-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Arnoldison Sent: Wednesday, September 05, 2007 8:01 AM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Belanda, Kereta Api dan Gergaji Ervan Hardoko
Belanda, Kereta Api dan Gergaji oleh Ervan Hardoko Selain di Jawa, pembangunan rel KA juga dilakukan di Aceh (1874), Sumatera Utara (1886), Sumatera Barat 1891, Sumatera Selatan (1914), bahkan tahun 1922 di Sulawesi juga telah dibangun jalan KA sepanjang 47 Km antara Makasar0Takalar, yang pengoperasiannya dilakukan tanggal 1 Juli 1923, sisanya sempat diselesaikan. Sedangkan di Kalimantan, meskipun belum sempat dibangun, studi jalan KA Pontianak-Sambas (220 km) sudah diselesaikan. Demikian juga di Pulau Bali dan Lombok juga pernah dilakukan studi pembangunan jalan KA. ======================================================================== ======================================================================== ====== Dek sibuk ka sawah ambo jarang mancigok ka Palanta. Sabananyo ado saketek info talambek tantang KA di Sumbar kini nan di lewakkan Riau Pos 3 hari yang lalu. Manuruik Ka Divre II Sumbar Sukirman Denin : - Operasional KA jurusan Padang ke Pariaman akan dihentikan, jika sampai September ini bantuan yang dijanjikan melalui MOU bulan April lalu tidak ada realisasinya. Karena PJKA tidak sanggup lagi menalangi biaya operasionalnya. Bantuan yang dijanjikan melalui Anggaran Belanja Tambahan 2007 sejumlah Rp 3 Milliar, diantaranya berasal Rp 1.3 Milliar berasal dari Pemrov sisanya dari Pemko Padang dan Pemkab Pariaman. Tapi sampai hari ini ABT tsb belum cair. - Secara Nasional PJKA mengalami defisit Rp 53 miliar sementara kerugian untuk PJKLA Sumbar sekitar Rp 20 miliar . Ini setiap tahunnya disubsidi pemerintah pusat. - Karena itu kalau dulu dianggap KA di Sumbar dalam kondisi mati suri, maka nanti akan jadi mati sungguhan. - Sebetulnya khusus untuk biaya operasional KA Padang- Pariaman ini tiap bulan hanya Rp 75 juta. - Direncanakan 1 December akan datang dari Madiun lima KA baru yang merupakan KA wisata, tapi PJKA pesimis akan kesuksesannya karena kesiapan Dinas Pariwisata belum tampak, mereka masih sibuk berdebat belum menyatakan deal. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
