Berita jelek untuk pariwisata kita.
Makanya tradisi pasang tarif secara jelas harus dibudayakan. Jangan corat-coret 
di karateh bungkuih rokok kayak rumah makan Padang juga yg dipakaikan. Kalau 
maha jaleh mahanyo, kalau murah jaleh murahnyo.
 
Salam,
Suryadi
 

Dari: Y. Napilus <[email protected]>
Kepada: RantauNet2 Milis <[email protected]>; Milis SMA1Bkt 
<[email protected]>; WSTB <[email protected]>; MAPPAS 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]> 
Dikirim: Sabtu, 21 Juli 2012 7:02
Judul: [R@ntau-Net] Padang: Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis Asing


Dear All,

Kembali turis ini ke kampung halamanyo di Bulando atau ketemu dg siapa saja, 
gak mungkin dia gak cerita...! Bayangkan dampaknya...! Apalagi kalau dia paham 
pula publisitas dan punya temen dg wartawan disana. Sebaiknya polisi memproses 
ybs, kalau memang ternyata bersalah, segera buat pernyataan MAAF TERBUKA demi 
Pariwisata Sumbar...! Mungkin akan membantu menurunkan dampak itu tadi. Maybe...


Sudah sampai dimana pemahaman stake holders pariwisata Sumbar ttg bagaimana 
melayani tamu ini...? Apakah memang penyelesaiannya harus main pisik dan 
memalukan seperti ini...? Makanya ambo gak bosan-bosan menyuarakan USULAN 
KAMPANYE ini: www.4r5lb.west-sumatra.com agar kita bisa naik ke Kelas 
Pariwisata Level Dunia...! Gak harus persis seperti ini, tapi kira2 hal-hal 
seperti ini harus terus disuarakan ke masyarakat...! Mohon juga bantuan 
kawan-kawan Media utk aspek "sadar wisata" ini. Sangat memalukan kita, 
memajukan pariwisata dan udah punya agenda Tour de Singkarak yg real kelas 
dunia, tapi budaya kita, maaf, masih terbelakang seperti ini. Masih banyak 
pe-er kita nih...


Mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan. Terima kasih.

Wass,
Nofrins'79
www.nofrins.west-sumatra.com


Sumber: 
http://m.inilah.com/read/detail/1884566/karena-uang-seorang-pemandu-pukul-turis-asing


Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis Asing  
Oleh: Haluan Padang 
Jumat, 20 Juli 2012, 04:00 WIB 
INILAH.COM, Padang - Akibat dibogem oleh pemandunya (guide), seorang pria bule, 
Edy (48) asal Belanda, Kamis (19/7) sekitar pukul 09.00 WIB, mengalami luka di 
bagian keningnya. Luka yang dialaminya cukup lebar. Akibatnya, korban terpaksa 
mendapat jahitan sebanyak 18 jahitan.

Tak bisa menerima perbuatan pemandunya yang bernama Roni (28), warga 
Bukittinggi itu, Edy lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang. Dia 
berharap, bisa mendapat keadilan. Pelaku harus ditangkap, dan dihukum sesuai 
dengan hukum berlaku.

Kepada petugas yang menerima laporan pengaduannya, Edy menjelaskan kronologis 
pemukulan dilakukan Roni. Katanya, persoalan ini hanya karena Roni meminta 
tambahan uang pemandu kepadanya. Karena terlalu mahal, Edy menolak. Pemukulan 
terjadi di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Permindo, Padang.

Setelah memukul, Roni langsung meninggalkan Edy di tempat tersebut. Darah pun 
keluar dari keningnya hingga membasahi sebagian wajahnya. Beberapa warga 
kemudian menolong dan membawa Edy berobat.

KA SPKT Polresta Padang Ipda Sugeng Riadi mengatakan, untuk menindak lanjuti 
laporan pengaduan itu, akan diserahkan ke bagian Reskrim Polresta Padang.-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke