Wa'alaikum Salam, Mak Ajo Duta sarato dunsanak kasadonyo,

Sanang bana rasonyo maliek Mak Ajo Duta jo Pak Saaf makan lamak, makan ikan
segar hasil tangkapan dari Samudra Atlantik.Ambo membayang2kan,Mak Ajo Duta
InsyaAllah jo rombongan Minang USA akan makan lamak pulo taka itu di tapi
lauik Pariaman, isuak pas acara pulang basamo,Juli 2008 nanti,amin.

Kembali ke Pasar Tradisional,ambo pribadi dan keluarga sampai kini masih
balanjo ke Pasar Tradisional,Kebayoran Lamo,Mayestik, dan Pasar Alfa untuk
kebutuhan sehari2.Kadang2 urang rumah ambo,sekali2 lai juo protes,ba a kok
ambo masih suko balanjo ke Pasa Tradisional,angek, rami sangaik,kadang2
lanyah kalau hari musim hujan..,labiah rancaklah awak babalanjo ka
Supermarket sajo,ado ACnyo..,sajuak....

Ambo jawab ka urang rumah,pasa tradisional itu isinyo sebagian besar urang
awak, dunsanak2 awak juo,kalau kito belanjo ke mereka2 tu,InsyaAllah saketek
banyaknyo akan menolong mereka, tahidupi keluarganyo..,tasakolahkan
anak2..,takirim pitih saketek banyaknyo ka kampuang untuk orang2 tuo
mereka...,kan belanjo sambil beramal awak tu mah namonyo....

Kalau kito balanjo ke Supermarket2 atau Mall2 megah,kama lari pitihnyo
tu...?Paling2 ka Toke2 kayo juo, ...itu samo sajo jo karajo mambuang aie ka
lauik awak tu mah...Indak ado amal ibadahnyo tu do...

Akhirnyo urang rumah ambo diam...dan tidak membantah lagi...

Begitulah Mak Ajo Duta,ambo membuka wawasan rang rumah...agar mau tetap
berbelanjo di Pasar Tradisional...dengan prinsip ambo hanyo satu...
 "belanjo sambil beramal,manolong dunsanak2 awak...."

Wassalam,
Kurnia Chalik


  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Behalf Of dutamardin umar
  Sent: Tuesday, August 28, 2007 8:19 AM
  To: [email protected]
  Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Gerakan Kembali ke Pasar Tradisional ---Usulan
Slogan untuk SSM 2007


  Alaikumsalam sanak

  Ide nakan Kurnia sangat ideal. Dikota-kota di AS pasar tradisional
  masih dipelihara dengan baik. Namun memang sangat berbeda
  dengan pasar kita di tanahair, terutama soal kebersihan dan
  kenyamanan. Pasar kita identik dengan kotor, becek, tak teratur.
  Apalagi kalau masuk ke wc-nya aduhai.

  Ambo waktu di Jakarta pernah jadi konsultan Puskoppas. Jadi
  hampir semua pasar milik PD Pasar Jaya pernah ambo masuki.
  Yang berperan membuat pasar itu sembrawut bukan hanya
  pedagang dan pembeli, tapi petugas juga ikutan dengan membiarkan
  pedagang liar digang-gang pasar. Kan mereka mabil pungutan disana.
  Belum lagi masalah parkir, pembuangan sampah dan lain-lain.
  Wah bicara pasar tradisional memang kusut.

  Jujur saja, coba tunjuk tangan siapa saja diantara awakko nan
  masih belanja di pasar tradisional? Pasar tradisonal memang sebuah
  dilema. Tapi bisa diselesaikan kalau mau. Kalau peraturan bisa
  ditegakkan, tentu pasar tradisional bisa tetap berjaya. Pedagang
  bisa diatur, pembeli juga bisa diatur. Kebersihan dijaga. Petugas
  tidak mempan disogok. Tentu pasar aakan ramai kembali. Carefour dan
  Giant pasti tutup. Bisakah?

  Bagi saya pasar adalah cerminan negara kita. Semua yang jelek ada disitu.
  Mesjid juga ada (ini baik), tapi sepatu bisa hilang kalau tak dititip.

  Wassalam
  ajoduta/60+

  Firdaus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Terima kasih Sanak Kurnia.
    Ambo mengikuti semua tulisan Kurnia, sudah kami simpan sebagai bahan
masukan utk team Perumus penyiapan materi dan Rekomendasi hasil SSM2007.

    Wassalam
    Firdaus
      ----- Original Message -----
      From: Kurnia Chalik
      To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [email protected]
      Sent: Monday, August 27, 2007 5:15 PM
      Subject: RE:Gerakan Kembali ke Pasar Tradisional ---Usulan Slogan
untuk SSM 2007


      Ass Wr Wb, Kanda Firdaus,Pak Aslim, Adinda Ronal sarato dunsanak
kasadonyo,

      Sadiah rasonyo memperhatikan kondisi Pasar2 tradisional yang banyak
"dibakar" akhir2 ini,padahal kita tahu Pasar2 tradisional itu sebagian besar
merupakan basis dari pedagang2 Minang/Saudagar2 Minang.

      Untuk itu ambo pribadi menghimbau kepada para dunsanak2 kasadonyo di
Rantau net ko atau dimanapun berado, beserta keluarga2 terdekat juo
tentunyo,agar kembalilah berbelanja ke Pasar2 Tradisional, membelanjakan
uang kita,membeli kebutuhan sehari2 kita di pasar2 tradisional. dengan
sebuah gerakan : "GERAKAN KEMBALI KE PASAR TRADISIONAL"

      Bahkan kalau mungkin,mari kita slogankan "GERAKAN KEMBALI KE PASAR
TRADISIONAL"di dalam event SSM2007 itu nanti.Mungkin gerakan inilah yang
dapat kita lakukan saat ini,sebagai rasa simpati kita terhadap saudara2 kita
yang menderita kerugian jutaan sampai milyaran rupiah akibat toko2 mereka di
pasar-pasar tradisional banyak yang terbakar akhir2 ini.Gerakan ini juga
sekaligus untuk mempertahankan eksistensi orang minang sebagai kaum
saudagar.

       Secara spesifik mungkin dapek kito lakukan : Belanjolah di toko2
ataupun di warung2 pedagang minang.

      Secara umumnya, tetaplah kita berbelanjo di Pasar2
tradisional,walaupun saketek labiah rami, walaupun saketek labiah angek
karano indak ado AC,...tetapi tetaplah belanjakan uang kita di Pasar2
tradisional.Sudah saatnya kita melakukan gerakan kembali ke Pasar
Tradisional...,untuk menolong saudara2 kita terutama saudagar2 minang,
dengan niat berbelanja sambil beramal,yakinlah insyaAllah kita akan
mendapatkan amal kebajikan di sisi Allah,karena kita berbelanja sambil
menolong saudara2 kita.

      Karena Pasar Tradisional itulah ciri khas dan budaya kita,itulah
COMPETITIVE ADVANTAGE kita sebagai saudagar Minang.Kalau pasar tradisional
sudah kita lupakan, dan kita beralih berbelanja ke Supermaket2 dan Mall2
megah, maka disaat itulah kita melupakan budaya kita.
      Dan di saat itulah kehancuran kita.

      Ibarat kato pepatah...kalau balam alah lupo jo jarek...mako disaat
itulah inyo akan kanai jarek....

      Sakian sajo yang dapek ambo sampaikan, mohon ma'af kalau ado kato2 nan
salah,semoga Allah akan mengganti semua kerugian saudara2 kita pedagang2
minang yang tokonya terbakar akhir2 ini dengan sebuah ganti yang jauh lebih
baik lagi disisi Allah kelak di kemudian hari,amin yarrabal'alamin.

      Wassalam,
      Kurnia Chalik









  


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount 
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke