--- arman bahar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamualaikum ww
> 
> Dengar2 Rahima mau ke S3 lagi yaa, Alhamdulillah,
> gak semua orang dapat
> kesempatan seperti itu, apa lagi utk jurusan Hadist,
> semoga kesampaian,
> amiin

Wa'alaikumsalamwarahmatullahiwabarakaatuh.
Alhamdulillah, insyaAllah Mak. Mungkin pertengahan
Januari ini berangkat lagi ke Kairo setelah hampir 10
bulan di Indonesia.Benar, sekedar informasi bidang
akademik saja, untuk puteri lulusan yang baru magister
bagi orang asing saja, baru dua orang, Malaysia dan
Indonesia. Indonesia untuk pertama sekalinya saya
kemaren, dan untuk program doktoral jadi saya orang
pertama puteri asing. 

Yang Malaysia kemaren ngak nyambung, ngak tau kenapa,
kembali ke Malaysia, padahal suaminya orang Mesir.
Kecapean katanya, terlalu repot dan lama sekali ambil
S2, dan S3 di AlAzhar ini, ini dah terkenal
kelamaannya, karena benar-benar sulit sekali sih, saya
juga suka kadang patah semangat, kalau ngak didorong
terus oleh suami saya, dan juga dikarenakan PNS ini,
jadi ada beban mental, malu kalau ngak selesai,
padahal kita dah dikasih tugas belajar dan gaji jalan
terus, mana lagi saya pernah mendapat bea siswa juga
dari ICMI kala itu untuk mahasiswi/a berprestasi, juga
mendapat bantuan dana untuk penulisan dan munaqasyah
dari Depag Pusat.Kalau untuk putera, lumayan ada juga,
apalagi sekarang banyak yang dah menulis S2, terutama
dari Sumbar.Dan yang S3 ada seorang, tapi meninggal
pula sampai di Indo beberapa bulan.

Ust Humam, Hilal, alhamdulillah saya mengenal
keduanya, dan mereka juga kenal saya. Saya selama di
Mesir aktifis juga. Baik untuk organisasi kedaerahan,
maupun secara umum, atau kalangan ibu-ibu, pokonya
semua kalangan saya masuki,karena saya memang suka
berorganisasi, suka bergaul, itu aja. Saya tau sekali,
orang sepintar apapun, kalau ia kurang berorganisasi,
kurang terpakai ilmunya itu. Dengan organisasilah kita
bisa menimba pengalaman. 

Sementara ilmupun kalau dikuliyah, itu untuk titel
saja, sementara sebenar-benar kalau kita mau berilmu
betul, yah dengan banyak membaca. Akan kelihatan
bedanya orang yang sama-sama bertitel doktoral,
satunya ngak rajin baca, satunya lagi hanya dicukupkan
belajar dikuliyah saja. Jauh lebih dalam ilmu orang
yang banyak membaca, kelihatan dari saat-saat diskusi
adu argumentasi, jauh lebih luas ilmu orang yang
banyak membaca.


> 
> 
> Ust. Rahima yang juga orang Al Azhar dan lama
> bernastautin dibumi Mesir itu
> tentu juga kalau ambo indak salah duga tentulah
> masih Ikhwanul Muslimin juga
> atau atau sekurang2nya pernah bersentuhan dengan
> organisasi da'wah ini, so
> boleh dong berbagi kisah / sharing info tentang
> Ikhwanul Muslimin yang
> Rahima kenal, please dong ah

Iyah benar, saya memasuki organisasi ini, bahkan
organisasi yang pernah dilarang di Indo ini, yaitu Al
Arqam. Rasanya hampir semua organisasi saya masuki.
Saya tau Al Arqam bagaimana, saya benar-benar hidup
dikalangan mereka dulunya, tapi saya murid yang
bandelnya sih.Seperti yang saya katakan, saya ngak
gampang menerima, dan sulit terpengaruh dengan suatu
organisasi tertentu, karena alhamdulillah, pegangan
saya cukup kuat, AlQuran dan Sunnah Rasulullah.

Mengenai Ikhwanul muslimin, saya pernah langsung
ketemu dengan Zainab Al Ghazali, dimesjid yang biasa
orang-orang Ikhwan shalat disana, dan hampir semua
mesjid di Cairo ini sampai kepelosok2nya saya dah
pernah shalat didalamnya, karena hobby saya juga
berpetualang ketempat-tempat sejarah Islam, sampai ke
Spanyol yang dulunya mesjid, kini seluruh gambar yang
ada didinding2, diatasnyapun dah bergambarkan Yesus
Kristus(silahkan dibaca ulang cerita saya ke Spanyol,
Sinai, Luxor, Padang Sahara, dllnya, ada semua disana
sekilas pandangan tentang sejarah Islam itu, yang saya
 lihat secara langsung). 

Sependek ilmu yang saya ketahui, dimana saja, siapapun
organisasi mana sajapun tentu ada baik dan ada
buruknya, ada sisi positif dan negatifnya. Hanya itu
saja yang dapat saya sampaikan. Dan belum tentu baik
menurut pandangan kita, baik pula menurut pandangan
orang lain. Buruk menurut pendapat kita buruk juga
menurut penglihatan orang lain, jadi sulit saya
berkomentar masalah organisasi ini.Kalau ditanya pada
saya apa baiknya, apa buruknya, wah..ini saya ngak
bisa menjawabnya.

Di Mesir sendiri untuk mahasiswa/i Indonesianya
terbagi-bagi dari  berbagai kelompok. Ada yang terlalu
ekstrim, ada yang terlalu bebas ada yang netral.  

Demikian Mak, makasih, wassalamu'alaikum. Rahima.
> 
> 
> Wasalam
> 
> abp
> 
> 
> 


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke