 
alumni Lemhanas.
        Tapi bagi yang lain??  Belum boss.

        Ketika kita menanyakan suku bangsa seseorang belumlah seperti orang 
amerika menanyakan keturunan asal kawannya.  Kita masih mirip orang-orang di 
uni eropa sana, ketika menanyakan asal seseorang.  Intinya, saluang saja yang 
menyampaikan.




         
        ----- Original Message ----
        From: benni inayatullah <[EMAIL PROTECTED]>
        To: [email protected]
        Sent: Wednesday, May 30, 2007 4:26:39 PM
        Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Pilkada DKI sangat unik

        Jangan terlalu bermain dengan isu dulu lah...isue etnis dalam 
menggalang massa sudah tidak populer lagi saat ini. dipilihnya militer aktif 
buat pendamping Foke bukan karena pertimbangan etnis melainkan bisikan dari 
gedung jaman kolonial di jalan Veteran itu...

        Berkumpulnya parpol mendukung bowo jangan buru buru disimpulkan bahwa 
parpol ingin menghadang PKS. sejak 2-3 tahun yang lalu Foke sesungguhnya sudah 
mulai kampanye ke partai partai untuk mendukung beliau pilkada 2007 ini. jadi 
tak usah heran kelihatannya begitu gampang Foke meraih tiket ke pilkada.

        mengenai fenomena kemenangan PKS di beberapa pilkada memang menunjukkan 
fakta bahwa massa PKS paling solid. kalau calon yang maju banyak dipastikan PKS 
menang tapi kalau calon hanya dua pasang maka PKS susah untuk muncul sebagai 
pemenang..lihat saja contoh bekasi dan daerah lain yang di menangi PKS.

        komunitas minang golput ? saya malah khawatir lebih dari 50 % pemilih 
di DKI ini Golput...jadi susah juga memilih diantara mayoritas golput mana yang 
minang mana yang bukan...sebenarnya saya malas sekali membincangkan isue etnis 
ini..sedangkan amerika yang rasialis saja sudah memunculkan Obama yang berkulit 
hitam,..masak kita masih menghadap hadapkan antara minang dengan jawa, bugis 
dan lain-lainnya..gak seksi buat saya..apalagi kita ini mayoritas..








------------------------------------------------------------------------
        Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of 
spyware protection. 

------------------------------------------------------------------------
        Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user 
panel and lay it on us.

------------------------------------------------------------------------
        Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone 
who knows.
        Yahoo! Answers - Check it out. 

------------------------------------------------------------------------
        You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck
        in the all-new Yahoo! Mail Beta.
        



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan 
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke