Ajo Zubir Amin, dek sari ado ambo baco usaho utk merekam khazanah musik asli ko. Kalau ambo indak salah kegiatan ko tamasuak bidang etno-musikologi. Ambo picayo kagiatan ko paralu, karano kalau indak, memang bisa habih, apolagi kalau nan mudo indak lai baminat. Hal sarupo alah tajadi dalam bidang bahaso daerah. Manuruik catatan fihak nan berwajib, babarapo bahaso daerah alah hilang lanyok, dek habihnyo nan tuo-tuo nan biaso mamakainyo sahari-hari. Mudah-mudahan hal iko indak tajadi jo talempong Unggan tu. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 27 Mar 2012 09:10:26 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah --> beri honor mereka yg mampu memainkannya. Da Saaf n sanak palanta peminat talempong Unggan. Di Padusunan IV Angkek,nn namo 'e permainan talempong ko kini io lah punah ghaghah.Cik enan awak mandanga alunan n irama talempong tu co zaman dulu,kiro2 sampai tahun2 '70an,io ndak ado lai doh. Zaman dulu tu,tarutama malam2 bainai,karamian di laga2 atau turun mandi bagi anak nn baru lahia,talempong cukup dominan maramikan alek(acara) tu.Makin malam makin seru permainan talempong tu. JB ndak tahu baa bedo irama talempong Unggan tu jo irama talempong di Padusunan IV Angkek tu.Nan jaleh,iko fakta permainan talempong tu lah sirna di nagari2 Padusunan IV Angkek n sekitarnya spt nagari Sikapak,Cubadak Aia,Sakarek Ulu sampai Limau Puruik,Kudu,Kampani,Aia Santok,Nareh,Gasan,antahlah kok di Koto tabang dlsb. Maaf kalau ado tukuak tambahe dek sanak dari nagari2 nn JB sabuik diateh,silakan! JB,DtRJ,nn merindukan irama talempong,kini hanya kenangan,Piaman,kini di DKI. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 27 Mar 2012 07:47:05 To: Rantau Net Rantau Net<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah --> beri honor mereka yg mampu memainkannya. Jadi indak usah diagiah honor, bung Dharma Putra ? Iyolah kok baitu. Ambo hanyo marespons berita di Hr Kompas bahaso talempong unggan nyaris punah. Kok tanyato indak, syukurlah. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. -----Original Message----- From: Dharma Putra <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 27 Mar 2012 10:39:07 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah --> beri honor mereka yg mampu memainkannya. Assalumu'alaikum Wr. Wb. Talempong unggan masih dipakai untuk acara pernikahan setelah panen padi, berkaul sudah panen, tegak gelar, menyambut tamu, sunat rasul dll. Lebih bagus pejabat ybs sering ke Nagari unggan waktu musim yg saya sebutkan diatas. Jangan bicara dibelakang meja tanpa ada bukti. terimasih Wassalam Dharma Putra Suku Malayu Nagari Unggan Kab. Sijunjung ------------------------------------------ Pada 27 Maret 2012 06:35, Dr Saafroedin Bahar < [email protected]> menulis: > Langsung saja: kalau memang ada ciri khas talempong Unggan ini, maka utk > memeliharanya berilah honor mereka yang mahir memainkannya. Ambil anggaran > dari anggaran dinas kebudayaan dan pariwisata. Tak akan besar kebutuhannya. > Kalau saya tak salah, di Jepang orang-orang dengan kemampuan seperti itu > disebut sebagai " National Treasure ". Bagaimana jika kita cari istilah > Minang yang sepadan untuk itu ? > Wassalam, > Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. > > -----Original Message----- > From: ajo duta <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 26 Mar 2012 18:10:38 > To: [email protected]<[email protected]>; < > [email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [R@ntau-Net] Talempong Unggan Nyaris Punah > >  > > Talempong Unggan Nyaris Punah > Photo: google.com > > MUARO SIJUNJUNG, SUMBAR, KOMPAS.com--Alat musik tradisional talempong > yang berasal dari Nagari Unggan, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten > Sijunjung, Sumatera Barat saat ini nyaris punah. > > "Hanya beberapa orang lagi yang bisa memainkan alat musik tradisional > talempong Unggan ini, itu pun sebagian besar dari kalangan tua," kata > Kepala Seksi Kesenian Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga > (Disparsenibudpora) Kabupaten Sijunjung Sumbar Diki Zulfikar di Muaro > Sijunjung, Senin. > > Menurut Dia, minimnya jumlah orang yang bisa memainkan alat musik ini > dari kalangan muda karena faktor kesulitannya yang cukup tinggi. > > Dia menjelaskan, talempong Unggan berbeda dari jenis talempong yang > berasal dari daerah lain di Indonesia. Jumlah nadanya hanya terdiri > atas lima atau disebut dengan alat musik pentatonis. > > Selain itu, pada saat memukulnya membutuhkan keterampilan khusus dan > kesabaran untuk mendapatkan bunyi nada yang sempurna. > > Apabila asal dipukul atau dimainkan, menurut dia, suaranya pun sulit > didengar oleh khalayak ramai. "Tidak sembarang orang yang bisa > memainkan alat ini, butuh ketekunan untuk mahir menggunakannya. Hal > ini yang menjadikan anak muda masa kini yang berasal dari Unggan > cenderung tidak mau mempelajarinya, sehingga untuk mempertahankan > tradisi ini sangatlah sulit," ujar dia. > > Dia menambahkan, beberapa waktu lalu ada wisatawan mancanegara yang > mencoba belajar memainkan alat musik ini, namun hasilnya tidak > maksimal. Wisatawan itu kesulitan memukulnya. > > "Untuk melestarikan alat musik ini agar tidak punah akan dilakukan > sosialisasi kepada masyarakat serta akan diikutsertakan dalam beberapa > festival," katanya. > > Dalam hal ini Disparsenibudpora telah bekerja sama dengan sekolah dan > kelompok masyarakat untuk mengembangkan alat musik tradisional ini. > > Sejauh ini beberapa sekolah sudah mulai mementaskan di acara tertentu > salah satunya di SMAN 1 Sijunjung pada Pekan Budaya Sumbar. > > Dalam pementasannya beberapa lagu yang dapat diiringi oleh talempong > Unggan ini antara lain lagu yang berjudul "Siamang Tagagau", "Kancang > Badayuang", "Urang Unggan Tuka Baju" > > -- > Sent from my mobile device > > Wassalaamu'alaikum > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > suku Mandahiliang, > lahir 17 Agustus 1947. > nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. > rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA > ------------------------------------------------------------ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
