Aww. MH dan dunsanak Palanta nan diberkahi Allah. aaa) Suatu hal yang banyak tajadi dikampouang awak, apokah iko salah satu fenomena "peralihan" atau perubahan "social value" rahayat Minangkabau dengan ABS SBK? Ataukah sesuatu yang lainnya? Misalnya jatuhnya HUKUM ALLAH/HUKUM TUHAN?
bbb) ATaukah disebabkan ketidak pahaman dalam menjalankan ugamo Islam, atau Islam nan babeda pulo? Wallahu alam. ccc) Tapi satidak2nyo, kasus demi kasus nan mambuek Nagari jadi kacau beliau adolah faktor "M" atau istilah keren SDM atau dalam statistik disabuikkan sebagai IPM. Dari mano, kamano dan apo nan akan dipabuek dek masyarakat Miangkabau nan berubah kiniko? Sabuik sajo Globalisasi, IT masuk Nagari sia pulo nan akan malarang hak masing2 rahayat untuk indak bulieh mancigok Web, atau program2 internasional lainnyo? ddd) Kasus Indonesia "Nasional" ado pulo rahayat indak bulieh mambali bensin untuk jinieh tertentu, dimano pulo latak "salah pikienyo, kok rahayat punyo pitieh sendiri dan andak mambali benzin kok dibatasi? Marilah kito bapikie ulang mandudukkan pokok masalah "Nasional", Kampung/Nagari", Otonomi Daerah, Baliek ka pemerintahan Rakyat "Nagari" dstnya. "SOLUTIONS"? eee) Saran kami, kironyo MN, SB, ZN, DL dan kawan2 elite SB eloknyo turun gunuang, dengan pemikiran2 cemerlang dibantu dek cadiek pandai nan manarimo kiriman email nanko.Kok maso Bung Hatta, ST.Syahrir, Buya HAMKA, Moh.Yamin, Natsir, Assaat, Datuk Tan Malaka, Syafruddin Prawiranegara, dll.Provinsi Sumatera Tengah/SB terkenal di Nusantara dan bahkan manca negara? Salam tabiek kami, HAASMA di Depok. NB.: Maaf kami sadang baraja2 untuk mengenali kembali tata susunan masyarakat Nagari nan dulu disabuikkan dikampuang ranggaek sebagai " NAGORI", mudah2an ado nan dapeik memberikan pencerahan kapado kami tentang pemahaman2 nan tapeik manuruik "maso kini" ________________________________ Dari: Muchlis Hamid <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Selasa, 17 April 2012 3:05 Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Kisah ini memang memalukan. Kisah yang sama pernah terjadi di kampung saya. Yang meninggal bukan orang sembarangan, urang lantak bahkan beliau menyandang predikat bundo kanduang. Kenapa sampai terjadi? Yang melarang berkubur di pandam pekuburan kaum adalah datuk andikonyo juo yang sedang berperkara dengan dengan Almh. Untung tidak bawa-bawa ladiang. Bentuk perkara adalah "masalah harta". Perkaranya sampai ke MA yang akhirnya dimenangkan oleh keluarga Almh. Jalan keluar muncul dari yang tua-tua dari kerabat (bukan sesuku). Dari hasil rundingan menjelang senja akhirnya dibawa ke surau kami. Di situ ada pekuburan keluarga (bukan suku). Pekuburan itu sudah ada sejak tahun 1920. Yang ambil alih masalah di antaranya Dr Rafki Ismail. Salam, Muchlis Hamid ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, April 17, 2012 1:26 PM Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Memalukan memang Sur,apalagi terjadi didaeerah nn beradat.Dimana peran Agama? FYI, JB di Padusunan,punya 2(dua) pandam pekuburan dari sk Mandahiliang,disitu berkubur bukan saja famili JB,tapi juo rang sumando dari suku lain kami izinkan untuk di kubur disitu(asal Islam). JB,DtRJ,sk Mandahiliang, Kampuang Gadang Padusunan,Piaman,kini di Bonjer,Jakbar. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Lies Suryadi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 17 Apr 2012 13:44:56 +0800 (SGT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Alaikum salam, Kang Hendra. Memang tak dapat dimengerti, dan kasus seperti ini terasa memalukan. Suryadi Dari: Kangs Hendra <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Selasa, 17 April 2012 22:06 Judul: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Assalamualaikum ww. Inyiak2, Angku2, dunsanak sadonyo kapatang kawan Istri ambo maninggal jam 9. karano kawan arek bana istri ambo tuh ngurus sampai pemakaman.....kebetulan yg meninggal itu urang jawa tengah samo jo ambo urang pendatang, klu ambo urang jabar. wakatu pulang karajo mbo tanya gimana tadi penguburannya lancar? istri saya cerita katanya susah untuk nguburkannya... di daerah tempat tinggal dia di perumahan kubang putih duo udah digali, eh malah dikejar2 pake lading indak boleh di kubur disinan...., dengar cerita urang2 perumahan udah mambayar juga untuk tanah pekuburantuh.. tapi RT disana juga ngak bisa menyesaikan. dicari lagi ketempat sebelum tinggal di perumahan yaitu di daerah kabun pulasan bukittinggi.... ada tanah pekuburan disana udah mau di angkat kesana jenazahnya, indak boleh juga sama anak kemenakan disana untuk dikubur ditanah suku sinan padahal orang tua yg punya tanah udah boleh. waktu manjalang asar kebetuolan istri mbo telpon... sama saya disuruh telpon ke pengurus paguyuban jawa....diceritakan ada yg meninggal ngak bisa dikuburkan karena ngak ada tanah.... Alha,dulillah dia bisa bantu dan ditunjukin di daerah bukit apit "pekuburan kodim", dengan membayar 1.5 jt. Saya cerita sama istri sayah.. itulah di minang khususnya bukittinggi bagi kaum pendatang susah kalau mati tuh (padahal istri saya urang minang juga tapi ndak asli bukittinggi cuma lahir dan gadang di bkt mulai dari ibu bapaknyo, aslinya palembayan baringin). tp kalau urang cino mudah ado pekeburannya di bukit ambacang, padahal dilihat dikampung saya kalau urang perantau mati ngak susah nguburkan.. menerima terus tanahnya untuk di pake pekuburan. perkumpulan urang kapung saya juga udah membeli tanah pekuburan di sini.. eh ngak bisa juga dipake dngan alasan tanah sekeliling indak boleh dipake jalan untuk bawa mayat ketanah itu... TERLALU hehehehehe makanya saya pesan ke istri sayah sambil bagarah.... Neng jiko akang mati nanti dan susah cari pekuburan buang aja ke ngarai atau simpan dimuko kantor DPR Atau Kantaor Walikota hehehehe..... salam hendra j st mudo bkt-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
