tarimo kasih banyak atas saran bapak Dr. Saafroedin Bahar, apo yang di kirim bapak Armen Zulkarnain sasuai jo kenyataan. Cuma kini kurang jadi perhatian samo pemda.
Wassalam Dharma Putra/36/Malayu Nagari Unggan ----------------------------------- Pada 27 Maret 2012 14:47, Dr Saafroedin Bahar < [email protected]> menulis: > ** > Jadi indak usah diagiah honor, bung Dharma Putra ? Iyolah kok baitu. Ambo > hanyo marespons berita di Hr Kompas bahaso talempong unggan nyaris punah. > Kok tanyato indak, syukurlah. > > Wassalam, > Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. > ------------------------------ > *From: * Dharma Putra <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Tue, 27 Mar 2012 10:39:07 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah --> beri honor > mereka yg mampu memainkannya. > > Assalumu'alaikum Wr. Wb. > > Talempong unggan masih dipakai untuk acara pernikahan setelah panen padi, > berkaul sudah panen, tegak gelar, menyambut tamu, sunat rasul dll. Lebih > bagus pejabat ybs sering ke Nagari unggan waktu musim yg saya sebutkan > diatas. Jangan bicara dibelakang meja tanpa ada bukti. terimasih > > Wassalam > Dharma Putra > Suku Malayu > Nagari Unggan Kab. Sijunjung > ------------------------------------------ > Pada 27 Maret 2012 06:35, Dr Saafroedin Bahar < > [email protected]> menulis: > >> Langsung saja: kalau memang ada ciri khas talempong Unggan ini, maka utk >> memeliharanya berilah honor mereka yang mahir memainkannya. Ambil anggaran >> dari anggaran dinas kebudayaan dan pariwisata. Tak akan besar kebutuhannya. >> Kalau saya tak salah, di Jepang orang-orang dengan kemampuan seperti itu >> disebut sebagai " National Treasure ". Bagaimana jika kita cari istilah >> Minang yang sepadan untuk itu ? >> Wassalam, >> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. >> >> -----Original Message----- >> From: ajo duta <[email protected]> >> Sender: [email protected] >> Date: Mon, 26 Mar 2012 18:10:38 >> To: [email protected]<[email protected]>; < >> [email protected]> >> Reply-To: [email protected] >> Subject: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah >> >>  >> >> Talempong Unggan Nyaris Punah >> Photo: google.com >> >> MUARO SIJUNJUNG, SUMBAR, KOMPAS.com--Alat musik tradisional talempong >> yang berasal dari Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten >> Sijunjung, Sumatera Barat saat ini nyaris punah. >> >> "Hanya beberapa orang lagi yang bisa memainkan alat musik tradisional >> talempong Unggan ini, itu pun sebagian besar dari kalangan tua," kata >> Kepala Seksi Kesenian Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga >> (Disparsenibudpora) Kabupaten Sijunjung Sumbar Diki Zulfikar di Muaro >> Sijunjung, Senin. >> >> Menurut Dia, minimnya jumlah orang yang bisa memainkan alat musik ini >> dari kalangan muda karena faktor kesulitannya yang cukup tinggi. >> >> Dia menjelaskan, talempong Unggan berbeda dari jenis talempong yang >> berasal dari daerah lain di Indonesia. Jumlah nadanya hanya terdiri >> atas lima atau disebut dengan alat musik pentatonis. >> >> Selain itu, pada saat memukulnya membutuhkan keterampilan khusus dan >> kesabaran untuk mendapatkan bunyi nada yang sempurna. >> >> Apabila asal dipukul atau dimainkan, menurut dia, suaranya pun sulit >> didengar oleh khalayak ramai. "Tidak sembarang orang yang bisa >> memainkan alat ini, butuh ketekunan untuk mahir menggunakannya. Hal >> ini yang menjadikan anak muda masa kini yang berasal dari Unggan >> cenderung tidak mau mempelajarinya, sehingga untuk mempertahankan >> tradisi ini sangatlah sulit," ujar dia. >> >> Dia menambahkan, beberapa waktu lalu ada wisatawan mancanegara yang >> mencoba belajar memainkan alat musik ini, namun hasilnya tidak >> maksimal. Wisatawan itu kesulitan memukulnya. >> >> "Untuk melestarikan alat musik ini agar tidak punah akan dilakukan >> sosialisasi kepada masyarakat serta akan diikutsertakan dalam beberapa >> festival," katanya. >> >> Dalam hal ini Disparsenibudpora telah bekerja sama dengan sekolah dan >> kelompok masyarakat untuk mengembangkan alat musik tradisional ini. >> >> Sejauh ini beberapa sekolah sudah mulai mementaskan di acara tertentu >> salah satunya di SMAN 1 Sijunjung pada Pekan Budaya Sumbar. >> >> Dalam pementasannya beberapa lagu yang dapat diiringi oleh talempong >> Unggan ini antara lain lagu yang berjudul "Siamang Tagagau", "Kancang >> Badayuang", "Urang Unggan Tuka Baju" >> >> -- >> Sent from my mobile device >> >> Wassalaamu'alaikum >> Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), >> suku Mandahiliang, >> lahir 17 Agustus 1947. >> nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. >> rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA >> ------------------------------------------------------------ >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet >> http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet >> http://groups.google.com/group/RantauNet/~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
