tarimo kasih komentar nyo pak Abraham menarik cerita tambahan mengenai khyber pass tsb, di jalur itulah para tentara superpower dunia terjebak, sejak Alexander the great sampai tentara amerika jaman kini. pak Abraham, yo dunsanak sadonyo, memang menarik mengkaji filsafat hidup org minang tsb, spt prinsip nan empat dll, dan juga penamaan daerah dg angka ( 50 kota, 4 angkek dll ), sebentuk kecerdasan matematis, karena khas hanya di sumbar, tak ada di daerah sumatera lain nya ( coba bandingkan dg apa yg ada mulai dari Aceh sampai lampung ), apalagi di pulau jawa, karena itu ambo punya pendapat pribadi, urang minang adalah para perantau dari negeri yg jauh , sebagaimana cerita org pasthun tersebut yg konon berasal dari suku bani israel yg hilang sejak runtuh nya kerajaan nabi Sulaiman. \ tak ada habisnya mengkaji ttg asal usul org minang yg menurut tambo adat dan cerita sejarah berasal dari tempat yg jauh , dari kalangan org2 pintar , teori ttg pelarian tentara Alexander the great, atau bisa jadi salah satu pecahan 10 suku bani israil yg hilang ( spt org Pastun tsb ) atau dari negeri lain yg punya kebudayaan tinggi, entahlah ?? , semoga ada peneliti sejarah yg bisa menjelaskan nya.
pak Abraham,mengenai candu/opium yg banyak disana, sebenarnya hal tsb sering di lebih2kan saja, karena tak hanya ada disana, di Myanmar, India bahkan di Aceh juga banyak, dulu dianggap tanaman biasa saja, sebagian dianggap bumbu masak. setelah org Indian dan eropa mengembangkan cara penyulingan nya jadilah candu yg lebih berbahaya. Ingat saja di Aceh juga banyak ganja, tapi mereka tak menyalahgunakan nya , atau bisa jadi tak tahu selama ini, sehingga kita tak mendengar berita sejarah, org Aceh jatuh mentalnya karena kecanduan tsb, krn dulu belum disalahgunakan spt saat ini. terbukti org Aceh tetap menjadi pejuang tangguh, yg Belanda pun tak bisa menaklukkan nya begitu pulalah cerita tanaman opium di afganistan sana. Saat Taliban berkuasa, tanaman tsb dan juga candu diharamkan, tanaman tsb dibabat habis. stelah tentara Nato/US datang, tanaman tsb berkembang lagi.., jadi bisa diduga sendiri kemana arah cerita nya. sekian dulu dari ambo, mudah2an bermanfaat carito2 ringan dari rantau gurun pasir ko salam HM malin sinaro http://hdmessa.wordpress.com Abraham Ilyas <[email protected]> May 23 07:30AM +0700 Terima kasih informasi dari saudara Hendra Messa, yang bersumber dari tangan pertama. Komunitas adat suku Phastun/pathan ini dikenal sejak zaman dahulu sebagai penjaga Khyber Pass, gerbang masuk ke Asia Selatan sejak ribuan tahun yang lalu.....dan menurut penulis Rudyard Kipling, *"Every stone in the Khyber has been soaked in blood." * Cukuik menarik, ...ruponya mereka mamakai adat "tahu di nan Ompek 4 prinsip dasar" pulo,... samo jo nan biaso dipakaikan di kampuang awak...manggunokan sebutan bilangan 4. 1) Keramahan, menghargai orang lain 2) Keadilan 3) Perlindungan terhadap keluarga, wanita, harta benda & daerah 4) Kebebasan diri ( kemerdekaan ). Apakah adat tahu di nan empat prinsip dasar iko nan menyelamatkan komunitas mereka dari bahaya racun opium,...? Manurut kaba bagalau,... daerah tsb. merupakan salah satu sumber penghasilan opium di dunia ! Kalau alah mamakai opium tantu indak ka talok bacakak lai !....tapi nyato musuah musuahnyo keok semua ??? Abraham Ilyas -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
