> Begini.
> 
> Ada satu teori yang bilang bahwa penyebab korupsi
> mirip segitiga. Dua
> sudut alasnya adalah "kebutuhan" dan "kesempatan".
> Teoritis, kebutuhan
> bisa diatasi dengan menaikkan gaji, kesempatan juga
> bisa diatasi
> dengan memperbaiki sistem.

Sanak Riri,..benar apa yang sanak sampaikan. Korupsi
itu seperti bentuk Piramida, dimana kedua sisinya ada
"kebutuhan", "kesempatan".Kata dokter, kalau ingin
mengobati penyakit, harus tau dulu kadar berat ringan
penyakitnya apa, agar diberikan obat sesuai dengan
dosis pasien yang sedang sakit itu.(tanyakan saja sama
dokter Rahyu salim dan pak Suheimi, karena
mereka-mereka itu leboih tau soal penyakit badan).

"Kebutuhan", bisa diatasa dengan menaikkan
gaji?..Hmm...bisa jadi benar-bisa jadi Allahu'alam,
karena yang banyak korupsinya justru semakin tinggi
gaji dan jabatan yang ia pegang, maka tingkat
korupsinya juga semakin tinggikan? Jadi yang ada,
tidak adanya rasa kepuasan(Qana'ah), seperti email
saya pertama. Menanamkan sifat Qanaah(ridha dengan
pemberian Allah Ta'ala, ridha dengan apa yang
diberikan pasangan kita, ridha dengan gaji yang kita
terima), kalaupun gaji masih kurang, kita bisa ambil
alternatif lain dengan mencari kerja sampingan diluar
jam kerja kita. Gaji semakin naik, makin serasa ngak
puas-puasnya karena kenaikan harga, seringnya tidak
seimbang dengan kenaikan gaji.Uang itu pada dasarnya,
banyak berlebih, sedikit juga cukup koq, kalau
dicukup-cukupkan. Banyak akan semakin banyak juga
kebutuhan kita.
 
> 
> Tapi tampaknya itu ga berlaku di kita. Banyak kasus
> korupsi yang
> dilakukan oleh orang yang harusnya "ga butuh". Soal
> sistem? Believe
> me, sistem di kita termasuk sistem yang - mungkin -
> terkuat di dunia.

Saya percaya, Indonesia memegang rekor dalam sistem
dan pendidikan. Mesir aja kalah koq dengan pendidikan
yang ada di Indonesia, bisa jadi negara lain juga
begitu, terbukti banyak mahasiswa Indonesia yang
menjadi juara di negara lain.

Ada yang saya dengar langsung dari penuturan orang
yang korupsi, begini:" bagaimana kita ngak korupsi,
kita sudah capek-capek kerja pungutin pajak capek
sana-sini, eh..kagak taunya yang menikmati hasilnya
adalah mereka-mereka yang kerjanya duduk-duduk,
seperti pejabat DPR/D sebentar-sebentar rapat, entah
apa yang dihasilkan dari rapat itu, bendingankan,
sama-sama menikmati hasilnya? 
> 
> Kelihatannya yang masalah di kita karena tidak hanya
> menyangkut dua
> sudut alas itu saja, tapi peran besar puncak
> segitiga itu, yaitu
> "pembenaran". Berbagai contoh pembenaran sering saya
> dengar, mulai
> dari "ya... saya kerja capek, imbalan kurang"; "anak
> saya kan butuh
> biaya sekolah", sampai ke "teman2 juga begitu, kok".

Nah,..ini dianya, selalu merasa kurang, sementara
kerja dan tunggak tanggik, peras keringat, sampai baju
basah kuyup, dimana seperti yang saya ungkapkan
diatas, yang nikmati hasilnya adalah mereka yang
berada pada kedudukan pejabat atas.

Bagi saya sih, ini pemikiran yang harus dihilangkan,
karena ini salah satu penyebab penyakit korupsi,
seperti yang disebut dari awal, diketahui dulu
penyebabnya, baru kasih obat sesuai dengan dosisnya
pula. Dengan gaji kurang ini, saya kira kita bisa
menambah pekerjaan sampingan, itu juga sebabnya, untuk
zaman sekarang, memang terkadang dibutuhkan ayah/ibu,
suami/ istri harus bekerja bersama-sama, jangan sumber
finansial terletak pada satu pihak saja, ini salah
satu cara memberantasi rasa tidak puas pada gaji yang
kurang itu, yah..seperti cerita saya"Aku dan
sekelilingku", bagaimana ibu saya ikut banting tulang
membantu finansial keluarga.Kerasnya kehidupan zaman
sekarang, membuat pihak mana saja banting tulang,
kalau ngak memang repot jugalah.

> 
> Nah, kalau urusannya sudah ke puncak segitiga ini,
> pembenaran, saya
> yakin yang palaing ampuh untuk mengatasinya ya
> agama.

Benar, seperti yang saya sampaikan, hanya AlQuran dan
Sunnah Rasulullah, satu-satunya obat semua ini.
Keimanan, qanaah, dan tau hukum risywah(korupsi itu
bagaimana)Rasulullah bersabda:"Allah melaknat
orang-orang yang menyogok dan disogok". Allah Ta'ala
berfirman:" Wahai orang-orang yang beriman, janganlah
kamu memakan harta sesama kamu dengan secara
bathil....". Korupsi adalah salah satu cara memakan
harta sesama secara bathil.

Wassalamu'alaikum. Rahima.
> 
> 
> Riri (45+)
> 
> 
> 
> On Oct 27, 4:38 pm, Rahima <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> 
> 
>
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke