Assalamualaikum w.w,
Selamat kanda Nofrins dan MPKAS atas mulai diaktifkan kembali Gerbong
Kepresiden yang sudah berdebu ini, semoga jerih payah Kanda Nofrins dan
kawan 2 di MPKAS akan mendapat balasan dari Allah SWT  hendaknya,
amiiiin.
Ambo maraso bangga sekali dengan kegigihan putra Minang yang tidak
mengenal lelah serta mengorbankan waktu, moril maupun material demi
suatu cita - cita yang sangat mulia menghidupkan kembali asset yang
sudah terabaikan yaitu Kereta Api Wisata .
Dengan mulai diaktifkan kembali KA Wisata ini, marilah kita dukung
bersama minimal memberi tahu saudara, teman dan orang yang kita kenal
agar bisa menikmati perjalanan wisata ke Sumbar karena disana sudah ada
KA Wisata yang belum tentu dimiliki daerah lain.
 
Insya' Allah Kanda Nofrins, kami diacara pulang basamo 2008 akan mancibo
manaiki KA Wisata tsb, semoga tidak ada aral melintang .
Dan sekali lagi dari lubuk hati yang paling dalam ambo mengucapkan
terimo kasih atas usaha Kanda Nofrins dan kawan - kawan yang telah
membuahkan hasil untuk kemajuan Sumbar.
 
Wassalam,
Zainul Akhir Tanjung ( 45 - 2 bln )
Pekanbaru - Riau
 
 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Yulnofrins Napilus
Sent: Monday, January 21, 2008 11:39 PM
To: MPKAS; MAPPAS
Cc: [email protected]; Gebu Minang
Subject: [EMAIL PROTECTED] Gerbong KEPRESIDENAN Diaktifkan...


Dear All,

FYI. Semoga membawa kegairahan dan harapan baru bagi dunia Pariwisata
Sumbar. Alhamdulilah, hari Minggu kemaren kita bisa mengajak bersama di
dalam satu gerbong: Ketua Komisi IV DPRD Sumbar dan Kadisbudpar Sumbar
dg belasan wartawan Media Cetak, TV (TVRI dan Metro TV) dan Radio plus
kawan2 pehobby fotografi. 

Tadi sore jam 4, di Studio TVRI Padang, MPKAS juga diundang utk Dialog
Interaktif. Dari MPKAS diwakili oleh Wakil Sekjen MPKAS, ET Hadi Saputra
dan dihadiri bbrp pengurus lain. Bbrp Radio juga minta utk siaran
langsung. Ketika 2 tahun lalu, 30 Nov. 2006 sore, masih kita yg ngotot
agar bisa tampil di TVRI Pdg dg Sekda Sumbar waktu itu. Lobby Pak
Chaidir dan Pak Saaf ke TVRI saat itu, sangat kuat sekali...

Sayang saya tidak bisa motret banyak kmrn krn terlalu sibuk koordinasi
kiri kanan, kita tunggu saja liputan kawan2 fotografer yg lain di
WS.com. Kalau mau lihat seperti apa Gerbong ini dianggurin belasan tahun
sebelum diusulkan oleh MPKAS Sept.2006 lalu agar direnovasi, bisa lihat
di link ini: Gerbong Kepresidenan yang berdebu
<http://www.west-sumatra.com/index.php?option=com_fireboard&Itemid=78&fu
nc=view&id=864&catid=42&limit=6&limitstart=0>  (sdh ada 2 hlmn).

Harian Kompas, Minggu 20 Jan.2008 di hlmn 3 dg judul: "KA Wisata dari
Padang ke Pariaman Laris Manis". Tapi belum ketemu versi onlinenya.
Padahal target kita Padang - Lembah Anai - Padang Panjang - Singkarak -
Solok - Sawahlunto. Minimal utk Pulang Basamo 2008, sampai Padang
Panjang dulu.

Saksikan juga nanti aktifitas MPKAS di Metro TV hari Sabtu, 26 Jan.2008
jam 12.30 siang acara OASIS (kalau tidak ada perubahan). 

Satu hal yang patut disyukuri bersama adalah bahwa pemberitaan ini hanya
dengan modal dengkul dan sms doang. Tak satu sen pun ada amplop...! Krn
sekarang mereka sudah tahu semua "isi paruik kito" dan sebagian besar
sudah tahu bahwa semua ini berawal dari Internet yaitu milis
RantauNet... Ternyata masih banyak orang-orang idealis dan peduli diluar
sana yang mau ikut serta memberikan perhatian dan apresiasi positif.
Apapun lah alasan mereka masing-masing utk itu, itu adalah hak mereka.
Alhamdulillah... 

Mohon maaf talabiah takurang. Semoga berkenan. Thanks.

Salam,
Nofrins


Dari Padeks: http://www.padangekspres.co.id/content/view/669/1/

Gerbong Kepresidenan Unjuk Gigi 
Senin, 21 Januari 2008  
 Active
Image<http://www.padangekspres.co.id/images/stories/21-01-08_hl4.2.jpg>
Padang, Padek-- Aset kereta api Sumbar yang tak termanfaatkan nilainya
mencapai triliunan rupiah. Untuk itu, Masyarakat Peduli Kereta Api
Sumbar (MPKAS) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre Sumbar
membawa harapan baru dengan mengaktifkan kembali gerbong VIP yang pernah
digunakan mantan Presiden Soeharto.



MPKAS merasa terpanggil potensi KA dan keindahan alam Sumbar yang belum
dimanfaatkan. MPKAS bersama PT KAI dan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya
Sumbar bersama-sama mengoptimalkan potensi yang belum termanfaatkan
tersebut. Sekjen MPKAS Yulnofrins Napilus St Batuah mengatakan, 200
kilometer lintasan kereta api yang selama ini dingin akan menjadi daya
tarik baru pariwisata Sumbar selain pemandangannya yang mempesona.
"Sensasinya akan sangat luar biasa dengan menikmati pemandangan indah
dari kereta api. Penggila kereta api dari penjuru dunia selalu berburu
dan berkeliling rutin secara regular ke berbagai belahan dunia untuk
menikmati keunikan seperti ini. Kita harapkan kita bisa menangkap
peluang itu," ujarnya pada Padang Ekspres dalam perjalanan pertama
gerbong bekas kepresidenan dari Padang ke Pariaman, kemarin. Organisasi
nonprofit yang terdiri dari masyarakat pencinta kereta api di seluruh
penjuru Indonesia tersebut mengharapkan, PT KAI dan pemerintah daerah
bekerja sama untuk mempertahankan aset-aset kereta api yang pernah jaya
di Sumbar. "Sebab sekali jaringan kereta api dimatikan akan sulit sekali
untuk menghidupkannya kembali.  Nah, dengan adanya kalender wisata yang
berlangsung dalam tahun ini, kita sinergikan dengan pembenahan sarana KA
yang tak tersentuh selama ini," ujar Yulnofrins.




 Active
Image<http://www.padangekspres.co.id/images/stories/21-01-08_hl4.2.jpg> 

Peluang tersebut diamini Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Sumbar
James Hellyward. Dari 100 iven pariwisata nasional, 10 iven di antaranya
berlangsung di Sumbar. Melihat peluang tersebut, menurut James KA wisata
menjadi daya tarik ekstra yang tak mungkin bisa para wisatawan di tempat
lain. "Salahsatunya gerbong kepresidenan ini," tambahnya.  Untuk itu,
katanya, semua harus proaktif membenahi fasilitas yang bernilai ini.
"Kita akan libatkan semua pihak untuk mempromsikan keunikan ini. Dalam
hal ini saya menyampaikan terima kasih pada pihak MPKAS yang peduli
dengan keberadaan Sumbar dan kereta api sebagai bagian dari pariwisata
khususnya," ujar James. James menyimpan harapan besar terhadap
keberadaan KA dalam meningkatkan arus kunjungan wisata ke Sumbar. Ke
depan, ia berharap jalur KA yang rusak dan banyak melalui destinasi
wisata biasa dioperasionalkan. "Sekali lagi, pariwisata tidak mengenal
batas geografis. Untuk itu, kita mengharapkan daerah yang dilalui jalur
KA bisa memelihara dan menjaganya karena dalam waktu dekat kita akan
membenahi fasilitas tersebut untuk dioperasikan kembali," harapnya. 





Sementara Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Irdinansyah Tarmizi menyambut baik
perjalanan pertama gerbong kepresidenan ini. Menurutnya, ini menjadi
titik awal hidupnya kembali perkeretapian Sumbar.  "Keunikan kereta api
dan daya tarik wisata merupakan hal sejalan yang bisa disinergikan. Apa
yang dikemukakan MPKAS patut kita dukung bersama," katanya yang ikut
serta dalam perjalan tersebut.




Kepala Seksi Operasional PT KAI Divisi Regional (Divre) II Sumbar
Husrizal menambahkan, gerbong kepresidenan yang dipakai ini sebelumnya
hanya digunakan untuk ekspedisi dan pengecekan jalur kereta. "Melihat
animo masyarakat yang tinggi, keunikan dan kenyamanan dari gerbong ini
kami tawarkan dengan biaya operasional Rp5 juta sekali jalan. Gerbong
ini akan digunakan jika ada permintaan," jelasnya pada wartawan. Untuk
peningkatan potensi KA yang selama ini tak teroptimalkan, pihak PT KAI
telah melakukan MoU dengan Pemko dan Pemkabk yang dilalui jalur kereta
api dan lokasi stasiun. Untuk jalur Padang-Pariaman, ada lima stasiun
yang perlu dibenahi. Sementara untuk jalur lanjutan hingga ke
Padangpanjang ada empat stasiun lagi yang perlu direvitalisasi. "Stasiun
tersebut adalah stasiun Tabing, Duku, Pasausang, Lubukalung, Sicincin,
Kayutanam, Kandang Ampek dan Padangpanjang," bebernya.  Sementara untuk
jalur Solok dan Sawahlunto, pihak PT KAI akan menginventarisir terlebih
dahulu jalur dan stasiun yang perlu diperbaiki. Perlu dicatat jalur KA
Padang-Pariaman-Padangpanjang hanyalah 72 kilometer dari 200 kilometer
jalur KA yang ada di Sumbar. "Untuk kembali mengoperasionalkannya kita
butuh dana besar, karena biaya operasionalnya yang tinggi," tukasnya.
(cr6)



----- Original Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, January 19, 2008 7:56:36 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Gerbong Kepresidenan ' PT KAI Sumbar Diaktifkan
Kembali 


Dari www.padangmedia.com 

salam 
Is St Marajo, 39+ 

Gerbong Kepresidenan' PT KAI Sumbar Diaktifkan Kembali 

18-01-2008 

PADANG - Di saat masa kritisnya, apapun tentang mantan Presiden Soeharto
justru makin menarik untuk dibahas oleh masyarakat Indonesia. Tak
terkecuali di Sumatra Barat yang pernah dikunjungi orang paling berkuasa
di era orde baru itu pada saat ia memerintah. 



Sejarah itu, pernah ditorehkan Soeharto pada sebuah gerbong kereta api
yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional Sumbar. Jika tak
ada halangan, Minggu (20/1) mendatang, 'Gerbong Kepresidenan' yang
pernah dinaiki Soeharto pada saat peresmian jalur Indarung - Teluk Bayur
di tahun 1974. 




"Saat ini, gerbong tersebut baru selesai direhab, dan rencananya
perjalanan perdana akan dilakukan dari Padang ke Pariaman pada tanggal
20 Januari 2008," kata Sekjen Masyarakat Pencinta Kereta Api Sumbar
(MPKAS) Nofrins kepada padangmedia.com, Jumat (18/1). 

"Jika perjalanan perdana ini sukses, di masa yang akan datang tentunya
ini merupakan potensi yang bisa kita jual untuk dunia pariwisata Sumbar.
Mungkin nantinya bisa seperti kereta api di Argentina yang pernah
dinaiki Evita Peron. Di sana, orang rela antri dan membayar dengan harga
mahal hanya untuk mencoba menaiki kereta api tersebut," papar Nofrins
lagi. 




Ia berharap, PT KAI Sumbar bisa memaksimalkan dan memanfaatkan potensi
yang sudah di depan mata tersebut. Sebab, bila kereta api ini banyak
peminat, tentunya dunia perkereta apian Sumbar akan hidup lagi.  (atvi) 






________________________________

Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsear
ch/category.php?category=shopping> 




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Selalu mematuhi Peraturan Palanta RantauNet lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-palanta-rantaunet
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount

-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke