Wassalamu'alaykum wr.wb
Tarimokasih,
Memang betul yang dikatakan pak Mulyadi, memakai nama samaran
dalam suatu milis tidak bertindak gentleman.
Cuma saya khawatir, apabila isi diskusi tersebut diforward
kemana-mana (ini yang tidak bisa digaransikan) dan digunakan
untuk menggulirkan masalah ini seperti bola salju.
Saya melihat bahwa petisi tersebut telah tersebar dibanyak
milis (apakah ada hidden agenda yang telah dipersiapkan ?),
dan diskusi melebar pada kepahlawanan Islam lainnya, yang
dianggap memiliki kharakteristik sama.
Ini cuma sekedar pendapat saya
Arnoldison (44+)
Monday, October 1, 2007, 8:02:22 PM, you wrote:
mpci> Ass,wr,wb.
mpci> Sato lo sakaki,
mpci> Kok pake nama samaran kesannyo tidak jentelmen, ambo kurang setuju Pak
mpci> Saaf disuruah mambuek email address lain dengan namo samaran hanyo untuak
mpci> manjawek atau mengkonter suatu wacana nan menyesatkan itu. Terus saja Pak
mpci> Saaf, sampaikan apa yang menurut bapak baik, kami akan menyokong.
mpci> Biasakanlah menyampaikan nama asli atau inisial kita beserta usia diakhir
mpci> postingan kita seperti yang telah diingatkan Mak Sati pagi tadi. Agar
mpci> email yang datang atau masuk ke milis dapek mudah ditelusuri. Dan ini
mpci> tentu akan meningkatkan tanggung jawab kita bila kita melemparkan suatu
mpci> wacana atau informasi.
mpci> Wassalam,
mpci> HM Dt.MB (50+)
>> Waalalkumsalam w.w. Nanda Arnoldison dan Nanda Nofrins,
>>
>> Terima kasih atas saran Nanda berdua. Memang ada dua pilihan terhadap
>> topik yang diposting dalam RN ini, ditanggapi atau tak ditanggapi.
>> Masing-masing ada baik buruknya. Tentang usul petisi Sdr Mudy Situmorang,
>> saya check dulu ke situs yang ditunjuk Sanak yang mem-'posting' tersebut
>> dan ternyata memang ada. Dinda Ajoduta juga memberi info bahwa sudah [atau
>> baru?] 19 orang yang menanggapi, yang nota bene tidak jelas identitasnya.
>>
>> Mengingat bahwa yang akan dipetisi adalah Tuanku Imam Bonjol dan pemrakasa
>> petisi adalah saudara kita dari Batak, saya memutuskan untuk memberi
>> tanggapan, khusus mengenai konteks kesejarahannya, dengan mengusulkan agar
>> topik ini ditindaklanjuti di tingkat perguruan tinggi. Apalagi seperti
>> kita ketahui, tanggapan dari warga milis RN juga sudah mulai masuk ke
>> masalah internal Minangkabau, khususnya tentang masalah adat dan agama.
>>
>> Secara pribadi saya berpendapat bahwa lumayan banyak masalah
>> keminangkabauan ini yang memerlukan pengkajian mendalam untuk memperoleh
>> kejernihan pemahaman, karena kurangnya bahan-bahan sejarah yang otentik.
>> Masalah Perang Paderi -- dan ABS SBK yang mengakhirinya -- adalah salah
>> satunya saja. Saya tak akan bosan-bosannya mengingatkan hal ini
>>
>> Wassalam,
>> Saafroedin Bahar (70+1+12)
>>
>> Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Assalamu'alaykum wr.wb
>>
>> Dunia milis bisa menjadi dunia yang bebas dan tidak bertanggung
>> jawab, siapa
>> yang bicara bisa tidak jelas.
>>
>> Oleh karena mari kita pilih-pilih masalah apa yang memang bisa
>> dikategorikan untuk ditindak lanjuti dan dibicarakan secara
>> serius, apalagi melibatkan para tokoh dan birokrat.
>>
>> Mohon kepada ayahanda Syaf untuk jangan cepat untuk melayani secara
>> langsung terhadap pembuat petisi ini, hanya akan membuat kepala
>> besar terhadap pembuat petisi ini karena berhasil memancing para
>> tokoh , dan akhirnya masalah ini menjadi sangat serius karena
>> oleh tokoh sekaliber pak Syaf ini, kecuali bila ingin juga
>> bermain pakailah dengan memakai 'nama samaran'.
>>
>> Membuat petisionline ini mudah saja, siapa saja bisa
>> melakukannya.
>>
>> cmiiw
>>
>> Arnoldison
>>
>> Sunday, September 30, 2007, 9:28:39 PM, you wrote:
>>
>> YN> Isunya mulai agak berbahaya nih. Mohon agar Warga Minang dimana pun
>> tidak terpancing dg isu ini.
>>
>> YN> Bagi para sesepuh, senior-senior dan tokoh-tokoh Minang atau
>> siapapun yang dekat dg "tampuk kekuasaan", tolong bantuan klarifikasinya
>> SEGERA. Thanks.
>>
>> YN> Salam,
>> YN> Nofrins
mpci>
--
Best regards,
Arnoldison mailto:[EMAIL PROTECTED]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---