January 9-10, 1958:   Thu-Fri  Sungai Dareh gathering, Berlian
originally planned to have a meeting with Husein and Samual and
himself, but then Simbolon claimed to summon the meeting including
Husein, Samuel, Barlian, Dahlan Djambek, Zulkifli Lubis, and also
present Major Alamsyah. Then also Sumitro, Natsir, Burhanuddin
Harahap, Sjafruddin Prawiranegara. (Kahin p. 128).

Kalau buku Mestika Zed tu taba,400-500 hal,  rancak baco sandiri.
Dalam salah satu buku Mestika Zed tu ado tapampang gambar Rajo Tukang
Tunjuak bagai...

-- MakNgah


2013/3/27  <[email protected]>:
> Terima kasih infonya, pak Abraham Ilyas.
> Kalau tidak salah pertemuan di Sungai Dareh itu diselenggarakan pada akhir
> tahun 1957.
> Pada tanggal 10 Februari 1958 dibacakan ultimatum berupa Piagam Perjuangan
> dg 5 tuntutan dan ancaman bahwa kalau pemerintah pusat tidak memenuhi
> tuntutan itu dalam tempo 5x24 jam, maka Dewan Perjuangan akan mengambil
> tindakan sendiri.
> Perdana Menteri Juanda langsung menyelenggarakan sidang kabinet (pres
> Soekarno sedang ke Jepang), dan menyatakan menolak tuntutan Dewan Perjuangan
> itu.
> Konsisten dg ancaman yg telah disampaikan, maka diproklamasikan Pemerintah
> Revolusioner Republik Indonesia pada tgl 15 Februari 1958. Timbul
> pertanyaan: kenapa pakai kata "Revolusioner"? Apakah sudah dipertimbangkan
> kata lain yg lebih catchy/menarik dan mengundang simpati dan dukungan dari
> daerah2 lain?
> Pada tanggal 16 Februari, presiden Soekarno yg sudah kembali ke Indonesia
> memerintahkan penumpasan pemberontakan itu.
>
> Apakah ultimatum dan proklamasi itu merupakan isi Kesepakatan Sungai Dareh
> itu?
>
> Kalau pak Abraham Ilyas sudah punya buku biografi A. Husein oleh Mestika Zed
> itu, tolong sampaikan penjelasannya.
>
> Terima kasih
> Fashridjal M. Noor Sidin
> L65bdg
>
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ________________________________
> From: Abraham Ilyas <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 27 Mar 2013 22:02:37 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [R@ntau-Net] Puzzle PRRI - Kol. Zulkifli Lubis
>
> Pak Fashridjal M. Noor Sidin
>
> Ambo cari cari dokumen ttg kesepakatan Sungai Dareh tersebut tidak ada
> notulen nan lengkap Pak.
> Mungkin kesimpulannya bisa dibaco dari buku Biografi A. Husein, Perlawanan
> seorang Pejuang, karangan Mestika Zed.
>
> salam
> Abraham Ilyas

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke