Ambo bukan ahli adat tapi dicubo juolah manjawek tanyo Ridha ko. Uang japuk 
dan uang anta iko adolah istiadat atau budaya atau kebiasaan nan tajadi khusus 
di nagari Piaman (mgk juo ado daerah lainnyo ?). Kalau uang japuik dari pihak 
padusi mako uang anta adolah dari pihak laki2 dan biasonyo indak buliah kurang 
dari jumlah uang japuik tadi.
 
 uang japuik iko sabananyo indak mampangaruhi kelangsungan pernikahan. uang 
japuik iko adolah kebiasaan sajo di nagari dan sesungguhnyo memang terkait dg 
harga diri atau gengsi semata. "siapo nak manjalo harus berani tajun" dalam 
kata lain dengan uang japuik itu sebagai wujud penghargaan salah satu pihak 
kepada pihak lainya. Dan upaya saling menghargai serta menjalin kekeluargaan 
itulah makanya juga ada uang anta yang tidak bleh kurang dr uang japuik sebagai 
wujud tanggung jawab dan harga diri pihak laki laki. Tentunya semampu masing2 
keluarga itu. Segi positifnya uang japuik dan uang anta ini bisa dijadikan 
modal bagi kedua mempelai untuk berumah tangga nanti.
  Meskipun idealnya begitu beberapa waktu ini kita sering melihat bahwa 
kebiasaan ini telah berkembang ke arah yang tidak baik. Dimana uang japuik dan 
anta ini seakan akan hal yang wajib dalam adat, padahal kita tahu segmen ini 
adalah adat istiadat yang tergantung kesepakatan. Kalau sepakat silahkan kalau 
tidak juga tidak apa apa dan pernikahan tidak seharusnya batal.
  Sayangnya hal hal jelek penyimpangan adat inilah yang lebih sering diekspos 
....
   
  

Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 



Saya setuju bahwa tidak setiap perbuatan individu dapat digeneralisir.

Pertanyaannya, bagaimanakah kedudukan uang japuik/anta itu dalam adat?
Jika tidak diberikan, apakah membatalkan pernikahan? Apakah memang
uang itu ditujukan untuk modal berumah tangga?

-- 
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)





       
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke