Assalamualaikum. Wr. Wb
Dibawah ini ado sebuah puisi yang sangat menyentuh hati ambo, yang ditulis
oleh Puti bungsu di Cimbuak.net. Dua pengertian yang dipetik dari isi puisi itu
yaitu : - keindahan alam yang memiliki " potensi pariwisata ", namun
tergelitiknya adanya kemiskinan yang sedang terjadi di ranah awak.
Somga menjadi renungan kita bersama.
< oo >
" Puisi Ranah Minangku "
" Ketika menjelang pesawat ini mendarat di BIM,
telah terlihat indahnya ranah minangku.
Hamparan hutan dan bukit berbaris rapi indah dan berseri.
Hamparan pasir putih bagaikan merenda tepian lautan
oh indahnya ranah minangku
Negeri yang elok dengan 4 danau terhampar sunyi
panorama dan ngarai dengan air sungai
yang mengalir tenang
Dua gunung - merapi dan singgalang tegak menjagamu
serta hamparan lautan tempat kita berselancar
Air mataku haru..
Ingin ku bersuara pada semua anak rantau
inilah negeri intan yang berlapis emas
negerimu... sanak....!!!!
kaya akan budaya, adat istiadat, dan alam yang indah
Hatiku berbisik.. apa kata sanak dirantau
di cimbuak mereka melampiaskan rindu kampungnya
kampung yang harus dipelihara oleh ninik mamak
bundo kanduang yang menjadi limpapeh
rumah nan gadang
Masihkah ada tutur kata yang indah
dengan senyum yang imanis
dengan segala sambutan yang ramah ?
Amboi.. sungguh sayang
keramahan itu sirna sudah oleh kemiskinan ranahku
kemiskinan yang bernilai materi
hatiku sedih.. apa yang bisa ku perbuat.
banyak yang ingin kuungkapkan
kalimat kesedihan.. kalimat penyesalan
mengapa mereka sulit untuk bangkit
apakah kita yang terlalu memanjakannya selama ini ?
terlalu solider atas dirinya ?
Sihingga apa yang diinginkan dengan mudah
berharap bantuan dari urang rantau .. ??
Manjakah mereka...???
oh sanak... bangkitlah..
kita telah jauh tertinggal.
mengapa semakin banyak pengemis diranah yang kaya ini
Apakah tidak ada lagi ninik mamak yang menjagamu...
mengapa tidak ada lagi budaya malu.. dimata mereka
yang meminta-minta ditengah keramaian
tidak adakah lagi induk bako dan ninik mamak yang menolongmu...
Wahai sanak... itulah yang terjadi di ranahku
ranah minang yang kita cintai....
(catatan perjalanan Puti bungsu ke kampung halaman)
"Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Waalaikumsala w.w. Sanak
Lembang Alam,
Tarimo kasih kembali, Sanak. Tapakai bana dek Sanak ilimu padi, makin barisi
makin runduak. Alhamdulillah.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+10, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat
yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'
--- On Wed, 2/20/08, Muhammad Dafiq Saib <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Muhammad Dafiq Saib <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Tarimo kasih Re: [EMAIL PROTECTED] Re: Puisi
'KETIKA' DAN TULISAN-TULISAN LEMBANG ALAM LAINNYA
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 20, 2008, 8:33 AM
Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Tarimo kasih pak Saaf. Ambo kan indak sia-sia do pak Saaf. Hanyo sakadar
malapeh uneg-uneg jo caro nan indak amuah maambiak resiko sajo. Ambo basyukur
kok lai paguno tulisan-tulisan ambo untuak ka dibaco.
Wassalamu'alaikum
Lembang Alam
----- Original Message ----
From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Cc: "Dra. Adriyetti AMIR, SU" <[EMAIL PROTECTED]>; Ilhamdi TAUFIK <[EMAIL
PROTECTED]>; MH Bachtiar Abna SH <[EMAIL PROTECTED]>; ismailtaufiq Taufiqismail
<[EMAIL PROTECTED]>; Warni DARWIS <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, February 20, 2008 6:33:56 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Puisi 'KETIKA' DAN TULISAN-TULISAN LEMBANG ALAM
LAINNYA
Assalamualaikum w.w. Sanak Lembang Alam dan para sanak sa palanta,
Jika kita perhatikan benar-benar, tulisan-tulisan Sanak Lembang Alam -- bersama
dengan tulisan-tulisan Dinda Suheimi -- dalam RN ini membawa suasana damai,
sejuk, dan manusiawi. Tambahan lagi, Sanak Lembang Alam secara halus mengajak
kita semua untuk membuang jauh-jauh 'tempurung' yang selama telah menutup mata
hati serta alam fikiran kita, tanpa perlu meninggalkan keminangkabauan kita.
Sanak Lembang Alam mengajak kita melihat dan merenung dunia yang lebih luas
dari sekedar nagari, Ranah, Sumatera Barat, atau Indonesia sekalipun. Beliau
mengajak kita mensyukuri, menikmati, dan merenung mengenai ciptaan Ilahi. Kali
ini dalam sajak yang sejuk, tanpa berhiba-hiba, Sanak Lembang Alam mengajak
kita meresapkan keprihatinan seorang perempuan Sunda, yang menyampaikannya ke
kakangnya, Cecep.
Sanak Lembang Alam, terimalah salam hormat saya. Lanjutkanlah amal jariah
ini, dan usahakanlah menerbitkannya sebagai buku.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+10, Jakarta)
3vy Niz
http://www.hyvny.blogspot.com
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---