Assalamualaikum Wr.Wb. Ibu2 Bapak2 sarato ara pembaca yang Budiman. Ambo bukan nak memihak kemanapun, hanyo nak manambah parameter sajo, yakni mungkin2 sajo ado "udang dibaliak batu", diantaro kaduo pria tasabuik. Mohon para penyidik seksama sekali dan sacaro haluih menanyoi sang tersangko. Biasonyo kalau ado babaun nan "kurang senonoh", emosionil bana effektnyo. Untuak mananyoi sang terdakwa, iko amat sulik bana, andaikato "udang dibaliak batu" misalnyo "kurang senonoh". Maoh bukan ambo nyak mangompori, tapi hanyo ma-analisa dari sagalo kemungkinan nan ado. Tapi team penanyo dikepolisian rasonyo, profesional (mudah2an) wassalam, Muljadi Ali Basjah
-------- Original-Nachricht -------- > Datum: Sat, 21 Jul 2012 13:48:14 +0800 (SGT) > Von: Lies Suryadi <[email protected]> > An: "[email protected]" <[email protected]> > Betreff: Bls: [R@ntau-Net] Padang: Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis > Asing > Berita jelek untuk pariwisata kita. > Makanya tradisi pasang tarif secara jelas harus dibudayakan. Jangan > corat-coret di karateh bungkuih rokok kayak rumah makan Padang juga yg > dipakaikan. Kalau maha jaleh mahanyo, kalau murah jaleh murahnyo. > > Salam, > Suryadi > > > Dari: Y. Napilus <[email protected]> > Kepada: RantauNet2 Milis <[email protected]>; Milis SMA1Bkt > <[email protected]>; WSTB <[email protected]>; MAPPAS > <[email protected]>; "[email protected]" > <[email protected]> > Dikirim: Sabtu, 21 Juli 2012 7:02 > Judul: [R@ntau-Net] Padang: Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis Asing > > > Dear All, > > Kembali turis ini ke kampung halamanyo di Bulando atau ketemu dg siapa > saja, gak mungkin dia gak cerita...! Bayangkan dampaknya...! Apalagi kalau dia > paham pula publisitas dan punya temen dg wartawan disana. Sebaiknya polisi > memproses ybs, kalau memang ternyata bersalah, segera buat pernyataan MAAF > TERBUKA demi Pariwisata Sumbar...! Mungkin akan membantu menurunkan dampak > itu tadi. Maybe... > > > Sudah sampai dimana pemahaman stake holders pariwisata Sumbar ttg > bagaimana melayani tamu ini...? Apakah memang penyelesaiannya harus main > pisik dan > memalukan seperti ini...? Makanya ambo gak bosan-bosan menyuarakan USULAN > KAMPANYE ini: www.4r5lb.west-sumatra.com agar kita bisa naik ke Kelas > Pariwisata Level Dunia...! Gak harus persis seperti ini, tapi kira2 hal-hal > seperti ini harus terus disuarakan ke masyarakat...! Mohon juga bantuan > kawan-kawan Media utk aspek "sadar wisata" ini. Sangat memalukan kita, > memajukan > pariwisata dan udah punya agenda Tour de Singkarak yg real kelas dunia, tapi > budaya kita, maaf, masih terbelakang seperti ini. Masih banyak pe-er kita > nih... > > > Mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan. Terima > kasih. > > Wass, > Nofrins'79 > www.nofrins.west-sumatra.com > > > Sumber: > http://m.inilah.com/read/detail/1884566/karena-uang-seorang-pemandu-pukul-turis-asing > > > Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis Asing > Oleh: Haluan Padang > Jumat, 20 Juli 2012, 04:00 WIB > INILAH.COM, Padang - Akibat dibogem oleh pemandunya (guide), seorang pria > bule, Edy (48) asal Belanda, Kamis (19/7) sekitar pukul 09.00 WIB, > mengalami luka di bagian keningnya. Luka yang dialaminya cukup lebar. > Akibatnya, > korban terpaksa mendapat jahitan sebanyak 18 jahitan. > > Tak bisa menerima perbuatan pemandunya yang bernama Roni (28), warga > Bukittinggi itu, Edy lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang. Dia > berharap, bisa mendapat keadilan. Pelaku harus ditangkap, dan dihukum sesuai > dengan hukum berlaku. > > Kepada petugas yang menerima laporan pengaduannya, Edy menjelaskan > kronologis pemukulan dilakukan Roni. Katanya, persoalan ini hanya karena Roni > meminta tambahan uang pemandu kepadanya. Karena terlalu mahal, Edy menolak. > Pemukulan terjadi di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Permindo, Padang. > > Setelah memukul, Roni langsung meninggalkan Edy di tempat tersebut. Darah > pun keluar dari keningnya hingga membasahi sebagian wajahnya. Beberapa > warga kemudian menolong dan membawa Edy berobat. > > KA SPKT Polresta Padang Ipda Sugeng Riadi mengatakan, untuk menindak > lanjuti laporan pengaduan itu, akan diserahkan ke bagian Reskrim Polresta > Padang.-- > > > -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
