Bung Armen, rasanya saya adik beradik - yang lahir dan besar di 'rantau dekat' - harus mulai dari nol, karena selain beberapa saudara senenek, saya tidak kenal dengan saudara-saudara sesuku Tanjung lainnya, yang telah bertebaran merantau ke berbagai kota. Seperti dapat diduga, datuk suku saya yang bertani di kampung selain tidak punya catatan tentang anak kemenakan dan harta pusaka tinggi, juga jarang berkomunikasi. Saya percaya bahwa suku saya tidak punya rumah gadang. Saya memang pernah menghimpun dan membantu sanak saudara saya sesuku yang berdagang jeans di Pasar Cipulir, Jakarta. Namun kontak ini tidak berlanjut karena mata pencaharian yang amat berbeda. Yang jadi pemikiran saya sekarang adalah: selain untuk memulihkan silatuhmi, apa fungsi sosial yang riil dari suku, yang warganya selain saling tidak kenal juga tidak ada keterkaitan kepentingan satu sama lain ? Saya belum dapat menjawabnya. Wassalam, SB. Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]> Date: Sat, 5 May 2012 19:59:54 To: Rantau Net Rantau Net<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Kerisauan Perantau Tua Setuju, bung Armen. Dima alamaiknyo tu ? Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. -----Original Message----- From: Armen Zulkarnain <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 6 May 2012 03:58:02 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] Kerisauan Perantau Tua Pak Saaf, nan ambo hornati. Rancak diansua juo komunikasi jo IK Limkos nan marupokan organisasi perantau nagari apak, sahinggo apo nan dirisaukan dalam rasian mantun bisa diansua-ansua mengarajokan bangkalainyo. Apo guno kito marantau, dek karano kampuang halaman juo, sabab disabuik kito urang minang dek karano basako jo bapusako. wasalam AZ/lk/34th/caniago Pauah, Lubuaksikapiang Pasaman asa nagari Kubang, 50 Koto babako ka Canduang Koto Laweh, Agam ________________________________ Dari: Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]> Kepada: Rantau Net Rantau Net <[email protected]> Dikirim: Minggu, 6 Mei 2012 2:38 Judul: [R@ntau-Net] Kerisauan Perantau Tua KERISAUAN PERANTAU TUA Seorang perantau tua yang sudah lama tidak pulang terbangun tengah malam ia baru saja mengalami mimpi buruk yang membuatnya gemetar dan berkeringat dingin Sawah berjenjang menghijau seluas mata memandang hutan rimbun dan anak-anak sungai yang jernih dalam mimpinya telah luluh lantak dihantam gempa dan tanah longsor Mesjid dan surau yang dahulu riuh rendah oleh kehadiran kaum muda dalam mimpinya tegak tercenung kesepian Rumah gadang yang pernah semarak oleh bundo kanduang, mamak, dan kemenakan dalam mimpinya telah kosong dan beruntuhan Ya, ia gemetar dan berkeringat dingin dalam siuman sambil bertanya kepada dirinya sendiri apakah mimpinya itu hanya sekedar permainan tidur ataukah itu isyarat dari Sang Maha Pencipta Ia berdoa lamat-lamat Ya Allah, biarkanlah mimpiku tetap jadi mimpi belaka Jakarta, 6 Mei 2012. -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
