""Menurut saya kalau perlu "kita pinjam salah seorang Gubernur Cina Tiongkok 
yang main tembak koruptor" tidak masalah, ...""

Mungkin ada masalah "sedikit". Penduduk Jakarta akan berkurang kira-kira 25%. 
Di mana para koruptor dari segala lapis dan tingkat itu akan dikuburkan?

-- Nyit Sungut


--- In [email protected], Dasriel Noeha <dasrielnoeha@...> wrote:
>
> Yang jelas Jakarta memerlukan "sebuah pembaharuan" untuk menyelesaikan 
> berbagai persoalan Jakarta itu sendiri, banjir besar 1997,2002,2007, syukur 
> 2012 gak akan terjadi. Macet setiap hari. Premanisme. Gelandangan dan kaum 
> miskin kota. Korupsi. Katanya uang pendapatan Jkt 170 T. Apa dan bagaimana 
> menggunakan uang itu.
>  
> Menyelesaikan semua itu, ya konsep Jokowi/Ahok yang mungkin "mencari 
> solusinya", seperti kata Jokowi, hari pertama tugasnya adalah menyelesaikan 
> masalah keuangan DKI. Baru infrastruktru lain seperti pembenahan kali dan got 
> mampat, angkutan umum, macet, parkir, penertiban K5, dll masalah.
>  
> Jelas ia dipilih orang. Terlepas Ahok yang orang keturunan Cina Bangka. 
> Menurut saya kalau perlu "kita pinjam salah seorang Gubernur Cina Tiongkok 
> yang main tembak koruptor" tidak masalah, asal terjadi "perubahan Jakarta" 
> sedikitnya 5 tahun kedepan.
>  
> Jangan terlalu sempitlah berpikir kita. Coba di bawa pola pikir untuk 
> kemaslahatan bersama yang mana Jakarta adalah milik orang banyak, yang memang 
> menginginkan "sebuah perubahan".
>  
> Jokowi/Ahok memang ditunggu banyak warga DKI.
>  
> salam maaf,
> dasriel
> tinggal di RT18/RW09, Kelapa Gading Timur.
> 
> Dari: Asmi Yakob Yahoo <asmiyakob@...>
> Kepada: [email protected] 
> Dikirim: Jumat, 27 Juli 2012 11:35
> Judul: Re: [R@ntau-Net] OOT, sebuah visi tentang bung Ahok.
> 
> 
> Kawan2 sa Palanta RN,
>  
> Terlebih dahulu saya kemukakan bahwsa saya tidak pro ke calon # 3, dan juga 
> tidak pro ke China, tetapi kalau seandainya China bisa membuat Indonesia ini 
> lebih maju dan makmur untuk masyarakatnya seperti di Singapore, kenapa kita 
> harus alergy, mulai dari kemerdekaan, orde lamo, orde baru, orde reformasi 
> yang didominansi oleh non china (melayu) tetapi tidak maju maju korupsi 
> batambah banyak, rakyat makin susah, apokah ndak rancak dicubo pula manarimo 
> Cinoko jadi pemimpin di negara tercintako kalau akan membao kita lebih 
> makmur, ini cuma tanggapan saya sekalian batanyo ka kawan nan labiah paham 
> tentang negarako.
>  
> Kalau kito caliak negara2 nan banyak cino ikuik di kekuasaan yo ma lebih maju 
> nampaknyo, contoh Singapore, Malaysia, Hongkong, Taiwan, RRC, mungkin saya 
> salah caro melihatnya.
>  
> Wassalam,
>  
>  
> Asmi Yakob asli urang Padang/Sumatera Barat/melayu
> L-60
> ----- Original Message ----- 
> >From: Mochtar Naim 
> >To: [email protected] 
> >Cc: MOCHTAR NAIM 
> >Sent: Friday, July 27, 2012 10:51 AM
> >Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT, sebuah visi tentang bung Ahok.
> >
> >
> >
> >
> >Kawan2 sa palanta RN,
> >
> >     Kasus Ahok ini bisa dilihat dari berbagai segi. Tergantung dari segi 
> >mana kita mau melihatnya. Segi formalitas pilkada itu sendiri, apakah wajar 
> >jika seorang wako ataupun gub yang masih aktif bisa mencalonkan diri utk 
> >menjadi cagub di prov lain atau tidak. Juga untuk tujuan mendesak, cagub 
> >yang mana yang sewajarnya kita pilih baik sebagai orang Minang ataupun 
> >sebagai warga negara RI terutama bagi yang berdomisili di DKI.
> >     Kasus Ahok yang saya sorot dan angkatkan adalah gambaran 
> >politiko-sosiologis secara menyeluruh, yang saya melihat kasus Ahok adalah 
> >awal dari  
> >move baru dari kelompok warga keturunan Cina di NKRI ini untuk sekarang 
> >masuk secara aktif ke dalam gelanggang politik praktis, yang selama ini 
> >hanya bermain di belakang layar saja. Dengan itu Indonesia telah menuju ke 
> >arah pola Filipina kedua, di mana kelompok Cina, kendati minoritas tetapi 
> >mendominasi secara aktif tidak lagi hanya ekonomi, perdagangan dan industri, 
> >tetapi juga politik, sosial, budaya, dsb. Sedikitnya sudah ada dua presiden 
> >Filipina yang berdarah Cina, di samping mereka juga merajai dan menguasai 
> >forum politik di legislatatif, yudikatif dan juga eksekutif, di pusat maupun 
> >daerah. Contoh sempurnanya adalah kasus Singapura itu sendiri.
> >     Bagi sejarah tidak ada yang impossibel. Kita saja bisa dijajah selama 
> >3,5 abad oleh Belanda, negeri kecil di Eropah sana itu. Kunun pula oleh Cina 
> >yang berseberangan pantai dengan kita, dan yang sudah pula berakar di bumi 
> >nusantara ini sendiri. Ini hanya persoalan kemauan saja.
> >     Jadi pertanyaan mendasarnya, siapkah kita untuk ditarik menjadi 
> >koloninya  
> >Cina seperti Filipina dan Singapura serta yang tadinya juga Malaysia, 
> >Thailand, Viet Nam dllnya itu. Dan yang kita hadapi ini bukan hanya si Ahok 
> >yang orangnya bisa saja sangat bagus, simpatik, berpihak kepada pribumi, 
> >dsb. Di belakang si Ahok itu siap berjejer semua orang Cina tidak hanya yg 
> >di Jkt saja tapi di seluruh Indonesia. Sekarang saja, dari hasil survei yang 
> >kita baca di sk2, 100 % warga keturunan Cina penduduk kota Jkt memberikan 
> >dukungan penuh kepada Ahok.   
> >Padahal ini baru gerakan awal dari sebuah pencapaian sasaran yang sudah 
> >sejak lama mereka impikan. Yaitu Indonesia sebagai bagian utama dari 
> >emporium Cina di Asia Tenggara.
> >     Kawan2, seperti kata Sdr Adrinof, Pak Saf, dll, kita bisa manfaatkan 
> >kasus Ahok ini secara positif dan konstruktif untuk melihat bagaimana kita 
> >dan siapa kita ini sesungguhnya. Kelebihan dari tokoh2 politik dan 
> >kebudayaan Minang di masa lalu adalah karena kejelian mereka melihat 
> >permasalahan2 politik dan sosial-budaya secara cermat, tajam dan bernuansa 
> >masa depan. Kita kalau bisa janganlah terlalu jauh ketinggalan dari tokoh2 
> >pendahulu kita itu.
> >
> >Mochtar Naim 270712
> >
> >From: Andrinof A Chaniago <andrinof@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Friday, July 27, 2012 5:37 AM
> >Subject: Re: [R@ntau-Net] OOT, sebuah visi tentang bung Ahok.
> >
> >
> >Yth. Guru kami, Pak Mochtar Naim, Pak Saaf dan sanak sa palanta:
> >
> >Ini tukar-menukar pikiran yang menarik tentang pemimpin, khususnya ketika 
> >dihadapkan ke kacamata orang Minang dan orang muslim. Berkembangnya 
> >tukar-menukar pandangan ini berarti ada yg belum clear dalam cara kita 
> >melihat pandangan Islam dan (kepentingan) budaya Minang terhadap pemimpin, 
> >khususnya posisi wakil pemimpin formal (pemerintahan), walaupun pemimpinnya 
> >sudah jelas seorang muslim yang taat dan sangat islami. Untuk soal ini, 
> >biarlah tukar-menukar pikiran terus berkembang kalau tidak ada kata simpul 
> >dalam waktu dekat.
> >
> >Hal yang perlu jawab dari pendapat yang muncul khusus tentang Jokowi adalah 
> >soal tuduhan tidak amanah karena tidak menyelesaikan jabatan kalau terpilih. 
> >Ini soal yg mengherankan buat saya kalau ada orang mengamini "kecaman" yang 
> >sebetulkan hanya senjata politik dari lawan Jokowi dalam pilgub DKI saat 
> >ini. Buat saya sederhana sekali caranya untuk mementahkan tuduhan ini bagi 
> >kita sebagai orang Minang: Berarti Pak Gamawan Fauzi tidak amanah, Pak Azwar 
> >Anas dulu tidak amanah, Pak Harun Zain dulu tidak amanah. Begitu?
> >Ada tanggapan panjang soal tuduhan dangkal itu di twitter. Lebih lengkap 
> >saya sebut sejulmlah kekeliruan berpikirnya dalam pernyataan "tidak amanah" 
> >itu.
> >
> >Sementara itu dulu. Mohon maaf.
> >Salam,
> >
> >Andrinof A Chaniago (L/50-)
> > 
> > 
> >
> >
> >2012/7/26 Lies Suryadi <niadilova@...>
> >
> >Nan ma nan rancak (atau labiah kurang mudaraikny): dijajah urang Cino atau 
> >dijajah urang Putiah (baliak)?
> >> 
> >>Salam,
> >>Suryadi
> >> 
> >> 
> >>Ps: Tapi kini kaba e urang2 itam lah 'manjajah' pulo sampai ka Tanah Abang. 
> >>Iyo tu?
> >>
> >>
> >>Dari: sjamsir_sjarif <hambociek@...>
> >>Kepada: [email protected] 
> >>Dikirim: Rabu, 25 Juli 2012 14:30
> >>Judul: Re: [R@ntau-Net] OOT, sebuah visi tentang bung Ahok.
> >>
> >>
> >>Iyo Muljadi, dek Urang Awak kan Urang Paparak, kok dicubo-cubo pulo 
> >>ba"Parak Matiah" baanyo. Parak Matiah  (pragmatism) ko mungkin samo jo 
> >>"Cubo-cubo batanam mumbang"...
> >>
> >>[Asa ... jan mambang se lah ...-e tibo di Kitaji... :)]
> >>
> >>Salam,
> >>-- Nyit Sungut



-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke