Sanak Muchlis Hamid nn baik n sanak palanta. Ikolah kelemahan pemahaman hidup baradaik nn salah. Hendaknyo didunia, kito buliah baku hampeh(batangka),tapi kalau lah tabujua badan tu jadi maik,masalahtu harus diserahkan ka Syarak,balapang dado n sifat pemaaf nn harus dikedepankan. Kadang2 JB malu mamangku gala adaikko,beko kok ndak bisa dilaksanakan amanah nn hakiki dari sako adaik tu,melaksanakan n tunduk kepada Al-Qur'an n Sunatullah. Ikolah senek sanak Muchlis tambahan dari JB. JB,DtRJ,sadang di Bonjer,Jakbar. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message----- From: Muchlis Hamid <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 17 Apr 2012 03:05:48 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Kisah ini memang memalukan. Kisah yang sama pernah terjadi di kampung saya. Yang meninggal bukan orang sembarangan, urang lantak bahkan beliau menyandang predikat bundo kanduang. Kenapa sampai terjadi? Yang melarang berkubur di pandam pekuburan kaum adalah datuk andikonyo juo yang sedang berperkara dengan dengan Almh. Untung tidak bawa-bawa ladiang. Bentuk perkara adalah "masalah harta". Perkaranya sampai ke MA yang akhirnya dimenangkan oleh keluarga Almh. Jalan keluar muncul dari yang tua-tua dari kerabat (bukan sesuku). Dari hasil rundingan menjelang senja akhirnya dibawa ke surau kami. Di situ ada pekuburan keluarga (bukan suku). Pekuburan itu sudah ada sejak tahun 1920. Yang ambil alih masalah di antaranya Dr Rafki Ismail. Salam, Muchlis Hamid ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, April 17, 2012 1:26 PM Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Memalukan memang Sur,apalagi terjadi didaeerah nn beradat.Dimana peran Agama? FYI, JB di Padusunan,punya 2(dua) pandam pekuburan dari sk Mandahiliang,disitu berkubur bukan saja famili JB,tapi juo rang sumando dari suku lain kami izinkan untuk di kubur disitu(asal Islam). JB,DtRJ,sk Mandahiliang, Kampuang Gadang Padusunan,Piaman,kini di Bonjer,Jakbar. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: Lies Suryadi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 17 Apr 2012 13:44:56 +0800 (SGT) To: [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Alaikum salam, Kang Hendra. Memang tak dapat dimengerti, dan kasus seperti ini terasa memalukan. Suryadi Dari: Kangs Hendra <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Selasa, 17 April 2012 22:06 Judul: [R@ntau-Net] Pandam Pakuburan Assalamualaikum ww. Inyiak2, Angku2, dunsanak sadonyo kapatang kawan Istri ambo maninggal jam 9. karano kawan arek bana istri ambo tuh ngurus sampai pemakaman.....kebetulan yg meninggal itu urang jawa tengah samo jo ambo urang pendatang, klu ambo urang jabar. wakatu pulang karajo mbo tanya gimana tadi penguburannya lancar? istri saya cerita katanya susah untuk nguburkannya... di daerah tempat tinggal dia di perumahan kubang putih duo udah digali, eh malah dikejar2 pake lading indak boleh di kubur disinan...., dengar cerita urang2 perumahan udah mambayar juga untuk tanah pekuburantuh.. tapi RT disana juga ngak bisa menyesaikan. dicari lagi ketempat sebelum tinggal di perumahan yaitu di daerah kabun pulasan bukittinggi.... ada tanah pekuburan disana udah mau di angkat kesana jenazahnya, indak boleh juga sama anak kemenakan disana untuk dikubur ditanah suku sinan padahal orang tua yg punya tanah udah boleh. waktu manjalang asar kebetuolan istri mbo telpon... sama saya disuruh telpon ke pengurus paguyuban jawa....diceritakan ada yg meninggal ngak bisa dikuburkan karena ngak ada tanah.... Alha,dulillah dia bisa bantu dan ditunjukin di daerah bukit apit "pekuburan kodim", dengan membayar 1.5 jt. Saya cerita sama istri sayah.. itulah di minang khususnya bukittinggi bagi kaum pendatang susah kalau mati tuh (padahal istri saya urang minang juga tapi ndak asli bukittinggi cuma lahir dan gadang di bkt mulai dari ibu bapaknyo, aslinya palembayan baringin). tp kalau urang cino mudah ado pekeburannya di bukit ambacang, padahal dilihat dikampung saya kalau urang perantau mati ngak susah nguburkan.. menerima terus tanahnya untuk di pake pekuburan. perkumpulan urang kapung saya juga udah membeli tanah pekuburan di sini.. eh ngak bisa juga dipake dngan alasan tanah sekeliling indak boleh dipake jalan untuk bawa mayat ketanah itu... TERLALU hehehehehe makanya saya pesan ke istri sayah sambil bagarah.... Neng jiko akang mati nanti dan susah cari pekuburan buang aja ke ngarai atau simpan dimuko kantor DPR Atau Kantaor Walikota hehehehe..... salam hendra j st mudo bkt-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
