Bot, 

Mungkin bisa baca infonya di blog Himpunan Pemandu Wisata Sumbar ini: 
http://hpidpdsumbar.blogspot.com/2012_05_01_archive.html. Tks.

Salam,
Nofrins



________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Milis SMA1Bkt 
<[email protected]>; WSTB <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Friday, July 20, 2012 12:59 PM
Subject: Re: [Wisata Minang] Padang: Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis 
Asing
 

  
Mau nanya saja, apa ada persatuan guide atau pemandu wisata di bukittinggi? Apa 
mereka mengeluarkn semacam id card atau ijin? Kalau ada mungkin bisa 
disosialisasikan jasa guide yg ada ijin tsb, kalau ada yg bermsalah bisa 
ditarik izinnya.
Klau di Bali, mereka memiliki semcam persatuan guide yg mengeluarkan I'd Card 
dgn trif yg jelas untuk penggunaan jasa guide.

Mungkinkah d Bukittinggi?
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "Y. Napilus" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Fri, 20 Jul 2012 22:02:43 -0700 (PDT)
To: RantauNet2 Milis<[email protected]>; Milis 
SMA1Bkt<[email protected]>; WSTB<[email protected]>; 
MAPPAS<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: [Wisata Minang] Padang: Karena Uang, Seorang Pemandu Pukul Turis Asing
  
Dear All,

Kembali turis ini ke kampung halamanyo di Bulando atau ketemu dg siapa saja, 
gak mungkin dia gak cerita...! Bayangkan dampaknya...! Apalagi kalau dia paham 
pula publisitas dan punya temen dg wartawan disana. Sebaiknya polisi memproses 
ybs, kalau memang ternyata bersalah, segera buat pernyataan MAAF TERBUKA demi 
Pariwisata Sumbar...! Mungkin akan membantu menurunkan dampak itu tadi. Maybe...


Sudah sampai dimana pemahaman stake holders pariwisata Sumbar ttg bagaimana 
melayani tamu ini...? Apakah memang penyelesaiannya harus main pisik dan 
memalukan seperti ini...? Makanya ambo gak bosan-bosan menyuarakan USULAN 
KAMPANYE ini: www.4r5lb.west-sumatra.com agar kita bisa naik ke Kelas 
Pariwisata Level Dunia...! Gak harus persis seperti ini, tapi kira2 hal-hal 
seperti ini harus terus disuarakan ke masyarakat...! Mohon juga bantuan 
kawan-kawan Media utk aspek "sadar wisata" ini. Sangat memalukan kita, 
memajukan pariwisata dan udah punya agenda Tour de Singkarak yg real kelas 
dunia, tapi budaya kita, maaf, masih terbelakang seperti ini. Masih banyak 
pe-er kita nih...


Mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan. Terima kasih.

Wass,
Nofrins'79
www.nofrins.west-sumatra.com


Sumber: 
http://m.inilah.com/read/detail/1884566/karena-uang-seorang-pemandu-pukul-turis-asing


Karena Uang, Seorang Pemandu 
Pukul Turis Asing  
Oleh: Haluan Padang 
Jumat, 20 Juli 
2012, 04:00 WIB 
INILAH.COM, Padang - Akibat dibogem oleh pemandunya (guide), seorang 
pria bule, Edy (48) asal Belanda, Kamis (19/7) sekitar pukul 09.00 WIB, 
mengalami luka di bagian keningnya. Luka yang dialaminya cukup lebar. 
Akibatnya, 
korban terpaksa mendapat jahitan sebanyak 18 jahitan.

Tak bisa 
menerima perbuatan pemandunya yang bernama Roni (28), warga Bukittinggi itu, 
Edy 
lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang. Dia berharap, bisa 
mendapat keadilan. Pelaku harus ditangkap, dan dihukum sesuai dengan hukum 
berlaku.

Kepada petugas yang menerima laporan pengaduannya, Edy 
menjelaskan kronologis pemukulan dilakukan Roni. Katanya, persoalan ini hanya 
karena Roni meminta tambahan uang pemandu kepadanya. Karena terlalu mahal, Edy 
menolak. Pemukulan terjadi di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Permindo, 
Padang.

Setelah memukul, Roni langsung meninggalkan Edy di tempat 
tersebut. Darah pun keluar dari keningnya hingga membasahi sebagian wajahnya. 
Beberapa warga kemudian menolong dan membawa Edy berobat.

KA SPKT 
Polresta Padang Ipda Sugeng Riadi mengatakan, untuk menindak lanjuti laporan 
pengaduan itu, akan diserahkan ke bagian Reskrim Polresta 
Padang.
__._,_.___
Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (2) 
Recent Activity: 
Visit Your Group 
Kita membangun MAPPAS untuk ikut menangani masalah-masalah wisata di ranah, 
dengan cara meminta perhatian fihak yang berwenang mengenai masalah-masalah 
tersebut di Sumatera Barat. 

Menimba teknik DPR RI dalam membahas rancangan undang-undang, saya merasa ada 
baiknya kita himpun sebuah daftar yang memuat secara rinci masalah-masalah 
kepariwisataan ini, yang untuk sementara kita sebut
sebagai Daftar Inventarisasi Masalah Pariwisata Sumatera Barat, atau DIM-PSB. 
Terhadap setiap masalah yang ditemui pada setiap obyek wisata kita sampaikan 
saran konkrit, dan kita catat respons manajer obyek wisata tersebut.

 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
. 

__,_._,___ 

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke