Pojok Singgalang

+ Jam Gadang ditutup
- Kamari semba se mah, manga lo Jam Gadang nan kanai, aturan se dipertegas
Pak Wali, sagan wak jo urang, sajak dulu bana sangaik, Jam Gadang tu tanang
sen sinannyo. 

Bukittinggi, Singgalang
Jam Gadang ditutup! Tak ada lagi dentang bunyinya. Tak ada jarum jam yang
terlihat. Tak ada pesta, tak ada keramaian. Hening-hening saja. Diam! Itu
nanti, malam old and new pergantian tahun 2008 ke 2009 menda­tang.
Malam-malam penuh gemerlap di pelataran Jam Gadang pada tahun-tahun
sebelumnya takkan terulang lagi. Begitulah berdasarkan pengalaman pada acara
menyambut tahun baru 1 Januari 2008 lalu, maka mulai malam 31 Desember 2008
dan men­yambut tahun baru 1 Januari 2009, Jam Gadang ditutup dan
kebijak­sanaan itu sudah disetujui Muspida. 

Djufri pun berkisah. Pada Senin malam (31/12) lalu, di taman Jam Gadang
diadakan pentas terbuka, dengan acara puncak menyambut tahun baru. Ternyata
di seluruh pelataran dipenuhi warga. Namun di tengah kerumunan warga itu,
ada beberapa keluarga yang mengge­lar tikar dan mereka duduk di sana
sekeluarga. “Saya tidak dapat bayangkan, bagaimana bila terjadi keributan,
tentunya keluarga yang juga mengikut-sertakan anak kecil ini bakal terinjak.
Dan, bukan tidak mungkin bakal menimbulkan ko­rban,” Djufri menguraikanny .
Justru itulah, tidak ada lagi acara penyambutan tahun baru di seputar Jam
Gadang, meski orang-orang akan menikmati pergeseran tahun baru dengan
berdempetnya jarum panjang dan jarum pendek pada Jam Gadang tersebut. Sisi
lain, berdasarkan laporan petugas kebersihan pagi hari, banyak ditemui
‘balon', maksudnya kondom bekas. Ada apa ini? Nah, dari pada acara menyambut
tahun baru berlanjut ke maksiat, Pemko Bukittinggi bersama Muspida sepakat
akan menutup Jam Gadang dan tidak memberikan izin keramaian pementasan. 

“Kuncinya adalah Bukittinggi harus bebas dari maksiat,” tegas Djufri. Bentuk
penutupan Jam Gadang itu direncanakan mempergunakan marawa Minangkabau
dengan tiga warna, yakni hitam, merah dan kuning. Ketiga warna tersebut
adalah warna kebesaran Minangkabau. Soren­ya, 31 Desember sekitar pukul
17.00 WIB diadakan upacara penutupan Jam Gadang, dan esoknya, 1 Januari
sekitar pukul 06.00 dibuka lagi, juga dalam sebuah upacara. Begitulah
benarlah. o 202/203/432/K.01 

 


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.20.4/1275 - Release Date: 12/02/2008
15:20
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca dan dipahami! Lihat 
di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur dan Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG!!! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
- Anggota yg posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg 
bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen akan mengikuti peratiran yang 
berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahul
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke