Tambuah ciek ko! Oi runsanak alah tu bapikie untuk jalan-jalan kalua nagari jo 
alasan macam-macam untuk mahabiskan pitiah rahayat ko. Gadangkanlah malu 
saketek tu, awak indak pandai manari, baa pulo lantai nan dikecekan miring.
  Salut Kapalo Suku Minangkabau! Buliah juo nanti tu Dunasanak Abdul Razak 
undang Kapalo Suku ka akarta basorobok jo dubes asing yang ada di Kampaung 
awako. Baa tu Tun Abdul Razak, satuju ndak?
  Wass.,
  Aspermato
  

Nofiardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  

Gamawan : Undang Pers Asing ke Sumbar, Promosi Ampuh


17-02-2008


BUKITTINGGI --- Metode 'menoleh keluar' dengan berbondong-bondong ke luar 
negeri untuk mempromosikan wisata Sumbar tidak ampuh lagi. Menurut Gubernur 
Sumbar H. Gamawan Fauzi, sudah saatnya Sumbar ke depan punya kiat bagaimana 
mendatangkan banyak orang ke Sumbar dengan memanfaatkan pers.


"Penyampaian informasi yang ampuh, memang hanya pers. Karena itu ke depan, kita 
coba undang pers asing ke Sumbar sebanyak mungkin dan kita siap 
memfasilitasi,"ulas Gamawan pada temu dialog dengan 9 wartawan asing perwakilan 
Indonesia mewakili sejumlah negara di Istana Bung Hatta Minggu (17/02) pagi.

Kegiatan selepas Resepsi Hari Pers Nasional dan merayakan HUT PWI ke-62 itu, 
Gamawan memujikan langkah awal PWI Cab.Sumbar bekerjasama dengan PWI Pusat 
mendatangkan rombongan pers asing berturis ke Sumbar menjelang presentasi 
Walikota Bukittinggi Drs.H.Djufri, Bupati Agam Aristo Munandar dan Walikota 
Sawahlunto Amran Nur.

Usai Gubernur menyerahkan penghargaan pemerintah pusat kepada pahlawan nasional 
Rohana Kudus sebagai pers perempuan pertama Indonesia pada malamnya, Gamawan 
merasa yakin dengan cara mengundang pers asing itu akan membuka peluang pangsa 
pasar promosi lebih besar sekaligus lebih hemat dan ampuh.

"Sudah pasti, dengan hasil kunjungan mereka ke Sumbar akan ditulisnya di media 
masing-masing. Dengan informasi mendunia itu, masyarakat negara-negara maju 
maupun yang baru merangkak kaya akan berbondong-bondong ke Ranah Minang ini. 
Jangan cuma ke Bali saja, karena sejauh ini Eropa atau Australia cuma kenal 
Indonesia dengan Bali,"ujarnya.

Menurut Gamawan, dengan berpromosi ke luar negeri membawa sejumlah orang, 
selain menghabiskan waktu dan biaya sangat besar, juga tidak ampuh. "Taruhlah 
kita show kian kemari disana, toh tidak banyak warga negara itu akan melek. 
Tapi bila tulisan di media menyangkut Ranah Minang dimedianya, maka jutaan 
warganya akan baca,"ujarnya. (Atiak)




       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke