Alaikum salam, Kang Hendra.
Memang tak dapat dimengerti, dan kasus seperti ini terasa memalukan.
 
Suryadi


________________________________
Dari: Kangs Hendra <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Selasa, 17 April 2012 22:06
Judul: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan


Assalamualaikum ww.
 
Inyiak2, Angku2, dunsanak sadonyo kapatang kawan Istri ambo maninggal jam 9. 
karano kawan arek bana istri ambo tuh ngurus sampai pemakaman.....kebetulan yg 
meninggal itu urang jawa tengah samo jo ambo urang pendatang, klu ambo urang 
jabar.
 
wakatu pulang karajo mbo tanya gimana tadi penguburannya lancar? istri saya 
cerita katanya susah untuk nguburkannya... di daerah tempat tinggal dia di 
perumahan kubang putih duo udah digali, eh malah dikejar2 pake lading indak 
boleh di kubur disinan...., dengar cerita urang2 perumahan udah mambayar juga 
untuk tanah pekuburantuh.. tapi RT disana juga ngak bisa menyesaikan. 
 
dicari lagi ketempat sebelum tinggal di perumahan yaitu di daerah kabun pulasan 
bukittinggi.... ada tanah pekuburan disana udah mau di angkat kesana 
jenazahnya, indak boleh juga sama anak kemenakan disana untuk dikubur ditanah 
suku sinan padahal orang tua yg punya tanah udah boleh.
 
waktu manjalang asar kebetuolan istri mbo telpon... sama saya disuruh telpon ke 
pengurus paguyuban jawa....diceritakan ada yg meninggal ngak bisa dikuburkan 
karena ngak ada tanah.... Alha,dulillah dia bisa bantu dan ditunjukin di daerah 
bukit apit "pekuburan kodim", dengan membayar 1.5 jt.
 
Saya cerita sama istri sayah.. itulah di minang khususnya bukittinggi bagi kaum 
pendatang susah kalau mati tuh (padahal istri saya urang minang juga tapi ndak 
asli bukittinggi cuma lahir dan gadang di bkt mulai dari ibu bapaknyo, aslinya 
palembayan baringin). tp kalau urang cino mudah ado pekeburannya di bukit 
ambacang, padahal dilihat dikampung saya kalau urang perantau mati ngak susah 
nguburkan.. menerima terus tanahnya untuk di pake pekuburan. perkumpulan urang 
kapung saya juga udah membeli tanah pekuburan di sini.. eh ngak bisa juga 
dipake dngan alasan tanah sekeliling indak boleh dipake jalan untuk bawa mayat 
ketanah itu... TERLALU hehehehehe
 
makanya saya pesan ke istri sayah sambil bagarah.... Neng jiko akang mati nanti 
dan susah cari pekuburan buang aja ke ngarai atau simpan dimuko kantor DPR Atau 
Kantaor Walikota hehehehe.....
 
salam
hendra j st mudo
bkt-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke