Tarimo kasih pak Muchlis. Ambo tertarik karano potensinyo gadang. Kini kito tahu baa mako kebudayaan Jawa tu demikian ulet mahadoki gelombang perubahan, yaitu karano sistem nilainyo tapaliharo baiak, melalui sastra, ketoprak, dan wayang. Wassalam, SB. Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: Muchlis Hamid <[email protected]> Date: Wed, 7 Nov 2012 18:44:07 To: [email protected]<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> Cc: gebuminang pusat<[email protected]>; Farhan Muin DATUK BAGINDO<[email protected]> Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: OOT: PENGALAMAN SEBAGAI “ANAK WAYANG" DAN PEMANFAATANNYA UNTUK MINANGKABAU. Salut Pak Saaf. Potongan ado, suaro cocok, tahu budaya sono dan pernah tingga di Jogja. Salam, Muchlis Hamid Sent from Yahoo! Mail on Android -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
