KERISAUAN PERANTAU TUA

Seorang perantau tua yang sudah lama tidak pulang

terbangun tengah malam

ia baru saja mengalami mimpi buruk

yang membuatnya gemetar dan berkeringat dingin



Sawah berjenjang menghijau seluas mata memandang

hutan rimbun dan anak-anak sungai yang jernih

dalam mimpinya telah luluh lantak dihantam gempa dan tanah longsor



Mesjid dan surau yang dahulu riuh rendah oleh kehadiran kaum muda

dalam mimpinya  tegak tercenung kesepian



Rumah gadang yang pernah semarak oleh bundo kanduang, mamak, dan kemenakan

dalam mimpinya telah kosong dan beruntuhan



Ya, ia gemetar dan berkeringat dingin dalam siuman

sambil bertanya kepada dirinya sendiri

apakah mimpinya itu hanya sekedar permainan tidur

ataukah itu isyarat dari Sang Maha Pencipta


Ia berdoa lamat-lamat

Ya Allah, biarkanlah mimpiku tetap jadi mimpi belaka


Jakarta, 6 Mei 2012.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke