Waalaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuhu,
  
  Pak Sutan Lembang Alam nan ambo hurmati,
  
  Tarimo kasih atas respon Pak Sutan. Mohon maoh kerna talambek dapek  manjawek 
email iko. Hampir seminggu ambo di luar daerah mancari razaki,  salapeh 
Jumahaik tadi, bukak komputer sekejap untuk menjawab e-mail dan  sedikit urusan 
perbankan ( di Malaysia urusan banking boleh dibuat dari  rumah tanpa ke bank), 
dan besok pagi (Sabtu) akan ke Penang pula sampai  awal pagi Ahad, pagi Ahad 
baliak memberikan kuliah pula di OUM Ipoh. 
  
  Kerna alah biaso mancari razaki sendiri, walau pun alah pansiun, tapi  masih 
bekerja mengikut kemampuan dan kesihatan diri tanpa mengharapkan  kepada 
anak-anak.
  
  Apo nan dibicarakan oleh Pak Sutan amat tepat sekali, kita (rakyat dan  
pemerintah) harus berganding bahu dalam usaha untuk memakmurkan negara.  Jika 
tidak kita akan terus ketinggalan. Kemakmuran negara adalah hasil kerjasama 
erat antara pemerintah dan rakyat. 
  
  Ambo ingin berkongsi maklumat dengan para millis semua, dari segi  asuransi 
misalnya (ambo ambil life premium saja) bagi tahun 2004 untuk  perbandingan:-
  
  Singapura: Rakyat = 4 juta , jumlah asuransi USD6,459 millions
  Malaysia: Rakyat = 24 juta, jumlah asuransi USD4,208 millions
  Indonesia: Rakyat = 242 juta, jumlah asuransi USD1,626 millions
  
  source: 
  http://www.internationalinsurance.org
  
  Dari angka-angka di atas, kita nampak ketidakseimbangan yang nyata  tentang 
kesadaran melindungi diri dan keluarga di antara ketiga-tiga  negara tasabuik.
  
  Mohon maoh kerna kesuntukan masa.
  
  Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu,
  
  Idris Talu (56)
  

Muhammad Dafiq Saib <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Wa'alaikumsalaam 
warahmatullaahi wabarakaatuhu
   
  Sangatlah  sepaham saya dengan dunsanak Idris Talu dengan apa-apa yang beliau 
 tulis ini. Memang rasa-rasanya, saling menjaga marwah anak kemenakan  ini 
seharusnya jadi keperdulian bersama segenap 'kita'. Kita seyogianya  semalu 
seperasaan, ketika melihat ada urang awak atau anak-anak awak  sampai 
menadahkan tangan meminta-minta. Dan pemerintah pula, baik  pemerintah pusat 
maupun daerah harusnya menggalakkan usaha memberi  kesadaran kepada masyarakat 
agar meminta-minta ini tidak dijadikan  'mata pencaharian'. Kelemahan 
pemerintah melalui departemen sosial yang  tidak memberi perhatian memadai 
menyebabkan 'penyakit meminta-minta'  ini menjadi semakin kronis. Sekarang 
peminta-minta tidak hanya orang  yang anggota tubuhnya cacad, justru lebih  
banyak mereka-mereka yang masih utuh anggota tubuhnya, tidak  malu-malu untuk 
meminta-minta. Bahkan konon, ada pula juragan atau  koordinatornya, yang 
berbagi hasil dengan peminta-minta tersebut,  sekali lagi ini mungkin karena
 kurangnya perhatian pemerintah untuk  menanggulangi peminta-minta ini.
   
  Di  Jakarta saja, disamping peminta-minta, banyak yang menggendong  bayi 
(pengemis), ada lagi juga pengamen di lampu-lampu merah, anak  jalanan, 
anak-anak atau orang tua sekalipun dengan modal  kincring-kincring yang pada 
hakekatnya adalah peminta-minta juga. 
   
  Mengenai  hal lain, tentang ketertiban di tempat pelancongan, ini pula yang 
saya  mimpi-mimpikan di dalam cerita saya tentang pariwisata di ranah Minang.  
Suatu keteraturan dan ketertiban, kebersihan yang terkoordinir dan  
terpelihara. Semua ini hanya mungkin kalau pemerintah daerah mau turun  tangan, 
dan gigih dalam memberi penyuluhan dan himbauan. Tentu saja  disertai pula 
dengan pengawasan yang mencukupi. Rasanya tidak akan  sulit kalau sekedar 
membuatkan jamban/kakus yang bersih (mempekerjakan  orang dengan diberi gaji 
untuk menjaga kebersihan tersebut), membuat  peraturan pembebasan biaya parkir 
(bisa juga menetapkan sumbangan biaya  parkir bersamaan dengan pembayaran pajak 
kendaraan, kota Balikpapan  pernah menerapkan demikian), lalu menggaji pengawas 
perparkiran yang  tidak boleh lagi memungut biaya. 
   
  Tinggal  membuat peraturan, menyuluh dan mensosialisasikan, mengajak dan  
mengawasi. Dan itu hanya mungkin efektif kalau yang melakukannya  pemerintah 
daerah. 
   
  Wassalamu'alaikum
   -------------ambo kuduangkan------------------
  
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.   
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~   
 Website: http://www.rantaunet.org   
 ===============================================================   
 UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:   
 - Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.   
 - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.   
 - Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.   
 ===============================================================   
 Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]   
 Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:   
 http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe   
 Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:   
 https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.   
 ========================================================== 
 -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
  
  


 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim 
melalui jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2.
==========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke