Hehe. Kalau provinsi baru, via DPR jo Presiden. Kini ado maratorium. 
Kemungkinan AN-RM itu kecil secara politik


 
Indra J Piliang, The Indonesian Institute, Jln Wahid Hasyim No. 194, Jakarta 
Pusat. Twitter: @IndraJPiliang


________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, October 11, 2012 2:53 PM
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ridwan Mukti, Bupati Pembangun
 

Kok seandainyo Pak Alex N berpasangan jo Pak Ridwan M, rancak juo.
Abih tu, kab.mura+kota.lubuk linggau+kab.empat lawang+kab.sarolangun bisa 
menjadi 1 provinsi baru dengan Gubernur Ridwan Mukti...
Ba a kiro-kiro da?

Wassalam
Haris Jumadi 36 th
Warga "Baru" Kota Palembang
Suku Sikumbang (Bukiktinggi)

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "Benny Farlo" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Thu, 11 Oct 2012 14:12:30 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Ridwan Mukti, Bupati Pembangun

Ooo..nantun cito'e..arati e P'Ridwan alah dapek 
tiket kuniang yo,
 
salamaik berkreasi Bung Indra,
TB 
----- Original Message ----- 
>From: Indra Jaya  Piliang 
>To: [email protected] 
>Sent: Thursday, October 11, 2012 1:57  PM
>Subject: Re: [R@ntau-Net] Ridwan Mukti,  Bupati Pembangun
>
>
>Pak  Alex kan alah dapek tiket di DKI. Dua kali dapek tiket dalam satahun, 
>kalam  aka awak beko. Hehehe
>
>
>
> 
>Indra J Piliang, The Indonesian Institute, Jln Wahid Hasyim No. 194,  Jakarta 
>Pusat. Twitter: @IndraJPiliang
>
>
>________________________________
> From: Benny Farlo <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Thursday, October 11,  2012 1:39 PM
>Subject: Re:  [R@ntau-Net] Ridwan Mukti, Bupati Pembangun
>
>
> 
>Bung Indra, spanduk beliau untuk maju menjadi  Sumsel-1 sudah ada dimana2, 
>namun P' Alex Nurdin juga dari Golkar bakal maju  lg utk periode 
>berikutnya..Ba'a kali x kali ee..ko?, he,he
> 
>salam sukses,
>St. Bunsu
>----- Original Message ----- 
>>From: Indra Jaya Piliang 
>>To: Lisi 
>>Sent: Thursday, October 11, 2012 1:23  PM
>>Subject: [R@ntau-Net] Ridwan Mukti,  Bupati Pembangun
>>
>>
>>http://www.indrapiliang.com/2012/10/10/ridwan-mukti-bupati-pembangun/
>>
>>Rabu, 
    10 October 2012Ridwan Mukti, Bupati Pembangun 
>>
>>oleh
>>
>>Indra J Piliang
>>Ketua Balitbang DPP Partai 
    Golkar
>>
>>Belakangan ini partai politik, khususnya Partai Golkar, 
    terus menghadapi masalah. Baik yang datang dari dalam, maupun yang 
    diantarkan dari luar. Pola pikir anti partai yang sudah dibangun sejak 
    Dekrit Presiden Soekarno 5 Juli 1959 sampai tahun 1998, ternyata masih 
kuat. 
    Tiga kali pemilu, 1999, 2004 dan 2009, belum mampu menghapus sikap anti 
    partai itu. Seolah partailah yang selama empat dekade itu yang merusak 
    seluruh sistem kebangsaan. 
>>
>>Padahal, Indonesia merdeka dilahirkan 
    oleh kinerja politisi pendiri bangsa (founding fathers and mothers). Jarang 
    sekali nama-nama yang bisa dideret sebagai pendiri bangsa yang bukan 
    berlatar belakang politisi. Plus, politisi yang merangkap menjadi 
    intelektual. Modal awal keharuman nama politisi kemerdekaan ini seolah 
    tenggelam, digantikan dengan bau busuk yang muncul akibat kasus-kasus yang 
    muncul ke permukaan, terutama korupsi. 
>>
>>Upaya untuk menampilkan 
    nama-nama politisi yang tetap menjadikan dirinya sebagai panggung 
    silang-pendapat dengan visi yang tertata juga semakin jarang. Barangkali 
    yang dilihat adalah tahta yang dipegang, bukan pribadi politisi itu 
sendiri. 
    Sistem patron-client yang berakar kepada feodalisme, cenderung memandang 
    pejabat sebagai posisi yang terhormat. Sehingga, posisi sebagai politisi 
    layak dipandang apabila sudah melakukan pekerjaan luar biasa, tidak sekadar 
    pejabat. 
>>
>>Dari sinilah, satu nama yang layak disebut adalah Ridwan 
    Mukti. Nama ini belum dikenal oleh masyarakat Indonesia, bahkan masih 
    sedikit dikenal oleh masyarakat Sumsel. Yang mengenalnya, baru sebatas 
    masyarakat Musi Rawas, Sumsel. Ridwan Mukti memang sedang menjabat sebagai 
    Bupati Musi Rawas untuk periode kedua, sejak tahun 2005. Kesibukan 
membangun 
    Musi Rawas menjadikannya kekurangan waktu untuk melakukan perkenalan diri 
ke 
    segmen yang lebih luas. 
>>
>>Saya mengenal Ridwan Mukti dalam rapat-rapat 
    di DPP Partai Golkar. Yang memperkenalkan adalah senior saya, Yan Hiksas. 
    Yan berpesan, agar saya menyempatkan diri untuk datang ke Musi Rawas. 
    Kebetulan, Ridwan Mukti juga menjabat sebagai Wakil Bendahara DPP Partai 
    Golkar, sama dengan posisi Yan Hiksas. Semula, saya tidak terlalu 
kepikiran, 
    namun kemudian, saya menyanggupkan diri datang ke Musi Rawas. 
>>
>>Musi 
    Rawas adalah salah satu daerah penting di Sumsel. Sebelumnya, ibukota Musi 
    Rawas adalah Lubuk Linggau. Bagi para perantau Minangkabau, Lubuk Linggau 
    dilihat sebagai daerah yang dilewati dalam perjalanan darat dari Sumbar ke 
    Jawa. Dengan banyak perjalanan yang saya lakukan sejak tahun 1991, berarti 
    berkali-kali juga saya berada di atas kendaraan, melewati Lubuk Linggau. 
    Kesan yang utama adalah jalannya yang bagus dan taman-tamannya yang 
tertata. 
>>
>>Belakangan, Lubuk Linggau menjadi Kota, berpisah dengan Musi Rawas. 
    Kesenjangan baru terlihat. Pemerataan pembangunan ternyata tidak menjangkau 
    kawasan pedesaan di Musi Rawas, hanya terkonsentrasi di Lubuk Linggau. 
    Keadaan inilah yang menggerakkan langkah Ridwan Mukti pulang kampung, 
dengan 
    maju sebagai Bupati Musi Rawas pada tahun 2005.  Waktu itu, Ridwan baru 
    setahun menjadi anggota DPR RI. Lima tahun berikutnya, Ridwan terpilih 
    kembali untuk periode kedua pada tahun 2010.
>>
>>Ketika memulai jabatan 
    sebagai Bupati, APBD Musi Rawas masih sekitar Rp. 350 Milyar. Tahun ini, 
    sudah mencapai Rp. 1,3 Trilyun. Pendapatan Asli Daerah yang semula hanya 
    sekitar Rp 5 Milyar, sekarang sudah sampai ke angka Rp 70 Milyar. Selama 
    menjadi bupati, Ridwan Mukti membangun 3000 kilometer jalan, dengan 
    pembagian 1.600 kilometer dibangun Pemda dan 1.400 kilometer dibangun pihak 
    swasta. Ridwan memang membebankan kepada pihak swasta untuk terlebih dulu 
    membangun jalan, sebelum mereka melakukan ekploitasi kegiatan usaha di 
    bidang pertambangan dan perkebunan. 
>>
>>Yang paling fenomenal, Ridwan 
    membangun Bandara Silampari. Bandara ini beroperasi mulai tanggal 9 Juni 
    2010. Dengan akses bandara ini, dalam pikiran Ridwan terbentang Koridor 
    Barat Sumatera Selatan sebagai penghubung ke lebih kurang 11 kabupaten kota 
    di Sumsel, Bengkulu dan Jambi. Selama ini, akses ke Linggau lewat bandara 
    terdekat adalah Bengkulu, sekitar 3 jam perjalanan darat. Jalur lain lewat 
    Jambi (5 jam) atau Palembang (7 jam perjalanan darat). Dengan Bandara 
    Silampari, Linggau-Jakarta hanya ditempuh dalam waktu 50 menit. 
>>
>>Tentu, masih banyak hal yang dikerjakan Ridwan, termasuk membebaskan 
    119 desa terisolir di Musi Rawas. Musi Rawas dengan begitu sudah tidak lagi 
    masuk kategori Kabupaten Tertinggal. Para pengendara, kini bisa membelokkan 
    mobilnya ke arah Musi Rawas dari Linggau, untuk melihat perkebunan, kolam 
    ikan, sampai ibukota baru di Muara Beliti. Perlahan, aset Pemda Musi Rawas 
    diubah menjadi Universitas Musi Rawas yang juga visioner sebagai penghasil 
    sumber daya manusia di Musi Rawas dan sekitarnya. 
>>
>>Ridwan layak 
    ditulis untuk prestasinya itu, sekaligus tentunya prestasi Pemda Musi Rawas 
    dan masyarakat Musi Rawas. Kandidat doktor di Universitas Sriwijaya yang 
    menempuh perjalanan pulang-pergi dengan kendaraan pribadi ini, rata-rata 14 
    jam, tentu layak dimasukkan sebagai salah satu bupati pembangun di 
    Indonesia.
>>
>>
>>Indra J Piliang, The Indonesian Institute, Jln Wahid Hasyim No. 194,  Jakarta 
>>Pusat. Twitter: @IndraJPiliang-- 
>>-- 
>>.
>>* 
    Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
    wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
    http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>>* Isi email, menjadi tanggung 
    jawab pengirim 
    email.
>>===========================================================
>>UNTUK 
    DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>>- DILARANG:
>>1. E-mail besar 
    dari 200KB;
>>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui 
    jalur pribadi; 
>>3. One Liner.
>>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta 
    mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>>- Tulis 
    Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>- Hapus footer & seluruh 
    bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>- Untuk topik/subjek baru buat email 
    baru, tdk mereply email lama & mengganti 
    subjeknya.
>>===========================================================
>>Berhenti, 
    bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> 
>> 
>> 
>>-- 
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di 
  tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, 
  menjadi tanggung jawab pengirim 
  email.
>===========================================================
>UNTUK 
  DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar 
  dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui 
  jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta 
  mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- Tulis 
  Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh 
  bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email 
  baru, tdk mereply email lama & mengganti 
  subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, 
  bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> 
> 
>
>
>-- 
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, 
  dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta 
  R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* 
  Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim 
  email.
>===========================================================
>UNTUK 
  DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar 
  dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui 
  jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta 
  mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
>- 
  Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh 
  bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email 
  baru, tdk mereply email lama & mengganti 
  subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, 
  bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
> 
> 
> 
>
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
 
 
 
-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



  • ... Indra Jaya Piliang
    • ... Benny Farlo
      • ... Indra Jaya Piliang
        • ... Benny Farlo
          • ... hrees_iie
            • ... Benny Farlo
            • ... Indra Jaya Piliang
      • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
        • ... Afda Rizki

Kirim email ke